Cirebon 45132, West Java, Indonesia
0231-481264
bsa@syekhnurjati.ac.id

Pungkasi Kegiatan Kuliah Virtual Kelas Dunia, BSA IAIN Syekh Nurjati Gelar Seminar Internasional

Jurusan Bahasa dan Sastra Arab (BSA) IAIN Syekh Nurjati menggelar seminar virtual Internasional bertema an Introduction to Basic of Arabic. Kegiatan ini menghadirkan Dr. Ayman S. Ibrahim, Dosen Southwestern Baptist Theological Seminary Amerika Serikat. Acara ini menjadi penutup rangkaian kegiatan ‘Parade perkuliahan dosen tamu dalam dan luar negeri tahun 2021’di semester genap tahun ajaran 2020/2021. Seminar yang berlangsung secara daring pada Senin malam (07/06/) dihadiri oleh puluhan pengajar dan mahasiswa dari dalam maupun luar negeri, baik melalui zoom maupun streaming youtube.

Dr. Wakhid Nashruddin, selaku ketua jurusan BSA IAIN Syekh Nurjati menuturkan bahwa seminar ini menjadi acara pamungkas dari perkuliahan dosen tamu dalam dan luar negeri di semester genap ini. Menurutnya, 14 dosen tamu dari dalam dan luar negeri telah berpartisipasi dalam kegiatan  world class virtual Lectures di jurusan Bahasa dan Sastra Arab.

“Enam diantaranya berasal dari Malaysia, Yaman dan Amerika Serikat dan delapan dosen lainnya berasal dari kampus dalam negeri seperti UIN Arraniry Aceh, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Universitas Padjajaran, IAIN Pekalongan, UIR Pekanbaru dan  STAI Latansa” tutur Dr. Wakhid Nashruddin

Lebih lanjut, Erfan Gazali, M.SI selaku penaggungjawab program menuturkan bahwa tujuan kegiatan ini adalah untuk mengenalkan mahasiswa BSA pada kegiatan akademik yang memberi nuansa interaksi keilmuan lintas kampus dari ragam perspektif dan pendekatan. Imbuhnya, pola pembejaran jarak jauh lintas benua mampu menghadirkan praktik baik (best practices) bagi mahasiswa di era kampus merdeka, terlebih dari penutur asli Bahasa Arab dan para pakar dibidanya. “Hal ini sejalan dengan visi IAIN Syekh Nurjati yang sedang mempersiapkan diri menjadi kampus Islam berbasis siber pertama di Indonesia, dan BSA adalah jurusan yang memiliki kesiapan mumpuni menyongsong perubahan tersebut, melalui beragam aplikasi perkuliahan berbasis teknologi digital” Tegas Erfan Gazali.

Dalam paparanya, Dr. Ayman yang juga penulis buku Basics of Arabic: A Complete Grammar, Workbook, and Lexicon menguraikan beberapa panduan dalam belajar bahasa asing, utamanya bahasa Arab. Menurutnya, ketika belajar bahasa harus mampu menghilangkan rasa cemas tentang ketepatan pelafalan, ketepatan akan beriringan dengan intensitas kita bertutur. “Seringkali kita harus lebih fokus pada kelancaran (fluency), dibandingkan dengan ketepatan (accuracy), sehingga akan lebih percaya diri dalam menuturkan bahasa Arab. Karena keberhasilan proses komunikasi sesungguhnya terletak pada kesamaan makna yang diinginkan oleh penutur dan mitra tutur” Jelasnya.

Dr. Ayman juga menjelaskan bahwa bukunya telah digunakan oleh banyak pembelajar Bahasa Arab di Amerika Serikat, khususnya untuk kelas pemula. Menurutnya, cara belajar yang dituliskanya dalam buku tersebut dapat meng-akselerasi penguasaan dasar bahasa Arab hanya dalam waktu enam bulan. “Buku ini telah digunakan sebagian besar pembelajar bahasa Arab di Amerika Serikat dan akan segera hadir versi e-booknya. Harapanya, masyarakat Indonesia juga dapat membaca karyanya dengan mudah” Ungkap pria yang lahir di Mesir tersebut.

Ihsan Sa’dudin, salah satu peserta yang juga dosen BSA menyambut baik kegiatan puncak melalui seminar Internasional ini. Menurutnya, tantangan kebaharuan proses pembelajaran bahasa harus direspon dengan baik. Penguasaan literasi digital dan teknologi pembelajaran yang kian berkembang pesat harus mampu merangsang lahirnya inovasi dan kreativitas pendidik dan pembelajar bahasa. Hal ini senada dengan yang diungkapkan oleh Yudi Rifai, mahasiswa BSA semester VI. Menurutnya, BSA menjadi satu-satunya jurusan yang mampu menyelenggarakan parade kuliah virtual dengan dosen dalam dan luar negeri. Kemudahan akses pembelajaran, dan sajian perkuliahan yang menyenangkan menjadikan mahasiswa semakin kaya akan teori dan perspektif. “Harapanya, ilmu yang sudah kami dapatkan melalui program ini dapat diterapkan dalam riset dan pengembangan potensi mahasiswa sesuai dengan profil lulusan yang diinginkan”Pungkas Yudi Rifai.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.