Ma’had memiliki empat elemen program mendasar yaitu:

K3 (Kajian Kitab Kuning)

program ini menjadi urgen dalam rangka mengenalkan kemampuan dasar bagi pemula dalam mengkaji kitab kuning, dan mengembangkan kemampuan tersebut bagi mahasiswa yang memiliki kompetensi tersebut.

PPTQ (Program Pengembangan Tilawatil Qur’an)

merupakan wadah standarisasi kemampuan baca & pelatihan Tajwid Dasar hingga ahli. mahasiswa mesti menempuh standar kelulusan dan dapat mengembangkannya selama menjadi mahasiswa

  • Kegiatan ini diklasifikasikan sesuai dengan kemampuannya (placement test) dalam empat kategori, yakni: Tajwid Tulis, Tajwid Qira’ah, Tahsin Qira’ah, dan Hafalan Surat.
  • Indikator pencapaian ta’lim al-Qur’an di akhir program semua mahasantri setidaknya telah mampu membaca Al-Qur’an dengan benar dan baik sesuai tajwidnya, dan mampu menghafal minimal satu juz Al-Qur’an (Juz ‘Amma).

PPI (Program Praktek Ibadah)

Melatih bagaimana Ibadah dalam ritual yang dibutuhkan oleh pribadi mahasiswa dan masyarakat sebagai konsumer eksternal maka praktek ibadah menjadi urgen.

Bimbingan Keagamaan Ma’had Muqim (BKM2)

Bagi Mahasiswa yang secara kemampuan membutuhkan bimbingan ektra maka Ma’had melaksanakan kegiatan husus layaknya Pesantren sehingga mampu mencapai kemampuan yang telah distandarkan.

  • Pengajaran dan proses transmisi pengetahuan keislaman khusus, seperti ilmu tauhid dan akhlak untuk pembentukan kepribadian dan spiritualitas, atau ilmu fiqh untuk pemahaman praktik ‘ubudiyyah
  • indikator capaian kompetensi ta’lim ini ialah mahasantri mampu menjelaskan dan memahami hukum-hukum tertentu dengan menyertakan dalil baik al-Qur’an maupun as-sunnah, dan menyebutkan pokok-pokok keimanan secara komprehensif dan berakhlak mulia.
  • Memahami prinsip dasar Ketauhidan dan ibadah amaliyah.
  • Memahami hukum-hukum pokok dan praktis (Ushul Fiqh dan Fiqh).
  • Memahami dan melaksanakan karakter islam (Akhlaq).
  • Pembentukan tsaqofah ma’hadiyah meliputi kegiatan shalat maktubah berjama’ah, shalat sunnah muakkad, puasa-puasa sunnah, pembacaan al-adzkar al-ma’tsurah, ad-Dziba’i/Barzanzi dan khatmil Qur’an. hal ini dimaksudkan untuk meneladani sunnah Rosulullah, mengungkap hikmahnya, sebagai sarana implementasi ilmu, memperdalam spiritual, dan membentuk keagungan akhlaq.

Dokumentasi dan Inventarisasi Kegiatan Ma’had

Semua hal yang menyangkut data dan aktivitas selama masa persiapan dan pelaksanaan program didokumentasikan berikut hal-hal yang berkenaan dengan sarana dan prasarana penunjang program kegiatan dilakukan inventarisasi dengan baik.

Pembudayaan Bahasa Arab dan Inggris

  • Menciptakan lingkungan kebahasaan (bi’ah lughawiyah).
  • Pelayanan konsultasi bahasa. Pelayanan ini membantu mahasantri saat mendapatkan kesulitan dalam merangkai kalimat dan melacak arti kata yang benar serta bentuk layanan kebahasaan yang lainnya.
  • Al-yaum Al-Araby dan English Day
  • Al-Musabaqah Al-Arabiyah dan English Contest. Kegiatan ini bermaksud memacu kreatifitas kebahasaan dengan cara mengkompetisikan ketrampilan dan kecakapan mahasantri berbahasa asing.
  • Shabah Al-Lughah/Language morning. Kegiatan ini membekali kosa kata, baik Arab/Inggris contoh kalimat yang benar, dan pembuatan contoh-contoh yang lain.
  • Menguasai ratusan kosa kata bahasa Inggris dan Arab.
  • Mampu membaca dan memahami teks (kitab) klasik dan kontemporer.
  • terampil berbahasa Inggris dan Arab baik kemampuan lisan maupun tulisan.