Standar 2

Tata  Pamong, KEPEMIMPINAN, SISTEM  Pengelolaan,

 DAN Penjaminan Mutu

 

2.1 Sistem Tata Pamong

Sistem tata pamong berjalan secara efektif melalui mekanisme yang disepakati bersama, serta dapat memelihara dan mengakomodasi semua unsur, fungsi, dan peran dalam program studi. Tata pamong didukung dengan budaya organisasi yang dicerminkan dengan ada dan tegaknya aturan, tatacara pemilihan pimpinan, etika dosen, etika mahasiswa, etika tenaga kependidikan, sistem penghargaan dan sanksi serta pedoman dan prosedur pelayanan (administrasi, perpustakaan, laboratorium, dan studio). Sistem tata pamong (input, proses, output dan outcome serta lingkungan eksternal yang menjamin terlaksananya tata pamong yang baik) harus diformulasikan, disosialisasikan, dilaksanakan,  dipantau dan dievaluasi dengan peraturan dan prosedur yang jelas.

 

Uraikan secara ringkas sistem dan pelaksanaan tata pamong di Program Studi untuk  membangun sistem tata pamong yang kredibel, transparan, akuntabel, bertanggung jawab dan adil.

 

Secara operasional, penyelenggaraan Jurusan /Prodi Tadris IPA Biologi mengacu pada surat keputusan Direktur Jendral Pendidikan Islam nomor DJ.II/114/2002 tanggal 07 Juni 2002 (Lihat SK pendirian PS).

Tata pamong yang berlaku di Prodi IPA Biologi berlandaskan kepada:

  1. PP No.48 tahun 2009 tanggal 10 November 2009 tentang perubahan statuta STAIN Cirebon menjadi IAIN Syekh Nurjati Cirebon.(Lampiran Peraturan Pemerintah RI)
  2. Permenag nomor 7 tahun 2010 tentang organisasi dan tata kerja IAIN Syekh Nurjati Cirebon.(Lampiran ortaker IAIN SJN Cirebon)
  3. Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia no. 66 tahun 2010 tentang statuta IAIN Syekh Nurjati Cirebon.(Lampiran statuta IAIN SJN Cirebon

 

 

 

Adapun tata nilai yang dibangun dalam pelaksanaan tata pamong di Prodi IPA Biologi di antaranya yaitu:

 

 

 

  1. KREDIBILITAS

 

Untuk menjamin terselenggaranya tata pamong Jurusan/Tadris IPA Biologi yang kredibel, mengacu pada peraturan penyelenggaraan Jurusan/Prodi yang telah dikeluarkan oleh Kementerian Agama RI, Organisasi Tata kerja (Ortaker), Organisasi Tata Laksana (Ortala), dan Statuta IAIN Syekh Nurjati.

 

Kualifikasi calon Ketua Prodi dan Sekretaris Prodi sesuai dengan persyaratan dan mekanisme  pemilihan dalam Statuta IAIN Syekh Nurjati Cirebon bagian tujuh dan delapan pasal 111 sampai 113 adalah: sebagai berikut :

 

  1. Beragama Islam dan berakhlak mulia
  2. Usia maksimal 61 tahun
  3. Berpendidikan sekurang-kurangnya program magister (S2) dengan latar belakang yang sesuai dengan prodi
  4. Menduduki jabatan fungsional sekurang-kurangnya lector

e Bersedia dicalonkan menjadi ketua prodi dan sekretaris prodi

 

Tata Cara Pengangkatan Ketua Prodi dan Sekretaris Prodi adalah sebagai berikut :

  • Dekan menyampaikan nama calon ketua prodi dan sekretaris prodi  prodi masing-masing dua nama yang telah memenuhi syarat diatas
  • Pertimbangan diberikan oleh senat fakultas melalui musyawarah mufakat atau pemungutan suara dalam rapat senat fakultas
  • Pada saat pemungutan suara, setiap anggota memilih satu dari 2 nama calon
  • Hasil pertimbangan Senat Fakultas dianggap sah apabila rapat senat fakultas tersebut dihadiri oleh minimal dua pertiga dari seluruh anggota

 

Secara garis besar organisasi jurusan adalah sebagai berikut :

  • Ketua Program Studi yang memimpin masing-masing Prodi S1
  • Sekretaris Program studi yang membantu Ketua Program studi dalam menjalankan kegiatan jurusan

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Dengan model penunjukan unsur tata pamong seperti itu, serta dengan pola hubungan yang jelas antar unsur dalam tata pamong, maka penyelengaraan tata pamong dapat menjamin tercapainya visi dan misi prodi.

 

 

Adapun tugas dari masing-masing unsur prodi diuraikan sebagai berikut :

 

Ketua Prodi memiliki tugas pokok sebagai berikut :

Melaksanakan pendidikan dan pengajaran pada program pendidikan akademik dan atau potensial dalam satu bagian atau satu cabang ilmu pengetahuan agama Islam

 

 

Uraian Tugas :

  1. Menyusun rencana program kerja prodi
  2. Mengusulkan dan melaksanakan penetapan dosen pengampu mata kuliah prodi
  3. Menandatangani surat permohonan mahasiswa cuti, pindah prodi,kartu rencana studi,Kartu Hasil Studi (KHS),pengesahan persyaratan mahasiswa untuk mengikuti ujian proposal, komprehensif dan skripsi,surat keterangan lulus (SKL)
  4. Menelaah kesesuaian SAP dengan silabus dosen
  5. Memonitoring dan mengevaluasi pembelajaran
  6. Mengusulkan nama pembimbing akademik, praktek ibadah, pembimbing skripsi bagi mahasiswa
  7. Melaksanakan persiapan studium general, diskusi, seminar dan kegiatan ilmiah lainnya bekerjasama dengan UPT terkait
  8. Mengupayakan kerjasama dengan lembaga dan pihak-pihak terkait
  9. Mengkaji kurikulum secara berkala dan berkelanjutan
  10. Membuat laporan kegiatan akademik kepada Pembantu Dekan I

 

 

Sekretaris Prodi memiliki tugas pokok sebagai berikut :

Melaksanakan urusan administrasi pendidikan dan pengajaran pada program pendidikan, akademik dan atau potensial

 

Uraian Tugas :

  1. Membantu menyusun dan mendokumentasikan rencana program kerja prodi
  2. Membantu ketua prodi dalam menetapkan dosen pengampu matakuliah prodi
  3. Membuat konsep rencana jadwal kuliah prodi
  4. Membantu menelaah kesesuaian SAP dengan silabus
  5. Membuat konsep form monitoring dan evaluasi pembelajaran dosen serta mendokumentasikan hasilnya
  6. Mengecek persyaratan mahasiswa untuk mengikuti ujian proposal, komprehensif dan skripsi
  7. Membantu dalam menentukan nama pembimbing akademik, praktek ibadah, pembimbing skripsi bagi mahasiswa
  8. Membantu kaprodi dalam mengarahkan dan membina kegiatan kemahasiswaan
  9. Membantu kaprodi dalam mengkaji kurikulum secara berkala dan berkelanjutan
  10. Membantu kaprodi dalam menyusun laporan kegiatan akademik kepada Pembantu Dekan I

 

 

Staff Akdemik memiliki tugas pokok sebagai berikut :

Membantu kepala  sub bagian administrasi akademik dalam melayani mahasiwa dan stakeholders yang berada di lingkungan prodi Tadris matematika

 

Uraian Tugas :

  1. Menyerahkan struktur penawaran matakuliah tiap semester kepada akademik fakultas
  2. Membagikan KPPS dan KHS mahasiswa
  3. Menginput data dan nilai mahasiwa
  4. Menyiapkan kelengkapan administrasi perkuliahan yang terdiri dari daftar hadir dosen, daftar hadir mahasiswa
  5. Merekap, mendokumentasikan dan melaporkan daftar hadir mahasiswa dan dosen kepada ketua prodi
  6. Mendata dan menghimpun yudisium mahasiswa berdasarkan pedoman akademik yang ada
  7. Mendata, melaporkan dan memberitahukan mahasiswa yang terancam Drop Out (DO)
  8. Menyusun , menyiapkan blanko persyaratan , mendistribusikan surat pemberitahuan kepada dosen terkait dengan pelaksanaan munaqosah dan merekap hasil ujian komprehensif dan munaqosah tersebut
  9. Membuat laporan hasil ujian komprehensif dan munaqosah kepada akademik fakultas dengan diketahui oleh ketua prodi serta melaporkannya kepada akademik fakultas
  10. Mendokumentasikan surat yang masuk dan keluar
  11. Membuat dan mensosialisasikan pengumuman terkait dengan pemberitahuan kebijakan prodi, fakultas atau institute
  12. Menyusun IPK mahasiswa setelah studinya selesai

 

 

  1. TRANSPARANSI DAN AKUNTABILITAS

 

Penyusunan visi, misi, sasaran dan strategi pencapaian jurusan/prodi melibatan semua unsur civitas jurusan/prodi. Hal ini merupakan salah satu indikasi transparansi dalam pengelolaan jurusan/prodi.

Terbuka kesempatan bagi dosen dan mahasiwa jurusan/prodi untuk memberikan kritik dan saran terhadap pimpinan jurusan/prodi dalam rangka perbaikan mutu pengelolaan jurusan/prodi. Selain itu pimpinan jurusan/prodi juga mendorong dosen untuk menyampaikan hasil-hasil penilaian secara rinci terhadap mata kuliah dan diberitahukan kepada mahasiswa.

Dalam mendukung akuntabilitas akademik, Prodi Tadris IPA Biologi membuat program pelaksanaan kegiatan yang  disampaikan dalam rapat prodi sebagai bahan evaluasi setiap awal/akhir semester, misalnya dalam penyusunan daftar pengampuan mata kuliah, pembagian wilayah kajian skripsi mahasiswa. Selain itu, jurusan/prodi juga melibatkan diri dalam setiap rapat kerja yang diselenggarakan pada tingkat fakultas dan institut. Untuk memonitor kinerja akademik di tingkat jurusan/prodi, pimpinan jurusan/prodi dan tim gugus mutu membuat laporan pelaksanaan kegiatan akademik di tingkat jurusan/prodi yang disampaikan kepada tim kendali  mutu ditingkat fakultas dan pusat penjaminan mutu di tingkat Institut. Dengan demikian transparansi dan akuntabilitas tata pamong jurusan/prodi dapat dijaga dengan baik untuk meningkatkan kualitas mutu lulusan.

 

  1. BERTANGGUNGJAWAB DAN ADIL

Dalam mewujudkan tata pamong yang bertanggung jawab,Prodi Tadris IPA Biologi merealisasikan program dalam bentuk kegiatan dengan konsisten dan sungguh-sungguh/tanggung jawab. Semua kegiatan jurusan/prodi baik terkait dengan pengajaran, penelitian, maupun pengabdian pada masyarakat dimonitor tingkat keberhasilannya. Dari hasil monitoring dan evaluasi tersebut kemudian diinformasikan pada fakultas dan tim penjamin mutu.

Terdiskripsinya dengan jelas tugas dan kewajiban masing-masing unsur dalam tata pamong yaitu Ketua jurusan/prodi, Sekretaris jurusan/Prodi, dan pelakasana administrative/tenaga kependidikan merupakan cerminan keadilan dalam penyelenggaraan kegiatan tata pamong.

Di samping itu, setiap unsur dalam tata pamong telah dilibatkan dalam setiap penyusunan program kerja dan anggaran jurusan/prodi dan fakultas. Jurusan/Prodi  juga membuat penilaian kinerja  dosen dari aspek pengajaran dan pembimbingan. Beberapa pedoman yang digunakan dalam mencapai tata pamong yang baik antara lain : etika dosen dan mahasiswa, kode etik kepegawaian, pedoman akademik, pedoman penyusunan  karya tulis imiah, pedoman praktikum, pedoman PPL, pedoman perkuliahan, dan pedoman layanan laboratorium serta perpustakaan.

 

2.2   Kepemimpinan

Kepemimpinan efektif mengarahkan dan mempengaruhi perilaku semua unsur dalam program studi, mengikuti nilai, norma, etika, dan budaya organisasi yang disepakati bersama, serta mampu membuat keputusan yang tepat dan cepat.

Kepemimpinan mampu memprediksi masa depan, merumuskan dan mengartikulasi visi yang realistik, kredibel, serta mengkomunikasikan visi ke depan, yang menekankan pada keharmonisan hubungan manusia dan mampu menstimulasi secara intelektual dan arif bagi anggota untuk mewujudkan visi organisasi, serta mampu memberikan arahan, tujuan, peran, dan tugas kepada seluruh unsur dalam perguruan tinggi.

 

Jelaskan pola kepemimpinan dalam Program Studi.

 

          Dalam melaksanakan tugas operasionalnya ketua jurusan/Tadris IPA Biologi mengacu pada renstra jurusan dengan menginduk pada renstra fakultas dan surat edaran Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon tahun 2011 nomor in.14/kp.03.1/R/1167/2011 tentang pedoman kerja dosen dan karyawan.(Lihat lampiran).

Mekanisme pemilihan Ketua Jurusan/Program Studi dan Sekretaris Jurusan/Program Studi melibatkan seluruh tenaga akademik sesuai dengan pola kepemimpinan yang demokratis dan partisipatif. Ketua Jurusan/Program Studi dan Sekretaris Jurusan/Program Studi dipilih dari tenaga akademik yang memiliki kredibilitas sangat baik dalam melaksanakan kegiatan-kegiatan yang bersifat operasional, organisasional, dan yang berkaitan dengan stakeholders, misalnya kerjasama dalam melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

 

Pola kepemimpinan dalam program studi dapat dikategorikan sebagai berikut:

 

KEPEMIMPINAN OPERASIONAL

Kepemimpinan di Jurusan/Prodi telah memiliki karakteristik yang kuat, baik kepemimpinan operasional,kepemimpinan organisasi,maupun kepemimpinan public.

Sistem kepemimpinan di Jurusan/Prodi IPA Biologi dilaksanakan secara demokratis dan bertanggung jawab.Ketua Jurusan/Prodi dibantu oleh Sekretaris Jurusan/Prodi telah mampu menjabarkan visi dan misinya dalam kegiatan operasional. Visi dan Misi dijabarkan dalam Renstra 4 tahunan, dan setiap tahunnya akan dibuat  program kegiatan, dan pembiayaan melalui mekanisme rapat kerja yang dihadiri oleh dosen, karyawan, dan pimpinan (Jurusan/prodi,laboratorium).

Ketua Jurusan/Prodi juga melakukan upaya koordinasi dengan pimpinan fakultas agar program dan kegiatan yang disusun bisa selaras dan tidak tumpang tindih dengan program  Fakultas dan Jurusan/prodi lainnya. Ketua jurusan/prodi sebagai ujung tombak akademik senantiasa berusaha untuk merealisasikan program-program melalui kegiatan operasional yang terarah dan bertanggungjawab langsung kepada dekan. Program dan kegiatan yang telah dilaksanakan akan dievaluasi dan dimonitor untuk menjadi feedback pada program dan kegiatan berikutnya dalam rangka peningkatan secara berkelanjutan.

 

KEPEMIMPINAN FUNGSIONAL

Pimpinan jurusan/prodi mengendalikan tata kerja semua elemen jurusan melalui mekanisme Struktur Organisasi, Job Description, dan Standard Operating Procedure (SOP). Pimpinan selalu mengapresiasi prestasi kerja yang didapatkan oleh para staf pengajar/dosen dan staf administrasi/tenaga kependidikan sesuai mekanisme reward system yang berlaku. Pengambilan keputusan bersifat partisipatif dan demokratis, yaitu dengan melibatkan semua pihak (stakeholders) dalam rapat-rapat jurusan.  Ketua jurusan/prodi aktif mendorong para civitas akademika jurusan/prodi  untuk berinovasi baik segi pendidikan dan pengajaran, penelitian maupun pengabdian masyarakat.

 

KEPEMIMPINAN PUBLIK

Kiprah kepemimpinan publik Jurusan/Program Studi Tadris IPA Biologi yang telah dilakukan oleh Ketua Program Studi diantaranya :

1.      Menjadi Ketua pelaksana kegiatan seminar nasional tentang peningkatan profesioanl guru melalui Penelitian tindakan kelas

2.      Menjadi pemakalhh di seminar Internasional di Bangkok (Thailand), dan UPI serta pemakalah di beberapa seminar nasional yaitu di UNESA, UNP, UPI, dan UNES

3.      Menjadi narasumber dalam beberapa pelaksanaan kegiatan diantaranya : workshop peningkatan guru-guru SD se-Kota Cirebon, workshop peningkatan kompetensi guru-guru IPA MI se-wilayah kabupaten Cirebon

4.      Menjadi Official Tim Gabungan Karate Indonesia PB. FORKI pada even kejuaraan 10thMalaysian School Open Karate champion

5.      Menjadi Kader pegiat lingkungan hidup

 

 

 

2.3    Sistem Pengelolaan

Sistem pengelolaan fungsional dan operasional program studi mencakup planning, organizing, staffing, leading, controlling dalam kegiatan  internal maupun eksternal.

 

Jelaskan sistem pengelolaan Program Studi serta dokumen pendukungnya.

 

            Jurusan/Prodi Tadris IPA Biologi telah melaksanakan 5 (lima) fungsi utama manajemen yang meliputi planning, organizing, staffing, leading, dan controlling. Dalam pelaksanaanya, jurusan/prodi telah membuat rencana (planning) program kerja/kegiatan yang selaras dengan renstra fakultas, pembentukan struktur organisasi (organizing) dan dilanjutkan dengan penyusunan personalianya (staffing) maka langkah berikutnya mengarahkan (leading) seluruh sivitas akademika untuk menuju ke arah visi, misi, dan tujuan yang telah ditetapkan jurusan/prodi

 

PLANNING

Prodi Tadris IPA Biologi merumuskan rencana strategis (renstra) yang berisi visi, misi, dan tujuan serta sasaran jurusan/prodi yang terukur dan realistik dapat dicapai. Dokumen Renstra jurusan/prodi disusun dengan mendasarkan pada Renstra IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

Berdasarkan Renstra tersebut, dibuatlah program kerja/rencana operasional (renop) serta anggaran dengan mengacu juga pada program kerja fakultas. Perencanaan-perencanan yang bersifat operasional dan teknis dilakukan dengan menggunakan mekanisme rapat jurusan/prodi yang terjadwal, misalnya rapat koordinasi bulanan dan semesteran. Dengan adanya prosedur penganggaran di Fakultas Tarbiyah, jurusan/prodi harus membuat rencana program, kegiatan, dan anggaran tahunan. Fakultas telah menentukan pagu anggaran masing-masing jurusan dengan mempertimbangkan jumlah mahasiswa dan kompleksitas pekerjaannya.

 

ORGANIZING

Ketua Jurusan/prodi merupakan jabatan tertinggi di Jurusan/prodi, dibantu oleh Sekretaris Jurusan, menjadi representasi jurusan/prodi baik keluar maupun ke dalam, dan bertanggungjawab ke Dekan.

Untuk mencapai visi, misi dan tujuan, Jurusan/program studi IPA Biologi dalam menjalankan tugas dan kewajibannya melibatkan seluruh komponen (tata organisasi) yang ada sesuai dengan kompetensi yang dimiliki. Dari berbagai tugas dalam pelaksanaan selalu didukung dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) sehingga indikator ketercapaian program dapat diukur untuk memperbaiki dan melanjutkan program berikutnya.

Pengorganisasian dilakukan sesuai dengan Struktur Organisasi Fakultas Tarbiyah dan job description pada masing-masing bagian. Sebagai institusi pendidikan, fungsi operasional organisasi dinyatakan dalam bentuk Tri Dharma Pendidikan Tinggi yang diemban oleh tenaga pengajar/dosen dan pengelolaan fungsi administrasi yang baik melalui pengelolaan staf administrasi/tenaga kependidikan.

 

 

 

STAFFING

Staf akademik/dosen  dan staf administrasi/tenaga kependidikan merupakan unsur yang harus dikelola dengan baik agar memiliki profesionalisme dalam melaksanakan kewajibannya. Staffing di jurusan/prodi dilakukan sesuai dengan keputusan dari Fakultas Tarbiyah. Rekrutmen staf akademik/dosen  dan staf administrasi/tenaga kependidikan dilakukan melalui proses mutasi dan rekrutmen tenaga baru.

Untuk mendapatkan staf akademik/dosen, prodi tadris IPA Biologi diminta Fakultas untuk memberikan usulan jumlah dosen dan spesifikasi yang dibutuhkan guna diteruskan ke Rektorat. Upaya ini dimaksudkan agar dalam pengembangan staf akademik dapat dilakukan secara lebih optimal. Selain itu, prodi tadris IPA Biologi berupaya mengembangkan staf akademik melalui program studi lanjut, workshop, pelatihan, short course dan seminar baik tingkat lokal, nasional atau internasional.

 

LEADING DAN CONTROLING:

Ketua jurusan/program studi telah melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sesuai dengan statuta IAIN Syekh Nurjati Cirebon, renstra dan renop fakultas. Ketua jurusan/program studi dalam menjalankan tugasnya bisa dijadikan contoh atau teladan bagi staff di lingkungannya.

Pengarahan (Leading) dan pengawasan (controlling) merupakan fungsi yang secara operasional dilakukan oleh pimpinan jurusan/prodi untuk memberikan arahan dan pemantauan terhadap anggota organisasi dalam melaksanakan kegiatan-kegiatan untuk mencapai sasaran, tujuan, misi dan visi. Arahan formal didokumentasikan dalam bentuk Standar Operating Procedure (SOP) dan Job Description pada masing-masing bagian yang harus ditaati. Selain itu, pimpinan juga memberi contoh yang baik dan benar kepada para anggota organisasi serta memberikan evaluasi terhadap kinerja dengan menggunakan ukuran-ukuran yang berlaku, seperti standar pembelajaran dosen.

Fungsi leading dan controlling pimpinan prodi dilakukan dengan cara memantau kinerja staf akademik/dosen dan staf administrasi. Staf akademik/dosen dimotivasi dan dipantau dalam tugas-tugas belajar mengajar, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Sedangkan staf adminitrasi diberikan motivasi dan pemantauan dalam hal kualitas pelayanan kepada stakeholders. Disamping itu, pimpinan jurusan/prodi juga mengatur beban kerja staf administrasi agar pekerjaan tersebut dilaksanakan dengan baik, yang pada akhirnya akan berdampak pada kepuasan mahasiswa.

 

 

 

 

 

2.4  Penjaminan Mutu

Bagaimanakah pelaksanaan penjaminan mutu pada Program Studi? Jelaskan.

 

 

           Institutut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon sebagai lembaga pendidikan tinggi telah memiliki Pusat Penjaminan Mutu Akademik (PPMA) yang bertanggungjawab kepada Rektor. Pada tingkat fakultas telah dibentuk Tim Kendali Mutu dan pada tingkat prodi dibentuk tim gugus kendali mutu. Penjaminan mutu dimaksudkan untuk menjamin tingkat kualitas secara berkesinambungan aspek-aspek yang meliputi pelaksanaan kegiatan di jurusan/program studi Tadris IPA Biologi, dengan membentuk sistem pada setiap kegiatan yang dilakukan oleh jurusan,  sehingga kegiatan yang dijalankan jurusan/program studi dapat tertata dengan baik, yang bedampak pada peningkatan kinerja jurusan/prodi. Gugus kendali mutu yang ada di jurusan/prodi tadris biologi secara garis besar dibagi menjadi dua, gugus untuk kelompok bidang materi biologi dan bidang pendidikan biologi.

Kelompok bidang materi biologi berusaha menjamin tercapainya standar kompetensi mahasiswa terkait dengan penguasaan materi agar sesuai dengan tujuan dan kompetensi yang diharapkan jurusan/prodi. Kelompok Bidang pendidikan biologi berusaha menjamin tercapainya standar kompetensi mahasiswa terkait dengan kompetensi pedagogik yang mesti dimiliki. Secara garis besar penyelenggarakan kegiatan jurusan/prodi mengacu pada kalender akademik yang dikeluarkan oleh fakultas dan institut dan mengacu pada renstra yang telah disusun.

Kedua tim ini berusaha mengevaluasi SAP yang dibuat dosen agar sesuai dengan silabus yang telah disusun, demikian pula dengan soal ujian yang dibuat. Untuk menjamin kualitas tugas akhir, jurusan/prodi melakukan prosedur mulai dari pembagian wilayah kajian, penentuan narasumber, pengajuan proposal, seminar proposal, perbaikan proposal, penentuan dosen pembimbing, pembimbingan (lembar pembimbingan), daftar sidang, perbaikan skripsi dan pendaftaran wisuda. Dalam hal pembuatan persuratan, jurusan/prodi mengacu pada buku pedoman tata persuratan yang dikeluarkan oleh insitut.

Salah satu contoh penjaminan kualitas yang dilakukan jurusan/program studi Tadris IPA Biologi adalah:

1.    monitoring dan evaluasi perkuliahan.

Kualitas ditetapkan dengan menyediakan daftar presensi untuk setiap mata kuliah yang diberikan oleh bagian pengajaran sebagai petugas monitoring kehadiran tenaga akademik/dosen. Masing-masing tenaga akademik/dosen dan mahasiswa harus tanda tangan dan menuliskan materi yang diberikan pada setiap kali kehadiran sehingga dapat selalu diketahui frekuensi kehadiran tenaga akademik/dosen dan mahasiswa, serta kesesuaian antara materi yang diberikan oleh masing-masing tenaga akademik/dosen dengan silabus yang ada di jurusan/program studi Tadris IPA Biologi. Disamping itu, setiap akhir perkuliahan jurusan/rogram studi melakukan evaluasi terhadap kualitas pengajaran tenaga akademik/dosen dengan memberikan kuesioner kepada setiap mahasiswa dan hasilnya digunakan sebagai bahan evaluasi dan perbaikan metode perkuliahan. Tingkat kehadiran mahasiswa dan dosen juga senantiasa dipantau untuk menjamin terselenggaranya tatap muka minimal 14 kali tatap muka.

 

2.    monitoring dan evaluasi keaktifan mahasiswa.

Kelangsungan mahasiswa dipantau jurusan/pgram studi dengan cara memonitor jumlah sks dan IPK setiap mahasiswa per semester untuk menghindari tingginya tingkat drop out, lama penyelesaian tugas akhir, IPK rata-rata mahasiswa per semester untuk mengetahui perkembangan prestasi mahasiswa

 

3.  pengukuran kualitas lulusan dengan menghitung IPK rata-rata lulusan.

Tim gugus kendali mutu jurusan/prodi melakukan pengukuran lama penyelesaian studi mahasiswa, mengetahui kesesuaian kemampuan dengan kebutuhan pengguna (daya serap pasar terhadap lulusan, gaji pertama, waktu tunggu yang dibutuhkan untuk memperoleh pekerjaan pertama).

Pelaksanaan penjaminan kualitas telah dilakukan secara berkelanjutan dan selalu dilakukan perbaikan untuk meningkatkan kualitas Jurusan/Program Studi Tadris IPA Biologi. Sehingga keberadaannya memberikan manfaat bagi peningkatan kualitas Program Studi Tadris IPA Biologi.

 

2.5   Umpan Balik

 

Apakah program studi telah melakukan kajian tentang proses pembelajaran melalui umpan balik dari dosen, mahasiswa, alumni, dan pengguna lulusan mengenai harapan dan persepsi mereka?  Jika Ya, jelaskan isi umpan balik dan tindak lanjutnya.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Umpan Balik dari Isi Umpan Balik Tindak Lanjut
(1) (2) (3)
Dosen – Peningkatan fasilitas/sarana dan  prasarana pembelajaran.

 

–  Penelitian

 

– Pengabdian

– penambahan fasilitas sarana dan prasarana pembelajaran kepada lembaga/institusi

– peningkatan kerjasama penelitian dengan lembaga-lembaga lain.

– Peningkatan kemampuan menulis karya ilmiah dosen.

– membangun kerjasama dengan instansi lain dalam bidang pengabdian

Mahasiswa –       Peningkatan fasilitas proses belajar mengajar.

–       Peningkatan layanan perpustakaan

–       Peningkatan sarana dan prasarana di lingkungan kampus

–       Penyempurnaan kurikulum

–       Mengajukan penambahan fasilitas proses belajar mengajar kepada lembaga/institusi

–        Mengajukan judul-judul buku baru/terkini.

–       Pembangunan dan rehabilitasi sarana di lingkungan kampus

–       Pengadaan LCD pada tiap kelas,multimedia dan IT (Hotspot).

–       melakukan peninjauan kurikulum secara berkala

–       melibatkan stakeholder dalam pengembangan kurikulum

Alumni  

–       kendala-kendala yang dihadapi alumni dalam lapangan pekerjaan yang berhubungan dengan ilmu dan skill mereka

–       Peningkatan kerja sama kemitraan dengan sekolah.

–       Peningkatan mutu Proses Belajar Mengajar

 

–       mengevaluasi dan melakukan perbaikan kurikulum sesuai dengan kebutuhan pengguna

–       Menjalin kerja sama dengan beberapa sekolah dan membentuk sekolah mitra

–       melengkapi sarana dan prasana proses belajar mengajar

Pengguna lulusan Peningkatan kompetensi lulusan Jurusan/Program Studi Tadris IPA Biologi –       Meningkatkan soft skill, baik dalam perkuliahan maupun melalui pelatihan pada mahasiswa.

–       Penyempurnaan pengembangan kurikulum dengan melibatkan stakeholders dan tenaga ahli

–       Penambahan waktu kegiatan praktek pengalaman lapangan (PPL) di sekolah

–       Adanya penyesuaian Pembimbing PPL dengan mahasiswanya (berdasarkan jurusan/prodinya)

 

  • Keberlanjutan

Jelaskan upaya untuk menjamin keberlanjutan (sustainability) program studi ini, khususnya dalam hal:

 

a.           Upaya untuk peningkatan animo calon mahasiswa:

Beberapa upaya dilakukan prodi untuk meningkatkan animo calon mahasiswa. Upaya-upaya tersebut antara lain:

·         Jurusan/Program Studi IPA Biologi mengadakan promosi dengan menyebarkan brosur/leaflet ke sejumlah sekolah (SMA/MA di Wilayah 3

·         Sosialisasi tentang jurusan/prodi melalui kegiatan Praktek Pengalaman Lapangan (PPL ) di sekolah yang dituju

·         penyelenggaraan berbagai even ilmiah seperti Lomba Desain Alat Peraga Biologi (LDAP Biologi) dan Lomba Cepat Tepat Biologi (LCTB)

·         Sosialisasi tentang jurusan/prodi pada saat Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) oleh mahasiswa dan dosen pembimbing KKM

·         Publikasi tentang Jurusan/Program Studi Tadris IPA Biologi melalui media massa, jejaring sosial berbasis IT, seperti facebook, email, blog, dan lainnya

·         Kerjasama dengan pengguna lulusan /user, alumni (social relatioship)

 

b.           Upaya peningkatan mutu manajemen:

Beberapa upaya yang dilakukan jurusan/prodi dalam rangka meningkatkan mutu manajemen antara lain:

·         Melakukan upaya pengelolaan jurusan secara jelas dengan Job Deskripsi serta SOP yang sesuai tuntutan kebutuhan dan perkembangan IPTEK.

·         Meningkatkan wawasan keislaman melalui shortcourse keislaman bagi tenaga pendidik/dosen

·         Meningkatkan ketrampilan IT bagi tenaga pendidik/dosen dan tenaga kependidikan

·         Meningkatkan monitoring dan evaluasi pelaksanaan program kerja jurusan/prodi serta monitoring dan evaluasi proses pembelajaran.

·         Mengadakan rapat rutin terkait pengembangan prodi yang dihadiri oleh tenaga pendidik/dosen dan tenaga kependidikan

·         Menerapkan sistem Informasi akademik (SIMAK)

·         Meningkatkan  kemampuan dosen dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui pengajaran,penelitian, dan pengabdian pada masyarakat

 

c.        Upaya untuk peningkatan mutu lulusan:

·         upaya peningkatan mutu lulusan dilakukan secara berkesinambungan dan tidak terputus sejak dari proses penerimaan calon mahasiswa yang harus memenuhi persyaratan tertentu yang telah ditentukan lembaga/institusi

  • proses pembelajaran yang berkualitas, serta penilaian hasil mahasiswa pada setiap mata kuliah melalui ujian yang ketat dan pemberian tugas yang berkualitas oleh dosen

·         Pengembangan kurikulum untuk peningkatan mutu lulusan melalui workshop jurusan/prodi

·         Pengembangan fasilitas pembelajaran dengan pengadaan sarana dan prasana yang memadai,misalnya LCD, peralatan laboratorium biologi yang lengkap dan canggih

·         Adanya kontribusi alumni untuk pengembangan mutu lulusan melalui sumbangan buku bagi perpustakaan jurusan/prodi

·         Peningkatan kompetensi SDM melalui seminar, workshop,pelatihan

·         Berfungsinya tim gugus kendali mutu jurusan/prodi dalam upaya monitoring dan evaluasi proses pembelajaran dalam rangka meningkatkan mutu lulusan

·         Pengembangan matakuliah pillihan yang mendukung peningkatan kompetensi keilmuan,sehingga dapat meningkatkan mutu lulusan

 

d.   Upaya untuk pelaksanaan dan hasil kerjasama kemitraan:

Upaya yang dilakukan dalam rangka pelaksanaan kerjasasama antara lain adalah meningkatkan kerja sama dalam  berbagai bidang kegiatan, terutama yang berkenaan dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi  yang relevan dengan bidang keilmuan jurusan/program studi. Upaya kerjasama tersebut  antara lain   kerja sama dengan beberapa Pemerintah Daerah Kabupaten di wilayah III Cirebon, Dinas  Pendidikan, dan berbagai sekolah yang ada di wilayah Cirebon.

 

e.   Upaya dan prestasi memperoleh dana hibah kompetitif:

Jurusan/Program Studi Tadris IPA Biologi berusaha mengikuti beberapa program hibah ke dikti,Kementerian Agama, dan institusi pemerintahan lainnya. Hal ini menambah motivasi jurusan/prodi untuk meningkatkan kinerja.