Kajian Kewirausahaan (IQTAF) Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah

Kajian Kewirausahaan (IQTAF)

Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IQTAF) Institut Agama Islam (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon menggelar Kajian Kewirausahaan Daring. Selaku pemateri Dede Ramdhan, Kajian tersebut berlangsung melalui aplikasi WhatsApp Group (WAG) dengan mengusung tema “Kreatifitas dan Intelektual Menjadi Pebisnis Muda Berprestasi. Selaku pemateri Dede Ramdhan (peraih medali emas FIKSI 2017), ketua pelaksana Ai Wahyuningsih. Kegitatan daring tersebut sangat bermanfaat terutama bagi mahasiswa yang sedang menjalankan bisnis ataupun yang akan memulai. Jum’at (5/06).

Pemateri menyampaikan intelektual dan kreativitas adalah dua hal yang tidak dipisahkan, kreatifitas muncul dari proses berfikir. “ Intelektual dan kreativitas erat kaitannya dengan akal. Akal adalah salah satu anugerah besar yang diberikan Allah. Dengan akal, manusia bisa berfikir, membedakan mana yang benar dan mana yang buruk, dan mampu tercipta perbedaan.”

Menurut Ketua Jurusan IQTAF H. Muhamad Maimun, M.A., M.Si mengatakan, kewirausahaan itu tidak melihat akhir perjalanan orang yang terlihat sukses dan berhasil dalam dunia bisnis, namun prosesnya yang harus dijalani dengan tekun. “ Bagian dari karakter leadership yang perlu diteladani adalah salah satunya sifat-sifat para Rasul sperti sidiq, tabligh, amanah dan fathonah.” Beliau menamhabkan, jiwa leadership-enterpreneurshop tidak hanya diterapkan dalam dunia usaha saja, melainkan kita sebagai mahasiswa atau pelajar harus berkarya dalam berbagai bidang. Kreativitas bagi manusia, tidak akan pernah buntu, ia akan terus bertambah dan sangat penting bagi dunia bisnis.

Ketua HMJ-IQTAF Fasfah Sosfah Sofhal Jamil mengungkapkan, dimasa pandemi Covid-19 ini kegiatan tersebut sangat membantu mahasiswa untuk mencari pengetahuan baru pada umumnya, terutama bagi mahasiswa jurusan IQTAF agar hidup mandiri dan berwirausaha pada khususnya.