Mahasiswa BKI Siap Menjadi Agent of Change

Mahasiswa BKI Siap Menjadi Agent of Change

Foto DesBinMahasiswa adalah sebutan bagi orang yang sedang menempuh pendidikan tinggi di sebuah perguruan tinggi. Perguruan tinggi adalah sebuah institusi yang tidak sekedar untuk kuliah, mencatat pelajaran, pulang dan tidur. Tapi harus dipahami bahwa perguruan tinggi adalah tempat untuk penggambaran intelektual mahasiswa agar mempunyai idealisme dan komitmen perjuangan sekaligus tuntutan perubahan. Perlu ditumbuhkan kesadaran kritis mahasiswa dalam merespon gejala sosial yang dihadapinya, karena di samping belum tersentuh kepentingan praktis, mahasiswa lebih relatif tercerahkan dan potensi sebagai kelompok dinamis yang diharapkan mampu mempengaruhi atau menjadi penyuluh pada basis mayarakat baik dalam lingkup kecil maupun secara luas. Dengan tataran ideal seperti itu, semestinya mahasiswa dapat mengambil peran kemasyarakatan yang lebih bermakna bagi kehidupan kampus dan mayarakat.

Melihat sangat besarnya harapan masyarakat kepada mahasiswa sebagai agen perubahan, maka jurusan bimbingan dan konseling Islam IAIN Syekh Nurjati Cirebon berusaha mewujudkan harapan masyarakat, dengan mengadakan program yang dinamai “Desa Binaan”. Desa binaan mahasiswa BKI adalah desa yang dianggap memiliki masalah atau berpotensi memiliki masalah yang kritis. Kategori kritis disini adalah hasil analisis berbagai pihak, diantaranya para dosen BKI, dosen pembimbing desa binaan, dan tentunya melibatkan aparatur pemerintahan desa terkait dan pemerintahan daerahnya. Di desa binaan ini mahasiswa-mahasiswa BKI belajar mengidentifikasi masalah yang belum terlihat dan meminimalisir perkembangan masalah yang sudah ada. Dengan program desa binaan ini diharapkan mahasiswa-mahasiswa BKI setelah lulus nanti dapat menciptakan perubahan di daerah tempat tinggalnya masing-masing khususnya dan daerah-daerah lainnya sesuai harapan masyarakat.

Program desa binaan tahun ini akan dilaksanakan di Desa Sindangkempeng Kecamatan Greged Kabupaten Cirebon dari tanggal 06 Agustus sampai 21 Agustus 2018. Sebelumnya, diadakan pembekalan terlebih dahulu agar para mahasiswa memiliki gambaran apa yang harus dilakukan disana, dan hari ini 31 juli 2018 kami mengadakan pembekalan yang didampingi langsung oleh pembimbing desa binaan Bapak Dr. A. Syatori yang mana beliau telah berpengalaman melakukan riset di daerah-daerah bermasalah di Indonesia.

Program ini sangat menyita banyak hal yaitu tenaga, pikiran, waktu dan biaya, oleh karnanya untuk tahun ini hanya ada sepuluh orang yang berpartisipasi. Jurusan BKI IAIN Cirebon juga memiliki program-program andalan lainnya dalam rangka menciptakan lulusan yang ahli dalam berbagai bidang diantaranya, pendampingan di Rutan, Lapas, Bapas, BRSKW dan pengembangan life skill lainnya.