Tag Archives: IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Upacara Peringatan Kemerdekaan RI ke 47 dilingkungan IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Cirebon – Upacara Peringatan Kemerdekaan RI ke 47 dilingkungan IAIN Syekh Nurjati Cirebon : Hari Sabtu Tanggal 17 Agusatus 2019 Bertempat Halaman Rektorat IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

Seperti yang udah kita tahu kalo 17 Agustus diperingati sebagai tanggal Kemerdekaan Indonesia. Padahal tanggal 17 Agustus upacara bendera untuk memperingati kemerdekaan itu mempunyai makna dan manfaat, Upacara di tanggal 17 Agustus itu spesial.

Upacara Peringatan Kemerdekaan RI ke 47 dilingkungan IAIN Syekh Nurjati Cirebon : Pada kesempatan Ini Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon Dr. H. Sumanta Hasyim, M.Ag Memberikan Penghargaaan Satyalancana Karya Satya Kepada PNS Yang Telah Mengabdi 30 Tahun Sebanyak 45 Orang.

Mengenang perjuangan para pahlawan untuk Indonesia

Upacara Peringatan Kemerdekaan RI ke 47 dilingkungan IAIN Syekh Nurjati Cirebon : upacara bendera 17 Agustus merupakan salah satu cara yang dapat kita lakukan demi mengahrgai dan mengenang jasa dan perjuangan para pahlawan kita.

Memperkuat rasa persaudaraan

Upacara Peringatan Kemerdekaan RI ke 47 dilingkungan IAIN Syekh Nurjati Cirebon : Kita bisa ketemu sama orang-orang yang jarang kita temui pada hari biasa. Kita bisa datang lebih dulu untuk bersilaturahmi dengan mereka. Maka dari itu, manfaat upacara 17 Agustus ini juga untuk mempererat tali silaturahmi dan juga memperkuat persaudaraan kita.

Meningkatkan rasa cinta tanah air dan nasionalisme

Upacara Peringatan Kemerdekaan RI ke 47 dilingkungan IAIN Syekh Nurjati Cirebon : Pada setiap upacara, pasti ada pengibaran bendera diiringi dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya? Di balik prosesi yang sangat khidmat itu, ada manfaatnya. Manfaatnya adalah agar kita dapat lebih mencintai tanah air dan bangga jadi bangsa Indonesia. Selain itu, biar kita semakin menjadi orang yang mempunyai jiwa dengan rasa nasionalisme yang sangat tinggi.

Sebagai refleksi diri

Upacara Peringatan Kemerdekaan RI ke 47 dilingkungan IAIN Syekh Nurjati Cirebon : Setelah menyanyikan lagu Indonesia Raya, sesi selanjutnya selalu menyanyikan lagu Mengheningkan Cipta. Dalam keheningan kita menyanyikan lagu yang isinya sangat menyentuh dan sangat menghargai jasa para pahlawan kita. Dalam waktu yang hening itu pula kita terpikirkan apa ya yang bisa kita lakukan untuk Indonesia ini? Apa yang bisa kita lakukan selama ini untuk menghargai jasa para pahlawan kita?

Upacara Peringatan Kemerdekaan RI ke 47 dilingkungan IAIN Syekh Nurjati Cirebon : Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr. H. Sumanta Hasyim, M.Ag selaku Inspektur upacara memberikan sambutannya bahwa peringatan kemerdekaan yang sudah berumur 74 tahun bukanlah akhir perjuangan. Sebagai bangsa Indonesia peringatan ke-74 harus dimaknai sebagai momen merekatkan persatuan dan kesatuan.

Beliau juga menambahkan bahwa kita sedang menghadapi revolusi industri 4.0 sehingga harus meningkatkan SDM yang unggul, “revolusi industri 4.0 adalah era teknologi digital, apabila kita tidak bergerak ke era digital maka bangsa kita akan tertinggal. Karena itu, kita sebagai pengelola pendidikan tinggi harus mampu mengelola pesatnya kemajuan dunia digital yang mengalami perubahan begitu cepat. Perguruan tinggi merupakan ujung tombak dari pencetak SDM yang unggul. Hal ini merupakan tanggung jawab yang besar bagi kita semua.

Kesiapan SDM dalam Industri 4.0 ini menjadi penting karena mereka tidak hanya bersaing dengan sesama manusia namun juga harus meningkatkan kompetensi agar tidak tergantikan oleh mesin. Di Industri 4.0 ini memanfaatkan teknologi informasi untuk meningkatkan daya saing dan nilai tambah

Upacara Peringatan Kemerdekaan RI ke 47 dilingkungan IAIN Syekh Nurjati Cirebon : Doa Peringatan kemerdekaan RI ke 47

Ya Allah, Tuhan Yang Maha Esa,

Dengan segala kerendahan hatl, kami seluruh bangsa Indonesia bersimpuh dan mengangkat tangan mempersembahkan puji dan syukur kehadirat-Mu, atas karunia dan nikmat kemerdekaan bangsa Indonesia yang ke-74 tahun 2019, Engkaulah Maha Pencipta alamisemesta ini, Engkau jualah yang mengatur alam seisinya, dan Engkau pula yang menentukan segala-galanya.

Oleh karena itu hanya kepada-Mu kami berserah diri dan beriman, dan hanya kepada-Mu pula kami bertawakkal, dan ke hadirat-Mu-lah kami semua akan kembali

Ya Allah Ya Tuhan Kami,

Dengan semangat proklamasi kemerdekaan Indonesia yang ke-74 ini, berikanlah kami inspirasi yang tak putus-putus untuk selalu menciptakan sumber daya manusia unggul Indonesia maju dan berjaya, mampu bersaing dengan bangsa-bangsa di dunia, bangkitkan kesadaran bangsa kami

Ya Allah, Tuhan Yang Maha Bijaksana,

Perjuangan bangsa kami belum selesai, perjalanan sejarah bangsa kami masih jauh, oleh sebab Itu Ya Allah hindarkanlah bangsa dan negara kami dari fitnah dan marabahaya, jauhkan kaml dari perpecahan, perselisihan serta permusuhan, ciptakan ketulusan hati kami rasa cinta tanah air dan jadikanlah kami bangsa Indonesia yang menghargai jasa pahlawannya, serta mantapkan tekad kami, untuk membangun negara dan bangsa kami, sebagai bangsa yang beriman, bertaqwa, berakhlaq mulia, makmur, adil dan sejahtera.

Ya Allah, Tuhan Yang Maha Pemersatu,

Jadikanlah detik-detik proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia ini sebagai momentum untuk dapat merekatkan rasa kesatuan dan persatuan bangsa kami dengan sepenuh jiwa, yang hidup dalam keberagaman dan kebinekaan berdasarkan pancasila dan UUD 1945, dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia yang kami cintal, dan limpahkanlah karunia-Mu baik yang datangnya dari langit maupun dari bumi

Ya Allah Tuhan Yang Maha Pengampun,

Ampunilah semua dosa kami, dosa-dosa ibu bapak kami, guru-guru kami, dan para pemimpin kami.

Terimalah amal dan perjuangan para syuhada kami, yang telah berjuang dengan tetesan keringat, darah dan air mata, karena kami tahu Engkau maha pengampun lagi maha mengetahui.

Ya Allah, Tuhan Yang Maha Pengasih dan Penyayang,

Kabulkanlah permohonan dan doa kami, jadikan kami semua sebagai hamba-hambaMu yang beriman dan bertaqwa serta mendapat rahmat-MU, Aamiin Ya Mujibassailin.

Dr. H. Sumanta Hasyim, M.Ag selaku Inspektur Upacara HUT RI ke 47 Membacakan Teks Proklamsi.

Pengibaran Bendera Merah Putih Pada HUT RI ke 47 di Lingkungan IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Upacara Peringatan Kemerdekaan RI ke 47 dilingkungan IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Peserta Upacara Pada HUT RI ke 47 di Lingkungan IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

Upacara Peringatan Kemerdekaan RI ke 47 dilingkungan IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Tiga Dosen Yang Mendapat Penghargaaan Satyalancana Karya Satya Yaitu dari Jas Coklat H. Jajang Aisyul Muzakki, M. Pd.I, Drs. H. Masdudi, M. Pd. Dan Durtam S. Ag., M. Pd.I

Praktek Ibadah Mahasiswa IAIN Syekh Nurjati Cirebon Melaksanakan Kegiatan Sirmulasi Manasik Haji Untuk Mahasiswa

Cirebon – Praktek Ibadah Mahasiswa IAIN Syekh Nurjati Cirebon Melaksanakan Kegiatan Sirmulasi Manasik Haji Untuk Mahasiswa : Hari Kamis Tanggal 08 Agusatus 2019 Bertempat di Kampus IAIN Syekh Nurjati Cirebon Jl. Perjuangan By Pass Cirebon. IAIN Syekh Nurjati Cirebon Unit PPTQ Mengadakan Bimbingan Praktek Ibadah Dengan Kegiatan  Sirmulasi Manasik Haji Untuk Mahasiswa IAIN Syekh Nurjati.

Praktek Ibadah Mahasiswa IAIN Syekh Nurjati Cirebon Melaksanakan Kegiatan Sirmulasi Manasik Haji Untuk Mahasiswa : Dalam agama Islam terdapat 5 (lima) rukun yang wajib dijalankan dimana rukun yang ke lima hanya diwajibkan oleh orang yang mampu yaitu “Haji”. Harus jujur diakui, banyak ummat Islam yang belum pernah melaksanakan rukun Islam tersebut terdapat perasaan betapa praktik ibadah haji itu rumit dan sulit dipahami. Hal ini dapat terjadi karena kurangnya wawasan tentang tata cara (manasik) haji ataukah haji sendiri diartikan secara berlebihan sehingga sulit dimengerti. Banyak guru, ustad, kyai, ulama dan para pembimbing ibadah haji kurang pandai dalam menyampaikannya, antara konsepsi (teori) dengan praktik di lapangan.

Praktek Ibadah Mahasiswa IAIN Syekh Nurjati Cirebon Melaksanakan Kegiatan Sirmulasi Manasik Haji Untuk Mahasiswa : Manasik haji merupakan perkara yang wajib diketahui bagi mereka yang ingin menunaikan haji dan demikian pula tentang jenis haji yang akan dilaksanakan. Jika belum memahami maka kewajiban mereka untuk mencari tahu atau menanyakannya.

Praktek Ibadah Mahasiswa IAIN Syekh Nurjati Cirebon Melaksanakan Kegiatan Sirmulasi Manasik Haji Untuk Mahasiswa : Dengan muatan spirit yang begitu tinggi, kemudian banyak orang menempatkan haji sebagai puncak pengalaman spiritual seseorang (spirituality experience of person). Pada puncak keagungannya, ibadah haji sering dipahami secara berlebihan, baik dari rangkaian manasik maupun pengalaman spiritual yang menyertainya. Akibatnya, rangkaian manasik haji seperti sulit dipahami oleh orang yang mempelajarinya.

Simulasi manasik haji berbasis praktek langsung yang dapat memberikan penjelasan prosesi manasik haji secara interaktif, dari awal pemberangkatan hingga berakhirnya manasik haji.

Praktek Ibadah Mahasiswa IAIN Syekh Nurjati Cirebon Melaksanakan Kegiatan Sirmulasi Manasik Haji Untuk Mahasiswa :

 

Istilah Dalam Haji

Calhaj                         : Calon Haji    

Dam                            : Menyembelih hewan qurban

Hadyu                         : Binatang sembelihan

Hajar Aswad               : Batu hitam tempat mencium

Hari Nahr                   : Penyembelihan (10 Dzulhijjah)

Hari Tarwiyah            : Pembekalan (8 Dzulhiijah)

Hari Tasyrik                : 11, 12, 13 Dzulhijjah

Idhthiba’                      : Meletakkan tengah kain ihram di bawah ketiak, sedang kedua

ujungnya di atas pundak kiri

Istilam                         : Mencium

Miqat Makani              : Batas tempat memulai ihram

Multazam                    : Tempat munajat antara Hajar Aswad dan pintu ka’bah

Nafar                           : Rombongan

Ramal                          : Berlari kecil

Rukun Yamani             : Tempat berdoa di sudut ka’bah sebelum hajar aswad

Talbiyah                      : Dzikir saat berihram (labbaikallahumma labbaik …dst)

Taqbil                          : Mengusap

Tawaf Qudum             : Tawaf Sunnah bagi Haji Qiran dan Ifrad ketika awal masuk

masjidil haram

 

Praktek Ibadah Mahasiswa IAIN Syekh Nurjati Cirebon Melaksanakan Kegiatan Sirmulasi Manasik Haji Untuk Mahasiswa : Manfaaat Dari Simulasi Haji Adalah

  1. Untuk kalangan masyarakat

– Membantu instruktur calon jemaah haji dalam pembimbingan jamaah melalui simulasi manasik haji.

– Calon jamaah dapat melihat langsung rangkaian manasik haji secara langsung praktek untuk  memudahkan pemahaman.

– Memberikan informasi tentang tata cara pelaksanaan ibadah haji kepada calon jemaah haji secara interaktif.

  1. Untuk kalangan akademisi

– Dapat digunakan sebagai panduan pelajaran agama bagi civitas akademik baik di tingkat  sekolah maupun perguruan tinggi.

  1. Untuk kalangan pribadi

– Aplikasi yang dibuat dapat pula dieksplor (dipelajari) bagi kalangan pribadi (personal)

Praktek Ibadah Mahasiswa IAIN Syekh Nurjati Cirebon Melaksanakan Kegiatan Sirmulasi Manasik Haji Untuk Mahasiswa : Jenis Haji Pelaksanaan

 Haji Tamattu

Ibadah Haji dengan cara melaksanakan Ibadah Umroh dahulu kemudian Ibadah Haji, dan diselingi Tahallul.

  1. Ihram dari miqat untuk Umroh
  2. Ihram lagi dari miqat untuk Haji
  3. Membayar Dam

Haji Ifrad

Ibadah Haji dengan cara melaksanakan Ibadah Haji saja, tanpa diselingi Tahallul.

  1. Ihram dari miqat untuk Haji
  2. Melakukan semua pekerjaan haji
  3. Tidak membayar Dam
  4. Disunnahkan Tawaf Qudum

Haji Qiran

Ibadah Haji dengan cara melaksanakan Ibadah Haji dan Ibadah Umroh pada waktu bersamaan, tanpa diselingi Tahallul.

  1. Ihram dari miqat untuk Haji dan Umroh
  2. Melakukan semua pekerjaan haji
  3. Membayar Dam
  4. Disunnahkan Tawaf Qudum

Praktek Ibadah Mahasiswa IAIN Syekh Nurjati Cirebon Melaksanakan Kegiatan Sirmulasi Manasik Haji Untuk Mahasiswa : Tahapan haji

Lokasi Tanggal Kegiatan
Mekah

 

8 Zulhijah (pagi)

 

– Setelah berpakaian dan berniat Ihram,

berangkat dari Mekah ke Mina atau langsung ke

Arafah

 

Mina 8 Zulhijah (siang-malam)

 

– Bermalam (mabit) di Mina sebelum berangkat

ke Arafah

 

Mina – Arafah

 

9 Zulhijah (pagi-siang)

 

– Berangkat ke Arafah setelah matahari terbit

atau setelah sholat subuh

 

Arafah

 

9 Zulhijah (siang-sore)

 

– Berdoa, dzikir, tasbih sambil menunggu waktu

Wukuf (pada siang hari)

– Shalat Dzuhur dan Ashar dijama’ qasar

(Dzuhur 2 rakaat, Ashar 2 rakaat),

dilaksanakan pada waktu Dzuhur.

– Tepat ketika matahari tengah hari bergeser

(melewati jam 12 siang) ke ufuk terbenam

tibalah waktu Wukuf.

– Laksanakan Wukuf dengan berdoa, dzikir,

talbiyah, istighfar terus menerus dan berhenti

saat Maghrib.

 

Arafah – Muzdalifah

 

9 Zulhijah (sore)

 

– Setelah matahari terbenam, berangkat ke

Muzdalifah. Sholat Maghrib nanti dilakukan di

Muzdalifah (dijamak dengan sholat Isya)

 

Muzdalifah

 

9 Zulhijah (malam)

 

– Sholat Maghrib dan Isya dijamak ta’khir

– Mabit di Muzdalifah, paling tidak berhenti

sebentar sampai lewat tengah malam.

– Mengumpulkan 7 batu kecil utk melontar

Jumrah Aqabah besok pagi (setelah sholat Subuh pd tgl 10 Zulhijah)

– Setelah sholat Subuh pd tgl 10 Zulhijah, berangkat ke Mina

Mina

 

10 Zulhijah  (subuh)

 

 

– Melontar Jumrah Aqabah 7 kali

– Tahallul awal

– Ke Mekah untuk melakukan Tawaf Ifadah, Sai

dan Tahallul Qubra, bagi yang menginginkan

– Harus berada kembali di Mina sebelum

Maghrib

– Mabit di Mina sampai lewat tengah malam.

Mina

 

11 Zulhijah (subuh-malam)

 

– Melontar Jumrah Ula, Wustha dan Aqabah

masing-masing 7 kali

– Mabit di Mina, paling tidak sejak sebelum

maghrib sampai lewat tengah malam

Mina

 

12 Zulhijah (pagi)

 

– Melontar Jumrah Ula, Wustha dan Aqabah

masing-masing 7 kali

Bagi yang Nafar Awal, kembali ke Mekah

sebelum Maghrib dilanjutkan dengan Tawaf

Ifadah, Sa’i serta Tahallul Qubra bagi yang

belum bagi yang Nafar Tsani, mabit di Mina

Mina

 

13 Zulhijah (pagi)

 

Bagi yang Nafar Tsani

Melontar Jumrah Ula, Wustha dan Aqabah

masing-masing 7 kali

– Kembali ke Mekah

Mekah 13 Zulhijah (siang-malam)

 

– Tawaf Ifadah, Sa’i dan Tahallul Qubra bagi

yang belum. Tawaf dan Sa’i yang dilakukan

berfungsi sebagai Tawaf dan Sa’i Umroh. Bagi

haji Qiran dan Ifrad yang sudah melakukan Sa’i

sesudah Tawaf Qudum (ketika baru tiba di

Mekah) tidak perlu lagi melakukan Sa’i. Tinggal

melakukan Tahallul saja. Sedangkan haji Tamattu tetap Sa’i untuk kedua kalinya (sai

haji). – Ibadah Umroh dan Haji Selesai.

Persiapan Pelaksanaan Sirmulasi Manasik Haji.

Replika Padang Mahsyar
Dalam banyak pesan yang disampaikan para khatib sebelum berangkat wukuf, keadaan di Arafah merupakan replika di padang Mahsyar saat manusia dibangkitkan kembali dari kematian. Saat itu semua manusia sama di hadapan Allah SWT.

Kunjungan dan Sosilalisai Promosi Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini ke Pondok Pesantren dan Madrasah wilayah Kuningan, Ciamis, dan Tasikmalaya

Yayasan Pendidikan dan Dakwan Islam Al-Mutawally MTS Al-Mutawally Mathla'ul Anwar Bojong, Kec. Cilimus, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat 45556.

Cirebon – Kunjungan dan Sosilalisai Promosi Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini ke Pondok Pesantren dan Madrasah wilayah Kuningan, Ciamis, dan Tasikmalaya ; Memasuki Masa-Masa Penerimaan Mahasiswa Baru, Jurusan pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Institut Agama Islam Negeri Syekh Nurjati Cirebon Fakultas  Melakukukan Kegiatan Kunjungan dan Sosilalisai Promosi Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini ke Pondok Pesantren dan Madrasah wilayah Kuningan, Ciamis, dan Tasikmalaya  Sosialisasi Mengenai Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru. Kegiatan Ini Langsung Berkunjung ke Pondok Pesantren dan Madrasah wilayah Kuningan, Ciamis, dan Tasikmalaya, Rabu 31 Juli 2019.

Kunjungan dan Sosilalisai Promosi Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini ke Pondok Pesantren dan Madrasah wilayah Kuningan, Ciamis, dan Tasikmalaya ; Acara sosialisasi itu disambut Baik  oleh kepala sekolah MTS Al-Mutawally Mathla’ul Anwar Bojong, Kec. Cilimus  Kabupaten Kuningan, SMK Terpadu Al Hasan Ciamis Kertasari, Kec. Ciamis, Kabupaten Ciamis, Pondok Pesantren Miftahul Huda Manonjaya Tasikmalaya, MAN Awipari Tasikmalaya Jl Awipari, Kecamatan Cibeureum Kota Tasikmalaya. Tujuannya, Untuk Memaparkan Informasi Mengenai Penerimaan Mahasiswa Baru Yang Akan Dihadapi Para Mahasiswa Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Isntitut Agama Islam Negeri Syekh Nurjati Cirebon.

Kunjungan dan Sosilalisai Promosi Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini ke Pondok Pesantren dan Madrasah wilayah Kuningan, Ciamis, dan Tasikmalaya ; Dr. Asep Mulyana, M. Si. Ketua Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Institut Agama Islam Negeri Syekh Nurjati Cirebon , pihak yang memberikan Pemaparan Tentang Jurusan Yang Ada di Isntitut Agama Islam Negeri Syekh Nurjati Cirebon Khususnya Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini Mengenai Program dan Keunggulan Jurusan Serta Kelulusan Mahasiswa Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini.

Kunjungan dan Sosilalisai Promosi Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini ke Pondok Pesantren dan Madrasah wilayah Kuningan, Ciamis, dan Tasikmalaya ; Sosialisasi Penerimaan Mahasiswa Baru Ke Daerah-Daerah Menjadi Tugas Rutin Setiap Tahunnya Bagi Institut Agama Islam Negeri Syekh Nurjati Cirebon Khususnya Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan. Tahun ini, Institut Agama Islam Negeri Syekh Nurjati Cirebon Khususnya Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan mendapat jatah wilayah sosialisasi di Pondok Pesantren dan Madrasah wilayah Kuningan, Ciamis, dan Tasikmalaya.

 Kunjungan dan Sosilalisai Promosi Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini ke Pondok Pesantren dan Madrasah wilayah Kuningan, Ciamis, dan Tasikmalaya

Yayasan Pendidikan dan Dakwan Islam Al-Mutawally MTS Al-Mutawally Mathla’ul Anwar Bojong, Kec. Cilimus, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat 45556.

Penyerahan Cinderamata SMK Terpadu Al Hasan Ciamis Kunjungan dan Sosilalisai Promosi Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini ke Pondok Pesantren dan Madrasah wilayah Kuningan, Ciamis, dan Tasikmalaya

Penyerahan Cinderamata SMK Terpadu Al Hasan Ciamis Jl. Jenderal Ahmad Yani No.120, Kertasari, Kec. Ciamis, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat 46213.

Kunjungan Sekolah Tinggi Agama Islam Manggala Pacet Bandung ke Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini

Cirebon – Kunjungan Sekolah Tinggi Agama Islam Manggala Pacet Bandung ke Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini : Pada hari Rabu tanggal 30 Juli 2019, Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Ilmu Tarbiyah dan keguruan  Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon Mendapat Kunjungan Dari Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Manggala Pacet, Bandung.

Kunjungan Sekolah Tinggi Agama Islam Manggala Pacet Bandung ke Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini : Kunjungan yang dilakukan oleh Sekolah Tinggi Agama Islam Manggala Ini Ditujukan Dalam Rangka Studi Banding Karena Pihak Sekolat Tinggi Agama Islam Manggala Akan Membuka Program Studi Pendidikan Islam Aanak Usia Dini. Acara penyambutan pun dilakukan langsung oleh Dr. H.  Farihin, M. Pd. selaku Dekan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) yang didampingi oleh Wakil Dekan 3 Bidang Kemahasiswaan, Dr. H. Saifuddin, M. Ag.

Kunjungan Sekolah Tinggi Agama Islam Manggala Pacet Bandung ke Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini : Setalah Acara Penyambutan, Ketua Jurusan, Dr. Asep Mulyana, M. Si.  Bersama Dosen Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Institut Agama Islam Negeri Syekh Nurjati Cirebon Maulidya Ulfah, S. Pd.I., M. Pd.I., Aip Saripudin, M. Pd., Jazariyah, M. Pd. Mendampingi Rombongan Sekolah Tinggi Agama Islam Manggala untuk Berkunjung Langsung ke Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini yang berada di Gedung Laboratorium  Terpadu Institut Agama Islam Negeri Syekh Nurjati Cirebon Jl. Saladara  Majasem. Di Jurusan Dilakukan Dialog Interaktif dan Berbagai Pertanyaan Pun Terus Mencuat Terkait Hal-Hal Yang Harus Dilakukan Dalam Rangka Mempersiapkan Pembukaan Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini di Sekolah Tinggi Agama Islam Manggala, Dari Mulai Mekanisme Pengelolaan, Kurikulum Yang Digunakan, Aktivitas Perkuliahan, Metode Dan Strategi Pembelajaran, Output dan Outcomes Lulusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Hingga Standarisasi Untuk Akreditasi. Bahkan, Salah Satu Perwakilaan Dari Mereka Mengungkapkan Bahwa Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini di IAIN Syekh Nurjati Cirebon Sangat Representatif Untuk Dijadikan Benchmarking Bagi Pihak Mereka. Selanjutnya, Rombongan Sekolah Tinggi Agama Islam  Manggala Diajak Berkeliling Untuk Melihat Ruang Pembelajaran Hingga Ruang Media Yang Digunakan Untuk Menyimpan Produk-Produk Kreatif Hasil Karya Mahasiswa Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini. Di ruang Media, Dosen-Dosen Sekolah Tinggi Agama Islam Manggala Mengungkapkan Rasa Takjubnya Melihat Karya-Karya Mahasiswa Yang Beraneka Ragam Dan Sangat Kreatif.

Kunjungan Sekolah Tinggi Agama Islam Manggala Pacet Bandung ke Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini : Setelah Selesai Berkeliling, Pihak Sekolah Tinggi Agama Islam Manggala Memberikan Cinderamata Berupa Plakat Yang Diterima Langsung Oleh Ketua Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Dr. Asep Mulyana, M.Si. Setelah itu, Sebagai Tanda Mata, Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini pun Memberikan Dua Buah Jurnal Awlady dan mengajak Pihak Sekolah Tinggi Agama Islam Manggala untuk Berpartisipasi Mengirimkan Tulisannya Di Jurnal Awlady Yang Dikelola Langsung Oleh Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini IAIN Syekh Nurjati Cirebon. Sebagai Tindak Lanjut, Semoga Ada Kerja Sama Yang Bisa Dilakukan Antara Institut Agama Islam Negeri Syekh Nurjati Cirebon Dengan Sekolah Tinggi Agama Islam Manggala Dalam Bidang Keagamaan Maupun Bidang Keilmuan Lainnya Sehingga Silaturahmi Yang Terjalin Tidak Terputus Begitu Saja.

Kunjungan Sekolah Tinggi Agama Islam Manggala Pacet Bandung ke Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini

Penyambutan Tamu Sekolah Tinggi Agama Islam Manggala Pacet Bandung oleh Pihat Dekanat Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN Syekh Nurjati Cirebon di Ruang Dekan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan.

Kunjungan Sekolah Tinggi Agama Islam Manggala Pacet Bandung ke Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini

Dialog Antara Sekolah Tinggi Agama Islam Manggala Pacet Bandung oleh Pihat Dekanat Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

Kunjungan Sekolah Tinggi Agama Islam Manggala Pacet Bandung ke Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini

Sekolah Tinggi Agama Islam Manggala Pacet Bandung Berkunjung ke Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Di Jl. Saladara Majasem Cirebon.

Resital Musik, Gerak dan Cipta Lagu Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Cirebon- Resital Musik, Gerak dan Cipta Lagu Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN Syekh Nurjati Cirebon ; Jum’at, 19 Juli 2019 Bertempat di Gedung Laboratotium Terpadu IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini Mata Kuliah Musik, Gerak Dan Cipta Lagu Anak Usia Dini Dosen Pengampu H. Sunarto S.Sn Mengadakan Kegiatan Resital Musik, Gerak Dan Cipta Lagu Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini.  Resital Adalah Pertunjukan Musik Yang Direncanakan, Disiapkan, Dan Ditampilkan Secara Mandiri Atau Dengan Bantuan Orang Lain. Resital Merupakan Ujian Akhir Yang Wajib Dilakukan Oleh Mahasiswa Semester 4 Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini.

Resital Musik, Gerak dan Cipta Lagu Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN Syekh Nurjati Cirebon ; Kesenian Ini Menggunakan Medium Seni Ganda Atau Kolektif Karena Didukung Oleh Beberapa Cabang Seni Antara Lain Tari, Musik, Dan Cipta Lagu. Hasil Penelitian Menunjukkan Bahwa Musik Iringan Dalam Randai Terbagi Menjadi Dua, Yaitu Musik Internal Dan Musik Eksternal. Musik Internal Adalah Musik Atau Bunyi-Bunyian Yang Berasal Dari Anggota Tubuh Manusia (Penari), Misalnya Tepukan Tangan, Petik Jari, Tepuk Dada, Siulan, Hentakan Kaki Ke Tanah Dan Sebagainya, Sedangkan Musik Eksternal Adalah Bunyi-Bunyian Atau Suara Yang Berasal Dari Alat Musik Atau Instrumen Seperti Talempong, Gandang, Saluang, Dan Rabab.

Resital Musik, Gerak dan Cipta Lagu Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini ; Setiap Bentuk Tari Diciptakan Dengan Kesadaran Tinggi. Kesadaran Itu Mencakup Tari Itu Disajikan, Aksesoris, Keunikan Gerak, Busana, Musik, Dan Fungsi Bagi Masyarakat Pemiliknya.

Bayangkan Saja Jika Setiap Kepala Memiliki Daya Kreasi (Gagasan0 Lebih Dari Seratus, Maka Ribuan Media Masa Di Seluruh Dunia Dalam Kurun Waktu Tertentu Mampu Menghasilkan Karya Tari Dengan Berbagai Model, Gaya, Dan Keunikan Masing-Masing.

Resital Musik, Gerak dan Cipta Lagu Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN Syekh Nurjati Cirebon ; Istilah Modern Biasanya Dihadapkan Dengan Istilah Tradisi. Tradisi Adalah Menyangkut Tentang Keajegan, Adat Istiadat, Kuno, Kemapanan, Dan Hal-Hal Yang Berbau Ketinggalan. Sementara Pengertian Modern Menjadi Sebaliknya, Yaitu Bergerak, Berubah, Maju, Bebas, Baru, Kontemporer Atau Hal-Hal Yang Bersifat Progresif. Maka Kostum Tari Modern Jelas Harus Memenuhi Unsur Kebebasan Dalam Penggunaan Aksesoris, Tata Rias, Properti, Atau Bahkan Sama Sekali Tidak Menggunakan Unsur Kostum Ini.

Keunikan Gerak, Iringan, Dan Kostrum Suatu Tarian Menjadi Petanda Atau Ciri Milik Suatu Kelompok, Daerah, Etnis, Atau Bangsa.

Resital Musik, Gerak dan Cipta Lagu Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN Syekh Nurjati Cirebon ; Pergelaran Atau Pertunjukan Seni Tari Merupakan Suatu Kegiatan Yang Mempertunjukkan Kepada Orang Lain Tentang Hasil Karya Seni Tari Yang Dibuat Melalui Proses Penciptaan, Untuk Dinikmati Dan Dirasakan Isi Keindahannya. Namun Setiap Pergelaran Seni Tari Mempunyai Maksud Dan Tujuan Yang Berbeda.

Resital Musik, Gerak dan Cipta Lagu Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini ; Sinopis Menjadi Bagian Yang Penting Dalam Suatu Pertunjukan Tari, Baik Tari Tradisonal, Kreasi, Maupun Modern Apalagi Kontemporer. Sinopis Terutama Diperlukan Bagi Garapan Tari Kontemporer Yang Tidak Berpijak Pada Sedi Tradisi. Tari Yang Tidak Disertai Uraian Resital Musik, Gerak dan Cipta Lagu Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini ; Tambahan, Kemungkinan Hanya Dianggap Sebagai Gerak, Rias Busana, Dan Aksesoris Yang Dikenakan Seorang Penari, Tanpa Menggetahui Makna Atau Pesan Dari Isi Tari, Terutama Bagi Penonton Yang Awam. Oleh Karena Itu, Sinopis Dianggap Penting Karena Tidak Semua Penonton Mampu Menangkap Makna, Isi, Atau Pesan Yang Disampaikan Dalam Garapan Tari Kontemporer. Adanya Sinopis Akan Sangat Membantu Penonton Atau Masyarakat Awam Agar Dapat Memahami Maksud Dari Koreografer Yang Dituangkan Dalam Sajian Hasil Karya Tari Melaui Simbol Gerak Dan Unsur Pendukung Lainnya.

Resital Musik, Gerak dan Cipta Lagu Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Kelompok Tari Pasang Jabet Foto Bersama Dengan Civitas Akademika Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Ilmu Tarbiyah Dan Keguruan IAIN Syekh Nurjati Cirebon Usai Kegiatan Resital Musik, Gerak Dan Cipta Lagu Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

Resital Musik, Gerak dan Cipta Lagu Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Kelompok Tari Pasang Jabet Penampilan Mahasiswa Dalam Kegiatan Resital Musik, Gerak Dan Cipta Lagu Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

Bersama Mahasiswa IAIN Syekh Nurjati Cirebon Peserta KKN Kepala Desa Kembali Mensosialisasi Gerakan Kembali Bersekolah

Cirebon – Bersama Mahasiswa IAIN Syekh Nurjati Cirebon Peserta KKN Kepala Desa Kembali Mensosialisasi Gerakan Kembali Bersekolah ; Gerakan Kembali Bersekolah Yang Telah Dicanangkan Bupati Brebes, Salah Satu Di Kecamatan Losari Desa Bojongsari Bersama Dengan Mahasiswa KKN IAIN Syekh Nurjati Cirebon Kembali Dimantapkan Dengan Pertemuan Bersama Masyarakat Setempat.

Bersama Mahasiswa IAIN Syekh Nurjati Cirebon Peserta KKN Kepala Desa Kembali Mensosialisasi Gerakan Kembali Bersekolah ; Kegiatan Ini Dimulai Hari Sabtu 13 Juli 2019 Seluruh Peserta KKN Mahasiswa IAIN Syekh Nurjati Cirebon Melakukan Pendataan Dan Survei Langsung Ke Lapangan Siapa Saja Yang Putus Sekolah Dan Tidak Bersekolah Di Usia Sekolah, Dan Mendorong Mereka Untuk Bisa Kembali Bersekolah.

Bersama Mahasiswa IAIN Syekh Nurjati Cirebon Peserta KKN Kepala Desa Kembali Mensosialisasi Gerakan Kembali Bersekolah ; Dengan Kegiatan Ini Mahasiswa IAIN Syekh Nurjati Cirebon Maka Akan Didapat Data Yang Lebih Akurat Tentang Jumlah Putus Dan Tidak Sekolah.

Bersama Mahasiswa IAIN Syekh Nurjati Cirebon Peserta KKN Kepala Desa Kembali Mensosialisasi Gerakan Kembali Bersekolah ; Agar Kedepan Tidak Ada Lagi Anak Yang Putus Sekolah, Bahkan Anak Akan Lebih Giat Untuk Sekolah Dan Belajar Lebih Rajin.

Bersama Mahasiswa IAIN Syekh Nurjati Cirebon Peserta KKN Kepala Desa Kembali Mensosialisasi Gerakan Kembali Bersekolah ; Program Ini Adalah Bentuk Ikhtiar Bersama Untuk Mencari, Merangkul Dan Mengajak Anak Usia Sekolah Yang Tidak Bersekolah Karena Berbagai Alasan Untuk Kembali Masuk Ke Sekolah.

Bersama Mahasiswa IAIN Syekh Nurjati Cirebon Peserta KKN Kepala Desa Kembali Mensosialisasi Gerakan Kembali Bersekolah ; Sasaran Program Ini Adalah Anak Perempuan Dan Laki-Laki Berusia Yang Pernah Bersekolah Di Jenjang Pendidikan Menengah Atas Baik di SMA/SMK/MA Dan Sederajat, Namun Tidak Dapat Melanjutkan Pendidikan Sampai Tamat Karena Berbagai Alasan.
Kedua, Anak Perempuan Dan Laki-Laki Berusia Yang Memiliki Ijazah SMP/MTs dan Sederajat, Namun Tidak Pernah Melanjutkan Pendidikan Ke Jenjang Pendidikan Menengah.

Program Kembali Ke Sekolah Atas Keprihatinannya Dengan Banyaknya Anak Usia Produktif  Yang Putus Sekolah Karena Berbagai Alasan. Jumlahnya Tidak Sedikit Dari Jumlah Penduduk.

Program Ini Harus Didukung Semua Pihak. Tidak Saja Menjadi Tanggungjawab Pemerintah Belaka.

Respons Publik Atas Banyaknya Anak Putus Sekolah Harus Terus Dibangun, Agar Publik Juga Ikut Berpartisipasi Minimal Melaporkan Ke Pemerintah Jika Melihat Ada Anak Yang Tidak Sekolah.

Bersama Mahasiswa IAIN Syekh Nurjati Cirebon Peserta KKN Kepala Desa Kembali Mensosialisasi Gerakan Kembali Bersekolah

Peserta KKN Mahasiswa IAIN Syekh Nurjati Cirebon Bersama Aparat Desa melakukan Pendataan Anak Yang Putus Sekolah Terkait Dengan Wacana Bupati Brebes Tentang Gerakan Kembali Bersekolah.

Bersama Mahasiswa IAIN Syekh Nurjati Cirebon Peserta KKN Kepala Desa Kembali Mensosialisasi Gerakan Kembali Bersekolah

Peserta KKN Mahasiswa IAIN Syekh Nurjati Cirebon Bersama Aparat Desa melakukan Sosislaisasi ke Masyarakat Terkait Dengan Wacana Bupati Brebes Tentang Gerakan Kembali Bersekolah.

Bersama Mahasiswa IAIN Syekh Nurjati Cirebon Peserta KKN Kepala Desa Kembali Mensosialisasi Gerakan Kembali Bersekolah

Peserta KKN Mahasiswa IAIN Syekh Nurjati Cirebon Melakukan Survei Dan Pendataan Ke Masyarakat Terkait Dengan Wacana Bupati Brebes Tentang Gerakan Kembali Bersekolah.

Powered by WordPress and MasterTemplate