Kesan dan Pesan dari Wisudawan Terbaik Jurusan BKI Tahun 2023

Kesan dan Pesan dari Wisudawan Terbaik Jurusan BKI Tahun 2023

Assalamualaikum Wr. Wb..

A’uudzubillaah, wa bismillaah, walhamdulillaah. Wassholatu ‘ala Rasulillaah, sayyidinaa Muhammadibni ‘abdillaah. Asyhadu allaa ilaaha illallaah, wa asyhadu anna muhamadarrasulullaah. Laa nabiyya ba’dah. ‘Amma ba’du.

Ibu Bapak dosen tercinta yang dirahmati Allah, teman-teman angkatan seperjuangan yang saya banggakan, berbicaranya saya di sini bukanlah karena sudah menjadi yang terbaik. Bukan. Kita semua adalah yang terbaik sesuai versi masing-masing. Karena saya meyakini, setiap kita adalah pejuang untuk diri sendiri. Setiap kita mempunyai rintangan dan cobaan masing-masing dalam mencapai kehidupan yang kita mau. Tidak ada yang tidak Allah uji jika hamba-Nya Allah naikkan derajatnya. Walau seringkali kita sadar, kita sering mengeluh, tidak sabaran, merasa lelah, dan ingin menyerah, itu hal yang manusiawi. Tidak bisa dipungkiri. Namun, kita harus kembali yakin pada Ilahi bahwa semua itu hanya perputaran rasa yang sementara karena hidup ini fana.

Dulu, ketika saya diajak teman Aliyah untuk mengikuti tes SPMB di IAIN Cirebon ini hanyalah iseng semata. Alhamdulillah atas rezeki dan kasih sayang Allah, saya masih diberikan kesempatan untuk menjalankan dan menyelesaikan pendidikan saya di jurusan Bimbingan Konseling Islam IAIN Syekh Nurjati Cirebon. Karena di samping melihat ekonomi keluarga juga sudah gapyear 2 tahun. Bukan karena lelah, melainkan ini rencana Allah yang sudah ditata dengan sangat indah. Hingga saya melewati banyak jalan yang penuh kerikil dengan hanya mengayuh sepeda biasa. Di pertengahan jalan, sempat berpikir untuk berhenti mengayuh sepeda, tapi nurani berkata lanjutkan saja. Jika kedua kaki saya berhenti mengayuh, maka saya akan terjatuh. Akhirnya kayuhan itu tetap berjalan walau kecepatannya melambat. Harus sangat hati-hati dan fokus melihat jalan. Tak hanya itu, terpaan angin juga membuat kaki terasa semakin berat mengayuh. Peluh berderai di pundak, di dada, di tangan, di hati, dan di mata menjadi saksi semua perjuangan. Hati terus melirih meminta kepada Allah agar selalu ikhlas, ridho, kuat dan menerima segala keadaan yang telah digariskan. Seperti itulah kiranya bahwa perjalanan seseorang berbeda-beda. Allah mengatur kehidupan saya dengan begitu menakjubkan, alhamdulillah. Saya memilih pilihan 1&2 BKI, dan pilihan 3 IAT. Alhamdulillah atas izin Allah saya lolos di BKI pada tes SPMB gelombang pertama.

Bukan hal mudah untuk melewati ini semua. Saya pernah kuliah di STISHK namun hanya sebulan lebih, karena mengingat adik-adik yang masih sekolah rasa ingin membantu keuangan keluarga lebih dominan. Lalu saya pernah merasakan kerja di pasar sebagai tukang bungkus terigu, minyak goreng, dll. Pernah juga sebagai karyawan konter, dan terakhir bekerja di PT Shoetown Kasokandel Indonesia selama 3 bulan. Sebelum itu semua, saya sudah terbiasa kerja di rumah orang ketika kelas 5 SD sampai SMP. Perjalanan hidup membuat diri menjadi lebih berani.

Alhamdulillah kini kita sudah berhasil menyelesaikan pendidikan S1 di jurusan BKI IAIN Syekh Nurjati Cirebon. Semua ini tentu karena banyaknya doa yang dilangitkan oleh orang-orang tulus yang menyayangi kita terutama orang tua. Ibu, yang selalu mendoakan tanpa henti, ayah seorang pejuang keluarga yang hebat, guru-guru dosen-dosen yang selalu sabar dalam mendidik dan membimbing, sahabat-sahabat yang selalu menyediakan waktu dan telinganya untuk mendengarkan dan mensupport. Terimakasih tiada terkira. Terimakasih juga saya sampaikan terkhusus kepada Ibu Luluk sekeluarga dan Bapak Safri yang telah begitu baik memberikan dukungan finansial kepada saya selama masa kuliah. Semoga Allah membalas dengan sebaik-baiknya balasan. Kepada civitas akademik IAIN Syekh Nurjati Cirebon, terutama staff fakultas, ketua dan sekretaris jurusan BKI dan staff jurusan Ibu Tiwi yang mempunyai hati yang begitu sabar dalam membantu mahasiswa BKI untuk lulus tepat waktu, semoga sehat selalu.

Ini semua bukanlah akhir dari segalanya, namun ini awal permulaan kita berjuang di kehidupan yang nyata, pelajaran yang lebih nyata, dan praktek yang semakin nyata di lingkungan tempat kita berada. Maka sebagai manusia yang terdidik kita senantiasa untuk menjaga diri, menjaga nama keluarga, menjaga almamater tercinta. Semoga setiap kita mewangi di tempat yang sesuai dengan hati kita.

Lakukan bagian yang bisa kita lakukan. Biarkan Allah yang mengatur segalanya. Percayalah bahwa janji Allah itu nyata.

Wassalamu’alaikum Wr. Wb.


Warning: Invalid argument supplied for foreach() in X:\xampp\htdocs\wp-content\plugins\google-language-translator\google-language-translator.php on line 262

Warning: array_values() expects parameter 1 to be array, null given in X:\xampp\htdocs\wp-content\plugins\google-language-translator\google-language-translator.php on line 268

Warning: implode(): Invalid arguments passed in X:\xampp\htdocs\wp-content\plugins\google-language-translator\google-language-translator.php on line 268

Warning: Invalid argument supplied for foreach() in X:\xampp\htdocs\wp-content\plugins\google-language-translator\google-language-translator.php on line 262

Warning: array_values() expects parameter 1 to be array, null given in X:\xampp\htdocs\wp-content\plugins\google-language-translator\google-language-translator.php on line 268

Warning: implode(): Invalid arguments passed in X:\xampp\htdocs\wp-content\plugins\google-language-translator\google-language-translator.php on line 268