Kunjungan Pascasarjana IAIN Syekh Nurjati Cirebon ke SESKO TNI Bandung dan UNHAN RI Bagor Jawa Barat

Kunjungan Pascasarjana IAIN Syekh Nurjati Cirebon ke SESKO TNI Bandung dan UNHAN RI Bagor Jawa Barat

Senin-Selasa, 05 -06 April 2021, Wakil Direktur  didampingi Ketua Program Studi S2 dan S3 Hukum Keluarga Islam (HKI), Staf Pelaksana Program Pascasarjana serta Perwakilan Wakil Rektor III IAIN Syekh Nurjati Cirebon melakukan Kunjungan Ke Sekolah Staf dan Komando (SESKO) TNI Bandung dan Universitas Pertahanan Republik Indonesia (UNHAN RI) di Bogor Jawa Barat.

Foto Bersama Wakil Direktur Pascasarjana didampingi Staf Pelaksana dengan Wadan Sesko TNI Jawa Barat

Hari ke-1 kunjungan ke SESKO TNI Bandung Senin, 05 April 2021, Wakil Direktur Pascasarjana IAIN Syekh Nurjati Cirebon H. Didin Nurul Rosidin, MA., Ph.D. Beserta Rombongan Melakukan Kunjungan Dinas dalam rangka audiensi kerja sama dalam bidang peningkatan sumber daya manusia dan supervisi berbasis pendidikan. Rombongan dari Pascasarjana IAIN Syekh Nurjati Cirebon disambut baik oleh Wadan Sesko TNI Mayjen TNI Tri Martono yang kemudian saling memperkenalkan diri dari kedua pihak beserta maksud tujuan kunjungan Pascacarjana IAIN Syekh Nurjati Cirebon ke Sesko TNI Jawa Barat.

Audiensi Pemapaparan Wadan dan Bag Kurikulum terkait Pendidikan dan pengajaran di Sesko TNI Jawa Barat

Beliau (Mayjen TNI Tri Martono) menjelaskan bagaimana proses pendidikan berlangsung dan perekrutan peserta didik pada lembaga yang dipimpinnya, kurikulum yang diajarkan didalamnya terkait pengajaran dan riset namun dalam hal ini ada sedikit perbedaan dengan kurikulum riset yang dilakukan dengan lembaga-lembaga pendidikan formal yang lain baik dari Kementerian Pendidikan ataupun Kementerian Agama RI.

Wakil Direktur Pascasarjana (H. Didin Nurul Rosidin, MA., Ph.D.) ingin melaksanakan audiensi dan kerjasama dalam hal pendidikan yang dapat diterapkan di Pascasarjana IAIN Syekh Nurjati Ciebon agar terciptanya pendidikan yang menjujung tinggi nilai-nilai kesatuan dan kebangsaan yang dinamis anti radikalisme, wakil Direktur juga mengajukan Restu dan Dukungan kepada Wadan Sesko seiring Tranformasi IAIN menjadi UIN Syekh Nurjati Cirebon yang berbasis Islam siber anti radikalisme.

Penyerahan Cinderamata kepada Pascasarjana IAIN Syekh Nurjati Cirebon yang di Wakili oleh “Prof. Dr. H. Sugianto, MH” oleh Rektor UNHAN RI “Laksamana Madya TNI Dr. Amarulla Octavian, S.T., M.Sc., DESD., CIQnR, CIQaR., IPU”

Hari ke-2 kunjungan ke Univesitas Pertahanan Republik Indonesia (UNHAN RI) pada  Selasa, 06 April 2021 di Bogor Jawa Barat, Wakil Direktur H. Didin Nurul Rosidin, MA., Ph.D. didampingi Ketua Prodi Hukum Keluarga Islam Program S2 dan S3 Prof. Dr. H. Sugianto, MH Pascasarjana IAIN Syekh Nurjati Cirebon disambut oleh Rektor UNHAN RI Laksamana Madya TNI Dr. Amarulla Octavian, S.T., M.Sc., DESD., CIQnR, CIQaR., IPU yang didampingi pula oleh Wakil Rektor I, II, III dan Bag LPM Universitas Pertahanan RI.

dalam Kunjungan yang kedua ini Pascasarjana IAIN Syekh Nurjati Yang diwakili oleh Kaprodi HKI S2 dan S3 Prof. Dr. H. Sugianto, MH menjelaskan maksud dan kedatangan rombongan berkunjung ke UNHAN RI dalam Rangka Silaturahmi dan mengajukan kerjsaama supervisi pendidikan dan pengelolaan sumberdaya manusia, selain dari pada itu Kaprodi HKI juga mohon dukungan dari rektor Unhan RI terkait Tranformasi IAIN Syekh Nurjati Cirebon menjadi UIN yang berbasis Islam Siber dimana ingin melakaukan kerjasama dalam bidang kurikulum pendidikan yang menjujunng nilai kebangsaan dan ketahanan terhadap radikalisme.

Rektor UNHAN RI Laksamana Madya TNI Dr. Amarulla Octavian, S.T., M.Sc., DESD., CIQnR, CIQaR., IPU menyambut baik kedatangan dan memperkenalkan jajarannya kepada rombongan, beliau (Rektor) memberikan sedikit gambar besar kurkulum yang diterapkan  UNHAN yang berbasis pendidikan ketahanan nasional dan riset, Rektor juga mengapresiasi adanya tranformasi IAIN menjadi UIN berbasis Islam Siber yang menjunjung tinggi Nasionalisme dan anti radikalisme, beliau menceritakan pengalaman beliau selama melaksanakan riset pertahanan di luar negeri dan didalam negeri sehingga hasil yang diperoleh dapat diterapkan pada aspek pendidikan anti radikalisme.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *