You are currently viewing Transfer Knowledge Sistem Informasi Akademik Framework (SIAFW) dan Gamatechno Framework (GTFW)

Transfer Knowledge Sistem Informasi Akademik Framework (SIAFW) dan Gamatechno Framework (GTFW)

  • Post author:
  • Post category:Berita

Tim unit Pusat Teknologi Informasi dan Pangkalan Data (PTIPD) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon mengikuti pelatihan (transfer knowledge) Sistem Informasi Akademik Framework (SIAFW) dan Gamatechno Framework (GTFW) oleh PT. Solusi Kampus Indonesia (SKI), yang bertempat di gedung Wisma Magister Manajemen Universitas Gajah Mada Yogyakarta, selama 5 hari, Senin – Jumat, 2 – 6 Januari 2023.

Kegiatan transfer knowledge ini diselenggarakan dalam rangka agenda migrasi aplikasi eAkademik, ePortal Akademik, eRegistrasi, eAdmisi dan ePembayaran, dimana tim PTIPD diharapkan dapat mempelajari dan mengembangkan aplikasi-aplikasi tersebut secara mandiri sesuai dengan kebutuhan sistem akademik di IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

Pada acara pembukaan di hari pertama, perwakilan tim SKI, bapak Setiadi Wirawan menjelaskan sekilas tentang SIAFW dan GTFW, dimana framework ini dikembangkan oleh tim dev Gamatechno (SKI) untuk solusi aplikasi back-end enterprise. Pada agenda transfer knowledge ini, lanjutnya, peserta pelatihan akan mendapatkan pengetahuan tentang konsep dari SIAFW dan GTFW, mulai dari langkah instalasi, mempelajari struktur dari kedua framework tersebut, membedah basis data dan konfigurasi integrasi data antar aplikasi. Peserta juga akan dilatih dengan beberapa case study untuk memperdalam pemahaman.

Transfer Knowledge SIAFW dan GTFWPada hari pertama dan kedua, dilakukan transfer knowledge SIAFW. Aplikasi dan database yang dibedah adalah eAkademik dan ePortal Akademik, mulai dari alur business process yang berjalan, struktur direktori, naming convention (penamaan file dan direktori), dan coreApp. Sementara pada hari ketiga sampai dengan kelima, dilakukan transfer knowledge GTFW. Aplikasi dan database yang dibedah adalah eRegistrasi dan ePembayaran.

Sesuai dengan agenda pelatihan, di setiap sesi, peserta melakukan latihan menyelesaikan case study sederhana sehingga peserta memahami dan mampu mempraktikan hasil pembelajaran. Selain itu terdapat pula tugas take home pembuatan sebuah modul, lengkap dengan CRUD (Create, Read, Update dan Delete) dan validasi datanya.

Pada hari terakhir, dilakukan juga diskusi dan konsultasi terkait migrasi aplikasi, termasuk pembahasan spesifikasi server dan uji coba migrasi, sehingga agenda migrasi aplikasi tahap pertama yang rencananya akan dilakukan secara bertahap pada semester pertama tahun 2023 dapat terlaksana.