Perkuat Tata Kelola Jurnal, Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI Hadirkan Sekjend RJI

Perkuat Tata Kelola Jurnal, Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI Hadirkan Sekjend RJI

Jum’at (8/12/17) Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI gelar Workshop. Workshop yang mengangkat tema “Peningkatan Mutu Pengelolaan Jurnal dan Artikel Ilmiah Menuju Jurnal Terakreditasi” ini dilaksanakan di Aula Rektorat Lt 3 IAIN Syekh  Nurjati Cirebon dan berlangsung selama dua hari, yakni hari Kamis s.d Jum’at, 7 – 8 Desember 2017.

Workshop ini dimaksudkan untuk memperkuat tata kelola jurnal Al Ibtida menuju jurnal terakreditasi. Hadir dalam workshop tersebut bapak Busro, M.Ag. (UIN Sunan Gunung Djati Bandung). Beliau juga sekaligus Sekjend Relawan Jurnal Indonesia. Mengawali presentasinya, beliau memaparkan tentang struktur dewan redaksi/editorial team. Menurutnya struktur dewan redaksi tidak ada yang baku, tentu disesuaikan dengan kebutuhan di masing-masing jurnal. Hindari penggunaan istilah-istilah penasehat, penanggungjawab, pelindung atau pengarah. Akan tetapi diarahkan dengan istilah ketua dewan redaksi/editor in chief, editor, maupun reviewer.

Peran dewan redaksi, semisal editor dalam penerapannya di OJS boleh merangkap sebagai journal manager, section editor, copy editor, layout editor maupaun proofredear. Tentu harus memaksimalkan editor yang ada di jurnal tersebut. Jangan didominasi oleh satu editor, nanti over lap dan pada akhirnya tugas-tugasnya tidak maksimal.

Lebih lanjut, beliau juga menyampaikan tentang point-point penilaian akreditasi, salah satunya adalah manajemen pengelolaan terbitan berkala. Pada manajemen pengelolaan terbitan berkala ini, agar skornya dapat maksimal, maka harus full daring artikel via OJS.maksudnya adalah proses submission, review, editing, layouting hingga publishing harus melalui OJS. Adapun tahapan-tahapan full daring artikel adalah sebagai berikut:

  • Penulis/Author

Penulis harus registrasi terlebih dahulu pada jurnal yang dituju. Setelah melakukan registrasi, kemudian penulis melakukan proses submission. Dalam proses submission ini ada 5 langkah yang harus ditempuh agar artikel yang akan disubmit dapat berhasil. Hal-hal yang harus diperhatikan sebelum melakukan submission adalalah pastikan artikel yang akan disubmit sesuai dengan author guideline dan template jurnal yang akan dituju. Jangan lupa kutip salah satu artikel dari jurnal tersebut.

  • Editor

Artikel yang masuk akan diterima oleh editor. Sebelum naskah didistribusikan ke reviewer, maka statusnya masih unassigned. Tugas editor disini adalah mengechek naskah apakah terdapat plagiasi, memastikan naskah yang disubmit sesuai dengan focus and scope, menunjuk dan menugaskan editor bagian, mendistribusikan naskah ke editor bagian, dan menolak naskah jika naskah tidak sesuai dengan focus and scope jurnal kita.

  • Section editor

Setelah editor mendistribusikan naskah ke editor section. Maka sekarang naskah berada di akun section editor. Tugas section editor adalah menghapus identitas penulis agar blind, kemudian menugaskan naskah ke reviewer.

  • Reviewer

Tugas reviewer adalah mendownload naskah, memeriksa substansi naskah dan memberikan komen pada naskah, memberikan  penilaian  dan catatan pada form review, upload naskah hasil coretan, memberikan rekomendasi naskah diterima /ditolak, kemudian memberitahukan rekomendasi kepada section editor.

  • Section editor tahap 2

Tugasnya adalah melihat hasil review oleh reviewer. Kemudian melihat rekomendasi oleh reviewer dan memutuskan status naskah (diterima/revisi/ditolak). Beritahu keputusan kepada penulis.

  • Penulis (Merevisi naskah)

Periksa hasil comment, dll yang telah diberikan oleh reviewer, kemudian revisi naskah sesuai sesuai catatan reviewer, upload hasil revisian dan beritahu section editor.

  • Section editor tahap 3

Tugasnya dalah mengechek hasil revisian naskah yang dikirim oleh penulis. Setelah sesuai, maka klik accept submission. Naskah siap di copy-layout.

Selanjutnya SE melengkapi identitas penulis dan menetapkan status naskah.

  • Copy Editor

Tugasnya adalah mengecek kerapian susunan kata/kalimat, mengedit dan memperbaiki huruf, tanda baca, bahasa dan seterusnya

  • Layout Editor

Setelah naskah diperbaiki secara kebahasaan, selanjutnya naskah dilayout disesuaikan dengan desain template jurnalnya.

  • Editor (bagian akhir)

Tugasnya adalah membuat issue, memeriksa hasil kerja SE, memeriksa metadata, dan jika sudah selesai baru kemudian dipublish. (Ahmad Arifuddin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *