Tag Archives: IAIN

Orientasi Mahasiswa Baru Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan dengan Ngaji Kitab Wa Ta’lim

Orientasi Mahasiswa Baru Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan dengan Ngaji Kitab Wa Ta’lim.

Cirebon – Orientasi Mahasiswa Baru Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan dengan Ngaji Kitab Wa Ta’lim ; Hari Rabu Sampai Jum’at Dekan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Cirebon Mengadakan Kegiatan Orientasi Mahasiswa Baru Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan dengan Ngaji Kitab Wa Ta’lim . Dekan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Cirebon, Dr. H. Farihin, M.Ag. Membuka Kegiatan Ngaji Kitab Wa Ta’lim Dan Menyatakan Bahwa Mahasiswa Perguruan Perlu Belajar Kitab Kuning. “Semua Mahasiswa FITK IAIN Syekh Nurjati Cirebon  Perlu Untuk Belajar Dan Memahami Serta Mengetahui Kitab Kuning. Mahasiswa Harus Bisa Membaca Kitab Kuning.

Orientasi Mahasiswa Baru Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan dengan Ngaji Kitab Wa Ta’lim ; Pada Kegiatan Kajian Kitab Kuning Kali Ini diikuti Oleh  10 Jurusan dilingkungan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN Syekh Nurjati Cirebon Termasuk Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini . Kegiatan Yang Dilaksanakan Oleh Bidang Kemahasiswaan Dalam Rangka Peningkatan Sumber Daya Manusia.

Orientasi Mahasiswa Baru Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan dengan Ngaji Kitab Wa Ta’lim ; Pakar Pemikiran Islam Modern Ini Menyebut Untuk Mengetahui Pandangan Dan Pendapat Para Tokoh-Tokoh Islam Dan Filosof Secara Detail Maka Salah Satunya Harus Dapat Membaca Kitab Kuning. “Saya Mendukung Kegitan Kajian Kitab Kuning. Ini Penting, Karena Kitab Kuning Akan Mengantar Mahasiswa Pada Peningkatan Wawasan Keagamaan Mahasiswa Lebih Yang Luas.

Orientasi Mahasiswa Baru Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan dengan Ngaji Kitab Wa Ta’lim ; Bagi  Mahasiswa Membaca Kitab Kuning, Menjadi Salah Satu Upaya Yang Sejalan Dengan Visi Dan Misi Fakultas Ilmu Tarbiyah Dan Keguruan IAIN Syekh Nurjati Cirebon dimana Kajian Kitab Kuning Berkaitan Dengan Islam Modern.

Kami Akan Terus Mengupayakan Agar Mahasiswa Untuk Dapat Membaca Kitab Kuning, Sekaligus Sebagai Upaya Mencetak Cendikiawan Dan Intelektual Muslim Yang Memiliki Wawasan Yang Luas.

Orientasi Mahasiswa Baru Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan dengan Ngaji Kitab Wa Ta’lim ; Dekan Fakultas Ilmu tarbiyah dan Keguruan IAIN Syekh Nurjati Cirebon Melalui Bidang Akademik Wakil Dekan I Dr H Suteja MAg Melakukan Kajian Kitab Kuning Wa Ta’lim Melibatkan 10 Jurusan dilingkungan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

Kegiatan Kajian Kitab Kuning Berlangsung Selama Tiga Hari Sejak 04 – 06 September 2019 di Ruang Kelas IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

Orientasi Mahasiswa Baru Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan dengan Ngaji Kitab Wa Ta’lim.

Drs. Masnun, M.Pd. Dosen IAIN Syekh Nurjati Sekaligus Tutor dalam Kegiatan Orientasi Mahasiswa Baru Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan dengan Ngaji Kitab Wa Ta’lim.

Orientasi Mahasiswa Baru Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan dengan Ngaji Kitab Wa Ta’lim.

Mahasiswa Baru Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini dalam Orientasi Mahasiswa Baru Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan dengan Ngaji Kitab Wa Ta’lim.

Pengenalan Lapangan Persekolahan Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini Tahun 2019

Pengenalan Lapangan Persekolahan Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini Tahun 2019

Cirebon – Pengenalan Lapangan Persekolahan Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini Tahun 2019 : Fakultas Ilmu Tarbiyah Dan Keguruan Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini Hari Senin 26 Agustus 2019 Dosen Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini Menyerahkan Mahasiswa Semester 7 Untuk Melaksanakan Salah Satu Mata Kuliah Dengan Program Pengenalan Lapangan Persekolah Ra, Tk Dan Paud Di Wilayah Kota Cirebon.

Pengenalan Lapangan Persekolahan Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini Tahun 2019 : Mata Kuliah Pengenalan Lapangan Persekolahan (Selanjutnya Disingkat PLP)Adalah Proses Pengamatan/Observasi Dan Pemagangan Yang Dilakukan Oleh Mahasiswa Program Sarjana Pendidikan Untuk Mempelajari Aspek-Aspek Pembelajaran Dan Pengelolaan Pendidikan Di Satuan Pendidikan. Mata Kuliah Ini Merupakan Pengganti Mata Kuliah Praktek Pengalaman Lapangan (Selanjutnya Disingkat PPL) Yang Menjadi Mata Kuliah Wajib Program Pendidikan, Yang Berfungsi Mempersiapkan Sarjana Pendidikan (S1) Dan Sarjana Lulusan Non Pendidikan Untuk Menjadi Guru Profesioanl.

Pengenalan Lapangan Persekolahan Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini Tahun 2019 : PLP Merupakan Sarana Pembelajaran Yang Akan Menghantarkan Mahasiswa Sarjana Pendidikan Mengenal, Mengobsevasi, Mempelajari, Menganalisis Aspek-Aspek Pendidikan Yang Dapat Mencakup Perencanaan Pembelajaran, Proses Pembelajaran, Penilaian Hasil Belajar, Analisishasil Belajar, Pelaporan Hasil Belajar,Manajemen Pendidikan, Administrasi Pendidikan, Tenaga Pendidik Dan Kependidikan Serta Hubungan Pendidikan Dengan Masyarakat Dan Pemerintah.

Kegiatan PLP Dapat Diarahkan Pada Praktik Pendidikan Di Bawah ini:

1) Kurikulum Pendidikan

2) Implementasi Kurikulum

3) Perencanaan Pembelajaran

4) Pelaksanaan Pembelajaran

5) Evaluasi Pembelajaran

6) Penilaian Hasil Belajar

7) Pelaporan Hasil Belajar

8) Kesiswaan

9) Manajemen Persekolahan

10) Manajemen Kelas

11) Manajeman Sumber Belajar

12) Kebijakan Pendidikan

13) Lingkungan Internal Persekolahan

Pengenalan Lapangan Persekolahan Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini Tahun 2019

Dr. H. Ahmad Yani, M. Ag. Dosen Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN Syekh Nurjati Cirebon Menyerahkan Mahasiswa Jurusan Pendidikan Anak Usia Dini Peserta Pengenalan Lapangan Persekolahan di TK Negeri Pembina Kota Cirebon.

Pengenalan Lapangan Persekolahan Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini Tahun 2019

Foto Bersama Dosen, Mahasiswa Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN Syekh Nurjati Cirebon dengan Guru dan Pengurus TK Negeri Pembina Kota Cirebon.

Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan Bagi Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2019/2020

Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK).

Cirebon – Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan Bagi Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2019/2020 :  Institut Agama Islam Negeri Syekh Nurjati Cirebon Mengadakan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) Bagi Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2019/2020. Acara Ini Berlangsung 19  Agustus 2019. Hari Pertama Pelaksanaan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) dihalaman Rektorat Institut Agama Islam Negeri Syekh Nurjati Cirebon dilanjutkan Long march ke Lapangan Stadion Bima  Cirebon Dengan Pembukaan Secara Resmi Dilakukan Oleh Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon Dr. H. Sumanta Hasyim, M.A Yang Dihadiri Oleh Seluruh Mahasiswa Baru Dari Semua Fakultas.

Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan Bagi Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2019/2020 : Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) Bertujuan Untuk Mengenalkan Budaya Akademik Yang Ada Di Lingkungan Institut Agama Islam Negeri Syekh Nurjati Cirebon Serta Memperkenalkan Dan Mempersiapkan Mahasiswa Baru Dalam Proses Transisi Menjadi Mahasiswa Yang Di Dalamnya Diisi Dengan Berbagai Kegiatan Terkait Dengan Kegiatan Akademik, Kegiatan Mahasiswa Serta Kebijakan Kampus Sehingga Dapat Menjadi Bekal Untuk Mendukung Keberhasilan Studi Di Lingkungan Institut Agama Islam Negeri Syekh Nurjati Cirebon.

Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan Bagi Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2019/2020 : Pelaksanaan Hari Kedua Sampai Hari Terakhir Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) dilakukan di Institut Agama Islam Negeri Syekh Nurjati Cirebon. Acara Berlangsung Tanggal 20 – 21 Agustus 2019 Bertempat di Kampus IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

Kegiatan Pengenalan Budaya Akademik

Mahsasiswa Baru Berkumpul di Halaman Depan Gedung Rektorat dalam Kegiatan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK).

Kegiatan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan

Pengarahan Panitia dalam Kegiatan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK.

Kegiatan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK).

Mahasiswa Mendengarkan Pengarahan dari Panitia Kegiatan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK).

Silaturahmi Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) ke Dosen Purna Bakti IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Cirebon – Silaturahmi Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) ke Dosen Purna Bakti IAIN Syekh Nurjati Cirebon: Hari Sabtu Tanggal 17 Agusatus 2019 Bertempat Jl. Taman Goa Sunyaragi Cirebon Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini Mengadakan kegiatan Silaturahmi ke Dosen Purna Bakti Drs. H. Abu Khaer, M. Ag.

Indahnya Bersilaturahmi Yang Memberi Manfaat Luas Rejekinya Dan Panjang Umur. Hadist Rasulullah SAW berbunyi, “Barangsiapa Yang Senang Diluaskan Rezekinya Dan Dipanjangkan Umurnya, Maka Hendaklah Ia Menyambung Hubungan Silaturahmi”.

Bekerja Sampai Selesai Karena Usia, Itu Perlu Disyukuri, Dijalani Dan Dinikmati. Namun Diakui Ada Segelintir Orang Yang Ketika Pensiun Mengalami Masa Post Power Syndrom, Karena Ketika  Aktif Mempunyai Jabatan Prestisius, Suka Mengatur, Memerintah, Bahkan Marah-Marah Dengan Bawahan Seenaknya Yang Menimbulkan “Luka Hati”.

Purnabakti Sebagai PNS Adalah Proses Alamiah, Yang Tidak Bisa Dihentikan Sedetik Pun. Waktu Terus Berjalan, Tanpa Disadari Perjalanan Meniti Kerier Sebagai PNS Sampai Penghujung Jalan. Rutinitas Selama Perjalanan, Dengan Segala Pernak-Pernik, Friksi-Friksi, Haru Biru Perjalanan Karier Seorang PNS Pun Harus Berhenti. Sampai Pertanyaan Setiap Ketemu Dengan Siapapun Akan Bertanya Dan Komentarnya, “Setelah Pensiun Apa Kegiatannya?”.

Senangnya Pensiun, Tidak Masuk Kantor, Di Rumah Santai. Pensiun Berarti Bebas Pergi Ke Mana Pun Tanpa Membuat Surat Izin. Tidak Perlu Lari-Lari Presensi Finger Print, Takut Terlambat Yang Berdampak Pada Pengurangan Tunjangan Kinerja.

Di Rumah Tidak Masuk Kerja Sehari Atau Dua Hari Mungkin Sangat Enjoy Untuk Bersantai-Santai. Namun Lama Kelamaan Pasti Muncul Rasa Bosan Dengan Rutinitas Di Rumah Yang Pola Kerjanya Santai Tidak Seperti Masih Aktif, Bekerja Dengan Target Dan Deadline.

Untuk Mengurangi Rasa Bosan Serta Monoton Yang Sering Dialami Para Pensiunan, Caranya Menyalurkan Hobi, Passion, Minat, Bakat, Yang Selama Ini Tertunda Karena Kesibukan. Status PNS Boleh Pensiun, Tetapi Status Sebagai Warga Masyarakat Tidak Berhenti. Artinya Pensiun Itu Berarti Masih Diberi Kesempatan Untuk Menyumbangkan Darma Baktinya Kepada Masyarakat Sesuai Dengan Kemampuannya.

Kalau Di Perguruan Tinggi Bagi Dosen Biasanya Diminta Untuk Mengajar Mahasiswa Asal Mempunyai Nomor Induk Dosen Nasional (NIDN), Yang Setiap Semester Dapat Diperbarui SK Dekannya. Artinya Bagi Tenaga Dosen Masih Bisa Mengajar Asal Memenuhi Syarat Dan Ketentuan, Selain Ilmunya Dapat Ditranfer Ke Mahasiswa Juga Untuk Mencegah “Kepikunan”.

Padahal Pikun Itu Tidak Ada Obatnya, Tetapi Bisa Dicegah Dengan Memberdayakan Otak Agar Pikiran Tetap Fresh, Sehat, Bugar Dan Ceria. Untuk Itu Masa-Masa Pensiun Bukan Berarti Tidak Dapat Melakukan Aktivitas Biasa (Gowes, Olah Raga Ringan, Lari Pagi, Senam, Asal Tetap Memperhatikan Kekuatan Dan Ketahan Tubuh.

Seharusnya Patut Disyukuri Karena Usia Pensiun Masih Energik, Penuh Semangat Untuk Aktif Dan Masih Berkarya Serta Berbagi Bagi Sesama.

Jangan Lupa Untuk Berbagi Bukan Saja Berupa Nilai Rupiah, Tetapi Ide/Pikiran, Gagasan, Tenaga, Waktu Dan Melakukan Kegiatan Yang Memberi Manfaat.

 

Silaturahmi Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) ke Dosen Purna Bakti IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Sambutan Dr. Asep Mulyana, M. Si. Ketua Pendidikan Islam Anak usia Dini Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN Syekh Nurjati Cirebon dalam Kegiatan Silaturahmi Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini ke Dosen Purna Bakti.

Silaturahmi Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) ke Dosen Purna Bakti IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Sambutan Drs. H. Abu Khaer, M. Ag. (Dosen IAIN Syekh Nurjati Cirebon Yang Purna Bakti) dalam Kegiatan Silaturahmi Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini ke Dosen Purna Bakti.

Upacara Peringatan Kemerdekaan RI ke 47 dilingkungan IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Cirebon – Upacara Peringatan Kemerdekaan RI ke 47 dilingkungan IAIN Syekh Nurjati Cirebon : Hari Sabtu Tanggal 17 Agusatus 2019 Bertempat Halaman Rektorat IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

Seperti yang udah kita tahu kalo 17 Agustus diperingati sebagai tanggal Kemerdekaan Indonesia. Padahal tanggal 17 Agustus upacara bendera untuk memperingati kemerdekaan itu mempunyai makna dan manfaat, Upacara di tanggal 17 Agustus itu spesial.

Upacara Peringatan Kemerdekaan RI ke 47 dilingkungan IAIN Syekh Nurjati Cirebon : Pada kesempatan Ini Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon Dr. H. Sumanta Hasyim, M.Ag Memberikan Penghargaaan Satyalancana Karya Satya Kepada PNS Yang Telah Mengabdi 30 Tahun Sebanyak 45 Orang.

Mengenang perjuangan para pahlawan untuk Indonesia

Upacara Peringatan Kemerdekaan RI ke 47 dilingkungan IAIN Syekh Nurjati Cirebon : upacara bendera 17 Agustus merupakan salah satu cara yang dapat kita lakukan demi mengahrgai dan mengenang jasa dan perjuangan para pahlawan kita.

Memperkuat rasa persaudaraan

Upacara Peringatan Kemerdekaan RI ke 47 dilingkungan IAIN Syekh Nurjati Cirebon : Kita bisa ketemu sama orang-orang yang jarang kita temui pada hari biasa. Kita bisa datang lebih dulu untuk bersilaturahmi dengan mereka. Maka dari itu, manfaat upacara 17 Agustus ini juga untuk mempererat tali silaturahmi dan juga memperkuat persaudaraan kita.

Meningkatkan rasa cinta tanah air dan nasionalisme

Upacara Peringatan Kemerdekaan RI ke 47 dilingkungan IAIN Syekh Nurjati Cirebon : Pada setiap upacara, pasti ada pengibaran bendera diiringi dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya? Di balik prosesi yang sangat khidmat itu, ada manfaatnya. Manfaatnya adalah agar kita dapat lebih mencintai tanah air dan bangga jadi bangsa Indonesia. Selain itu, biar kita semakin menjadi orang yang mempunyai jiwa dengan rasa nasionalisme yang sangat tinggi.

Sebagai refleksi diri

Upacara Peringatan Kemerdekaan RI ke 47 dilingkungan IAIN Syekh Nurjati Cirebon : Setelah menyanyikan lagu Indonesia Raya, sesi selanjutnya selalu menyanyikan lagu Mengheningkan Cipta. Dalam keheningan kita menyanyikan lagu yang isinya sangat menyentuh dan sangat menghargai jasa para pahlawan kita. Dalam waktu yang hening itu pula kita terpikirkan apa ya yang bisa kita lakukan untuk Indonesia ini? Apa yang bisa kita lakukan selama ini untuk menghargai jasa para pahlawan kita?

Upacara Peringatan Kemerdekaan RI ke 47 dilingkungan IAIN Syekh Nurjati Cirebon : Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr. H. Sumanta Hasyim, M.Ag selaku Inspektur upacara memberikan sambutannya bahwa peringatan kemerdekaan yang sudah berumur 74 tahun bukanlah akhir perjuangan. Sebagai bangsa Indonesia peringatan ke-74 harus dimaknai sebagai momen merekatkan persatuan dan kesatuan.

Beliau juga menambahkan bahwa kita sedang menghadapi revolusi industri 4.0 sehingga harus meningkatkan SDM yang unggul, “revolusi industri 4.0 adalah era teknologi digital, apabila kita tidak bergerak ke era digital maka bangsa kita akan tertinggal. Karena itu, kita sebagai pengelola pendidikan tinggi harus mampu mengelola pesatnya kemajuan dunia digital yang mengalami perubahan begitu cepat. Perguruan tinggi merupakan ujung tombak dari pencetak SDM yang unggul. Hal ini merupakan tanggung jawab yang besar bagi kita semua.

Kesiapan SDM dalam Industri 4.0 ini menjadi penting karena mereka tidak hanya bersaing dengan sesama manusia namun juga harus meningkatkan kompetensi agar tidak tergantikan oleh mesin. Di Industri 4.0 ini memanfaatkan teknologi informasi untuk meningkatkan daya saing dan nilai tambah

Upacara Peringatan Kemerdekaan RI ke 47 dilingkungan IAIN Syekh Nurjati Cirebon : Doa Peringatan kemerdekaan RI ke 47

Ya Allah, Tuhan Yang Maha Esa,

Dengan segala kerendahan hatl, kami seluruh bangsa Indonesia bersimpuh dan mengangkat tangan mempersembahkan puji dan syukur kehadirat-Mu, atas karunia dan nikmat kemerdekaan bangsa Indonesia yang ke-74 tahun 2019, Engkaulah Maha Pencipta alamisemesta ini, Engkau jualah yang mengatur alam seisinya, dan Engkau pula yang menentukan segala-galanya.

Oleh karena itu hanya kepada-Mu kami berserah diri dan beriman, dan hanya kepada-Mu pula kami bertawakkal, dan ke hadirat-Mu-lah kami semua akan kembali

Ya Allah Ya Tuhan Kami,

Dengan semangat proklamasi kemerdekaan Indonesia yang ke-74 ini, berikanlah kami inspirasi yang tak putus-putus untuk selalu menciptakan sumber daya manusia unggul Indonesia maju dan berjaya, mampu bersaing dengan bangsa-bangsa di dunia, bangkitkan kesadaran bangsa kami

Ya Allah, Tuhan Yang Maha Bijaksana,

Perjuangan bangsa kami belum selesai, perjalanan sejarah bangsa kami masih jauh, oleh sebab Itu Ya Allah hindarkanlah bangsa dan negara kami dari fitnah dan marabahaya, jauhkan kaml dari perpecahan, perselisihan serta permusuhan, ciptakan ketulusan hati kami rasa cinta tanah air dan jadikanlah kami bangsa Indonesia yang menghargai jasa pahlawannya, serta mantapkan tekad kami, untuk membangun negara dan bangsa kami, sebagai bangsa yang beriman, bertaqwa, berakhlaq mulia, makmur, adil dan sejahtera.

Ya Allah, Tuhan Yang Maha Pemersatu,

Jadikanlah detik-detik proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia ini sebagai momentum untuk dapat merekatkan rasa kesatuan dan persatuan bangsa kami dengan sepenuh jiwa, yang hidup dalam keberagaman dan kebinekaan berdasarkan pancasila dan UUD 1945, dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia yang kami cintal, dan limpahkanlah karunia-Mu baik yang datangnya dari langit maupun dari bumi

Ya Allah Tuhan Yang Maha Pengampun,

Ampunilah semua dosa kami, dosa-dosa ibu bapak kami, guru-guru kami, dan para pemimpin kami.

Terimalah amal dan perjuangan para syuhada kami, yang telah berjuang dengan tetesan keringat, darah dan air mata, karena kami tahu Engkau maha pengampun lagi maha mengetahui.

Ya Allah, Tuhan Yang Maha Pengasih dan Penyayang,

Kabulkanlah permohonan dan doa kami, jadikan kami semua sebagai hamba-hambaMu yang beriman dan bertaqwa serta mendapat rahmat-MU, Aamiin Ya Mujibassailin.

Dr. H. Sumanta Hasyim, M.Ag selaku Inspektur Upacara HUT RI ke 47 Membacakan Teks Proklamsi.

Pengibaran Bendera Merah Putih Pada HUT RI ke 47 di Lingkungan IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Upacara Peringatan Kemerdekaan RI ke 47 dilingkungan IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Peserta Upacara Pada HUT RI ke 47 di Lingkungan IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

Upacara Peringatan Kemerdekaan RI ke 47 dilingkungan IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Tiga Dosen Yang Mendapat Penghargaaan Satyalancana Karya Satya Yaitu dari Jas Coklat H. Jajang Aisyul Muzakki, M. Pd.I, Drs. H. Masdudi, M. Pd. Dan Durtam S. Ag., M. Pd.I

Praktek Ibadah Mahasiswa IAIN Syekh Nurjati Cirebon Melaksanakan Kegiatan Sirmulasi Manasik Haji Untuk Mahasiswa

Cirebon – Praktek Ibadah Mahasiswa IAIN Syekh Nurjati Cirebon Melaksanakan Kegiatan Sirmulasi Manasik Haji Untuk Mahasiswa : Hari Kamis Tanggal 08 Agusatus 2019 Bertempat di Kampus IAIN Syekh Nurjati Cirebon Jl. Perjuangan By Pass Cirebon. IAIN Syekh Nurjati Cirebon Unit PPTQ Mengadakan Bimbingan Praktek Ibadah Dengan Kegiatan  Sirmulasi Manasik Haji Untuk Mahasiswa IAIN Syekh Nurjati.

Praktek Ibadah Mahasiswa IAIN Syekh Nurjati Cirebon Melaksanakan Kegiatan Sirmulasi Manasik Haji Untuk Mahasiswa : Dalam agama Islam terdapat 5 (lima) rukun yang wajib dijalankan dimana rukun yang ke lima hanya diwajibkan oleh orang yang mampu yaitu “Haji”. Harus jujur diakui, banyak ummat Islam yang belum pernah melaksanakan rukun Islam tersebut terdapat perasaan betapa praktik ibadah haji itu rumit dan sulit dipahami. Hal ini dapat terjadi karena kurangnya wawasan tentang tata cara (manasik) haji ataukah haji sendiri diartikan secara berlebihan sehingga sulit dimengerti. Banyak guru, ustad, kyai, ulama dan para pembimbing ibadah haji kurang pandai dalam menyampaikannya, antara konsepsi (teori) dengan praktik di lapangan.

Praktek Ibadah Mahasiswa IAIN Syekh Nurjati Cirebon Melaksanakan Kegiatan Sirmulasi Manasik Haji Untuk Mahasiswa : Manasik haji merupakan perkara yang wajib diketahui bagi mereka yang ingin menunaikan haji dan demikian pula tentang jenis haji yang akan dilaksanakan. Jika belum memahami maka kewajiban mereka untuk mencari tahu atau menanyakannya.

Praktek Ibadah Mahasiswa IAIN Syekh Nurjati Cirebon Melaksanakan Kegiatan Sirmulasi Manasik Haji Untuk Mahasiswa : Dengan muatan spirit yang begitu tinggi, kemudian banyak orang menempatkan haji sebagai puncak pengalaman spiritual seseorang (spirituality experience of person). Pada puncak keagungannya, ibadah haji sering dipahami secara berlebihan, baik dari rangkaian manasik maupun pengalaman spiritual yang menyertainya. Akibatnya, rangkaian manasik haji seperti sulit dipahami oleh orang yang mempelajarinya.

Simulasi manasik haji berbasis praktek langsung yang dapat memberikan penjelasan prosesi manasik haji secara interaktif, dari awal pemberangkatan hingga berakhirnya manasik haji.

Praktek Ibadah Mahasiswa IAIN Syekh Nurjati Cirebon Melaksanakan Kegiatan Sirmulasi Manasik Haji Untuk Mahasiswa :

 

Istilah Dalam Haji

Calhaj                         : Calon Haji    

Dam                            : Menyembelih hewan qurban

Hadyu                         : Binatang sembelihan

Hajar Aswad               : Batu hitam tempat mencium

Hari Nahr                   : Penyembelihan (10 Dzulhijjah)

Hari Tarwiyah            : Pembekalan (8 Dzulhiijah)

Hari Tasyrik                : 11, 12, 13 Dzulhijjah

Idhthiba’                      : Meletakkan tengah kain ihram di bawah ketiak, sedang kedua

ujungnya di atas pundak kiri

Istilam                         : Mencium

Miqat Makani              : Batas tempat memulai ihram

Multazam                    : Tempat munajat antara Hajar Aswad dan pintu ka’bah

Nafar                           : Rombongan

Ramal                          : Berlari kecil

Rukun Yamani             : Tempat berdoa di sudut ka’bah sebelum hajar aswad

Talbiyah                      : Dzikir saat berihram (labbaikallahumma labbaik …dst)

Taqbil                          : Mengusap

Tawaf Qudum             : Tawaf Sunnah bagi Haji Qiran dan Ifrad ketika awal masuk

masjidil haram

 

Praktek Ibadah Mahasiswa IAIN Syekh Nurjati Cirebon Melaksanakan Kegiatan Sirmulasi Manasik Haji Untuk Mahasiswa : Manfaaat Dari Simulasi Haji Adalah

  1. Untuk kalangan masyarakat

– Membantu instruktur calon jemaah haji dalam pembimbingan jamaah melalui simulasi manasik haji.

– Calon jamaah dapat melihat langsung rangkaian manasik haji secara langsung praktek untuk  memudahkan pemahaman.

– Memberikan informasi tentang tata cara pelaksanaan ibadah haji kepada calon jemaah haji secara interaktif.

  1. Untuk kalangan akademisi

– Dapat digunakan sebagai panduan pelajaran agama bagi civitas akademik baik di tingkat  sekolah maupun perguruan tinggi.

  1. Untuk kalangan pribadi

– Aplikasi yang dibuat dapat pula dieksplor (dipelajari) bagi kalangan pribadi (personal)

Praktek Ibadah Mahasiswa IAIN Syekh Nurjati Cirebon Melaksanakan Kegiatan Sirmulasi Manasik Haji Untuk Mahasiswa : Jenis Haji Pelaksanaan

 Haji Tamattu

Ibadah Haji dengan cara melaksanakan Ibadah Umroh dahulu kemudian Ibadah Haji, dan diselingi Tahallul.

  1. Ihram dari miqat untuk Umroh
  2. Ihram lagi dari miqat untuk Haji
  3. Membayar Dam

Haji Ifrad

Ibadah Haji dengan cara melaksanakan Ibadah Haji saja, tanpa diselingi Tahallul.

  1. Ihram dari miqat untuk Haji
  2. Melakukan semua pekerjaan haji
  3. Tidak membayar Dam
  4. Disunnahkan Tawaf Qudum

Haji Qiran

Ibadah Haji dengan cara melaksanakan Ibadah Haji dan Ibadah Umroh pada waktu bersamaan, tanpa diselingi Tahallul.

  1. Ihram dari miqat untuk Haji dan Umroh
  2. Melakukan semua pekerjaan haji
  3. Membayar Dam
  4. Disunnahkan Tawaf Qudum

Praktek Ibadah Mahasiswa IAIN Syekh Nurjati Cirebon Melaksanakan Kegiatan Sirmulasi Manasik Haji Untuk Mahasiswa : Tahapan haji

Lokasi Tanggal Kegiatan
Mekah

 

8 Zulhijah (pagi)

 

– Setelah berpakaian dan berniat Ihram,

berangkat dari Mekah ke Mina atau langsung ke

Arafah

 

Mina 8 Zulhijah (siang-malam)

 

– Bermalam (mabit) di Mina sebelum berangkat

ke Arafah

 

Mina – Arafah

 

9 Zulhijah (pagi-siang)

 

– Berangkat ke Arafah setelah matahari terbit

atau setelah sholat subuh

 

Arafah

 

9 Zulhijah (siang-sore)

 

– Berdoa, dzikir, tasbih sambil menunggu waktu

Wukuf (pada siang hari)

– Shalat Dzuhur dan Ashar dijama’ qasar

(Dzuhur 2 rakaat, Ashar 2 rakaat),

dilaksanakan pada waktu Dzuhur.

– Tepat ketika matahari tengah hari bergeser

(melewati jam 12 siang) ke ufuk terbenam

tibalah waktu Wukuf.

– Laksanakan Wukuf dengan berdoa, dzikir,

talbiyah, istighfar terus menerus dan berhenti

saat Maghrib.

 

Arafah – Muzdalifah

 

9 Zulhijah (sore)

 

– Setelah matahari terbenam, berangkat ke

Muzdalifah. Sholat Maghrib nanti dilakukan di

Muzdalifah (dijamak dengan sholat Isya)

 

Muzdalifah

 

9 Zulhijah (malam)

 

– Sholat Maghrib dan Isya dijamak ta’khir

– Mabit di Muzdalifah, paling tidak berhenti

sebentar sampai lewat tengah malam.

– Mengumpulkan 7 batu kecil utk melontar

Jumrah Aqabah besok pagi (setelah sholat Subuh pd tgl 10 Zulhijah)

– Setelah sholat Subuh pd tgl 10 Zulhijah, berangkat ke Mina

Mina

 

10 Zulhijah  (subuh)

 

 

– Melontar Jumrah Aqabah 7 kali

– Tahallul awal

– Ke Mekah untuk melakukan Tawaf Ifadah, Sai

dan Tahallul Qubra, bagi yang menginginkan

– Harus berada kembali di Mina sebelum

Maghrib

– Mabit di Mina sampai lewat tengah malam.

Mina

 

11 Zulhijah (subuh-malam)

 

– Melontar Jumrah Ula, Wustha dan Aqabah

masing-masing 7 kali

– Mabit di Mina, paling tidak sejak sebelum

maghrib sampai lewat tengah malam

Mina

 

12 Zulhijah (pagi)

 

– Melontar Jumrah Ula, Wustha dan Aqabah

masing-masing 7 kali

Bagi yang Nafar Awal, kembali ke Mekah

sebelum Maghrib dilanjutkan dengan Tawaf

Ifadah, Sa’i serta Tahallul Qubra bagi yang

belum bagi yang Nafar Tsani, mabit di Mina

Mina

 

13 Zulhijah (pagi)

 

Bagi yang Nafar Tsani

Melontar Jumrah Ula, Wustha dan Aqabah

masing-masing 7 kali

– Kembali ke Mekah

Mekah 13 Zulhijah (siang-malam)

 

– Tawaf Ifadah, Sa’i dan Tahallul Qubra bagi

yang belum. Tawaf dan Sa’i yang dilakukan

berfungsi sebagai Tawaf dan Sa’i Umroh. Bagi

haji Qiran dan Ifrad yang sudah melakukan Sa’i

sesudah Tawaf Qudum (ketika baru tiba di

Mekah) tidak perlu lagi melakukan Sa’i. Tinggal

melakukan Tahallul saja. Sedangkan haji Tamattu tetap Sa’i untuk kedua kalinya (sai

haji). – Ibadah Umroh dan Haji Selesai.

Persiapan Pelaksanaan Sirmulasi Manasik Haji.

Replika Padang Mahsyar
Dalam banyak pesan yang disampaikan para khatib sebelum berangkat wukuf, keadaan di Arafah merupakan replika di padang Mahsyar saat manusia dibangkitkan kembali dari kematian. Saat itu semua manusia sama di hadapan Allah SWT.

Powered by WordPress and MasterTemplate