Jurusan Bahasa dan Sastra Arab

HIMABSA Selenggarakan Festival Sastra Arab Tahun 2023

Himpunan Mahasiswa Jurusan Bahasa dan Sastra Arab (HIMABSA) Fakultas Ushuluddin dan Adab IAIN Syekh Nurjati Cirebon menyelenggarakan Festival Sastra Arab (Festrab) Tahun 2023 yang telah resmi dimulai pada hari Senin (09/10/2023) dan berlangsung selama tiga hari. Festival sastra ini mengangkat tema “Eksistensi dan Implikasi Sastra terhadap Perkembangan Peradaban dan Budaya di Era Digital”.

Acara ini dihadiri oleh Pimpinan institut dan fakultas, Ketua dan Sekretaris Jurusan BSA, Dosen BSA dan para mahasiswa. Dalam kegiatan ini, juga diadakan berbagai acara menarik seperti seminar sastra, lomba-lomba, dan pertunjukan seni budaya.

Prof. Dr. Hajam, M.Ag selaku Wakil Rektor III yang turut hadir dalam kegiatan ini menyampaikan, Di era digital seperti ini peran sastra menjadi semakin penting dan strategis dalam menghadapi tantangan perkembangan zaman yang semakin cepat. Sastra sangat erat kaitannya dengan peradaban dan budaya yang memformulasikan gagasan dan ajaran-ajaran yang berkaitan dengan agama, sejarah dan kebudayaan.Ungkapnya

Pada acara pembukaan, Wakil Dekan FUA, Wakhid Nashruddin, P.hD menyampaikan bahwa sastra memiliki peran penting dalam perkembangan peradaban dan budaya di era digital. Menurutnya, sastra dapat menjadi sarana untuk memperkenalkan dan melestarikan kebudayaan kepada generasi muda.

“Sastralah yang bisa membantu generasi muda untuk mengenal dan mencintai budaya. Kita harus terus memperkenalkan dan mempelajari sastra sebagai bagian dari budaya kita”. Ujarnya

Maman Dzul’iman, S.Ag., MA selaku Ketua Jurusan BSA menyampaikan “Saya sangat mengapresiasi kegiatan Festival Sastra Arab ini karena tidak hanya memperkaya wawasan dan pengetahuan mahasiswa dalam bidang sastra, namun juga memperkuat keberagaman budaya dan penghayatan terhadap nilai-nilai keislaman. Semoga kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan dan mendapatkan dukungan penuh dari semua pihak”. Ujar Maman Dzul’iman, S.Ag., MA.

Seminar sastra yang diadakan pada hari pertama festival ini, menghadirkan Gus Usman Arrumy (Penyair dan Sastrawan Indonesia). Dalam seminar tersebut pemateri membahas tentang “Eksistensi Sastra di Tengah Globalisasi dan Modernisasi”. Pemateri juga mengajak mahasiswa untuk terus mempelajari dan mengembangkan sastra sebagai salah satu kekayaan budaya.

Adapun lomba-lomba yang diadakan pada hari kedua dan ketiga festival ini, diantaranya yaitu Taqdimul Qishoh, Qiroatu Syi’ri, Ghina Aroby, Khitobah, Kaligrafi, MQK, Qiroatul Akhbar dan Essai yang diikuti oleh puluhan peserta dari berbagai kalangan. Festival Sastra Arab Tahun 2023 yang berlangsung selama tiga hari ini, diharapkan dapat memotivasi para mahasiswa dan masyarakat untuk terus melestarikan budaya dan mengembangkan sastra sebagai bentuk kekayaan budaya yang tidak ternilai harganya.