FITK IAIN Syekh Nurjati Cirebon Mengadakan Kegiatan Peningkatan Profesionalisme Guru dengan pola Lesson Study Mendampingi Guru PAUD se Kota Cirebon

Cirebon – FITK IAIN Syekh Nurjati Cirebon Mengadakan Kegiatan Peningkatan Profesionalisme Guru dengan pola Lesson Study Mendampingi Guru PAUD se Kota Cirebon :  Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Institut Agama Islam Negeri Syekh Nurjati Cirebon Mengadakan Peningkatan Profesionalisme Guru dengan pola Lesson Study Mendampingi Guru PAUD se Kota Cirebon untuk penyusunan perencanaan pembelajaran dan menganalisis pengembangan materi PAI untuk tiap Kompetensi Dasar. Acara Ini Berlangsung 05 Oktober 2019. Bertempat di SMK telkom sekar Kemuning Kota cirebon, pada kesempatan Ini dihadiri Oleh 20 guru PAUD Se Kota Cirebon Dengan Narasumber Oleh Jazariyah, M. Pd. Dosen Jurusan PIAUD Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIn Syekh Nurjati Cirebon.

FITK IAIN Syekh Nurjati Cirebon Mengadakan Kegiatan Peningkatan Profesionalisme Guru dengan pola Lesson Study Mendampingi Guru PAUD se Kota Cirebon : LAMPIRAN I

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

REPUBLIK INDONESIA NOMOR 137 TAHUN 2014

TENTANG STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI

 

 

STANDAR ISI TENTANG TINGKAT PENCAPAIAN PERKEMBANGAN ANAK

  1. KELOMPOK USIA LAHIR 12 BULAN

 

Lingkup

Perkembangan

Tingkat Pencapaian Perkembangan Anak
3 bulan 3 6 bulan 6 9 bulan 9 12 bulan
I. Nilai Agama dan Moral  

 

Mendengar berbagai do’a, lagu religi, dan ucapan baik sesuai dengan agamanya

 

 

Melihat dan mendengar berbagai ciptaan Tuhan (makhluk hidup)

 

 

1. Mengamati berbagai ciptaan Tuhan

2. Mendengarkan berbagai do’a, lagu religi, ucapan baik serta sebutan nama Tuhan

 

 

Mengamati kegiatan ibadah di sekitarnya

II. Fisik-

motorik

A. Motorik

Kasar

 

1. Berusaha mengangkat kepala saat ditelungkupkan

2. Menoleh ke kanan dan

ke kiri

3. Berguling  (miring) ke kanan dan ke kiri

 

1. Tengkurap dengan dada diangkat dan kedua tangan menopang

2. Duduk dengan bantuan

 

3. Mengangkat

 

1. Tengkurap bolak- balik tanpa bantuan

2. Mengambil  benda

yang  terjangkau

 

 

 

 

3. Memukul-

 

1. Berjalan dengan berpegangan

2. Bertepuk tangan

 

 

 

Lingkup

Perkembangan

Tingkat Pencapaian Perkembangan Anak
3 bulan 3 6 bulan 6 9 bulan 9 12 bulan
kedua kaki saat terlentang

4. Kepala tegak ketika duduk dengan bantuan

mukulkan, melempar, atau menjatuhkan benda yang dipegang

4. Merangkak ke segala arah

5. Duduk tanpa bantuan

6. Berdiri berpegangan

 

B.  Motorik

Halus

 

1. Memiliki refleks menggenggam jari ketika telapak tangannya disentuh

2. Memainkan jari tangan dan kaki

3. Memasukkan jari ke dalam mulut

 

1.   Memegang benda dengan lima jari

2.   Memainkan benda dengan tangan

3.   Meraih benda di depannya

 

1. Memegang benda dengan ibu jari dan jari telunjuk (menjumput)

2. Meremas

3. Memindahkan

benda dari satu tangan ke tangan yang lain

 

1. Memasukkan benda ke mulut

2. Menggaruk kepala

3. Memegang benda kecil atau tipis (misal: potongan buah atau biskuit)

4. Memindahkan benda dari satu

tangan ke tangan yang lain

 

C. Kesehatan dan Perilaku Keselamatan

 

1. Berat badan sesuai tingkat usia

2. Tinggi badan sesuai

tingkat usia

 

1. Berat badan sesuai  tingkat usia

 

1. Berat badan sesuai tingkat usia

2. Tinggi badan sesuai

tingkat usia

 

1. Menjerit saat merasa tidak aman

2. Berat badan sesuai

tingkat usia

2

Lingkup

Perkembangan

Tingkat Pencapaian Perkembangan Anak
3 bulan 3 6 bulan 6 9 bulan 9 12 bulan
3. Berat badan sesuai dengan standar tinggi badan

4. Lingkar kepala sesuai

tingkat usia

5. Telah diimunisasi sesuai jadwal

2. Tinggi badan sesuai tingkat usia

3. Berat badan

sesuai dengan standar tinggi badan

4. Lingkar kepala sesuai tingkat usia

5. Telah diimunisasi sesuai jadwal

6. Bermain air ketika mandi

7. Merespon ketika lapar (misal, menangis, mencari puting susu ibu)

 

 

 

8. Menangis ketika mendengar suara keras

3. Berat badan sesuai dengan standar tinggi badan

4. Lingkar kepala

sesuai tingkat usia

5. Telah diimunisasi sesuai jadwal

6.  Menunjuk makanan yang diinginkan

7.  Mencari pengasuh atau orangtua

3. Tinggi badan sesuai tingkat usia

4. Berat badan sesuai dengan standar tinggi badan

5. Lingkar kepala sesuai tingkat usia

6. Telah diimunisasi sesuai jadwal

7. Menjerit saat

merasa tidak aman

3

Lingkup

Perkembangan

Tingkat Pencapaian Perkembangan Anak
3 bulan 3 6 bulan 6 9 bulan 9 12 bulan
III. Kognitif

A. Mengenali

lingkungan di sekitarnya

 

1. Mengenali wajah orang terdekat (ibu/ayah)

2. Mengenali suara orang

terdekat (ibu/ayah)

 

1. Memperhatikan benda  yang ada di hadapannya

2. Mendengarkan suara-suara di sekitarnya Ingin tahu lebih

dalam dengan benda yang

dipegangnya (misal: cara membongkar, membanting, dll)

 

Mengamati berbagai benda yang bergerak

 

Memahami perintah sederhana

 

B. Menunjuk kan reaksi atas rangsangan

 

Memperhatikan benda bergerak atau suara/mainan yang menggantung  di atas tempat tidur

 

Mengulurkan kedua tangan untuk meminta (misal: digendong, dipangku, dipeluk)

 

1. Mengamati benda yang dipegang kemudian dijatuhkan

2. Menjatuhkan benda yang dipegang secara berulang

3. Berpaling ke arah sumber suara

 

1. Memberi reaksi menoleh  saat namanya dipanggil

2. Mencoba mencari

benda yang disembunyikan

3. Mencoba membuka/ menutup gelas/cangkir

4

 

Lingkup

Perkembangan

Tingkat Pencapaian Perkembangan Anak
3 bulan 3 6 bulan 6 9 bulan 9 12 bulan
IV. Bahasa Mengeluark an suara untuk menyataka n keinginan atau

sebagai reaksi atas stimulan

 

1. Menangis

2. Berteriak

3. Bergumam

4. Berhenti menangis setelah keinginannya terpenuhi (misal: setelah digendong atau diberi susu)

 

1. Memperhatikan

/ mendengarkan ucapan orang

2. Meraban atau berceloteh

(babbling);

seperti ba ba ba)

3. Tertawa kepada

orang yang mengajak berkomunikasi

 

1. Mulai menirukan kata yang terdiri dari dua suku kata

2. Merespon

permainan “cilukba”

 

1. Menyatakan penolakan dengan menggeleng atau menangis

2. Menunjuk benda yang diinginkan

V. Sosial-

emosional

 

1. Menatap dan tersenyum

2. Menangis untuk

mengekspresi kan ketidak nyamanan (misal, BAK, BAB, lingkungan panas)

 

1.   Merespon dengan

gerakan tangan

dan kaki

2.   Menangis apabila tidak

mendapatkan yang diinginkan

3.   Merespon dengan

menangis/ menggerakkan tubuh pada

 

Menempelkan kepala bila merasa nyaman dalam pelukan (gendongan) atau meronta kalau merasa tidak nyaman

 

1. Menyatakan keinginan dengan berbagai gerakan tubuh dan

ungkapan kata-kata sederhana

2. Meniru cara menyatakan perasaan (misal, cara memeluk, mencium)

5

Lingkup

Perkembangan

Tingkat Pencapaian Perkembangan Anak
3 bulan 3 6 bulan 6 9 bulan 9 12 bulan
orang yang belum dikenal
VI. Seni

A. Mampu

membedaka n antara bunyi dan suara

 

Menoleh pada  berbagai suara musik atau bunyi- bunyian dengan irama teratur

 

1. Mendengarkan berbagai jenis musik atau bunyi-bunyian dengan irama yang teratur

2. Menjatuhkan benda untuk didengar suaranya

 

1. Melakukan tepuk tangan sederhana dengan irama tertentu

2. Tertarik dengan mainan yang

mengeluarkan bunyi

 

1. Menggerakkan tubuh ketika mendengarkan musik

2. Memainkan alat permainan yang

mengeluarkan bunyi

 

Lingkup

Perkembangan

Tingkat Pencapaian Perkembangan Anak
3 bulan 3 6 bulan 6 9 bulan 9 12 bulan
 

B. Tertarik dengan suara atau musik

 

1. Mendengar, menoleh, , atau memperhatikan musik atau suara dari pembicaraan orang tua/orang di sekitarnya

2. Melihat obyek yang diatasnya

 

1.  Memperhatikan orang berbicara

2.  Memalingkan kepala mengikuti suara orang

3.  Memperhatikan jika didengarkan irama lagu dari mainan yang bersuara

4.  Mengikuti irama lagu dengan suaranya secara sederhana

5.  Mengamati obyek yang berbunyi  di sekitanya

 

1. Anak tertawa ketika diperlihatkan stimulus yang lucu/aneh

2. Merespon bunyi atau

suara dengan gerakan tubuh (misal: bergoyang-goyang) dengan ekspresi wajah yang sesuai

 

1. Memukul benda dengan irama teratur

2. Bersuara mengikuti irama musik atau lagu

 

C. Tertarik dengan berbagai macam karya seni

 

Melihat ke gambar atau benda yang ditunjukkan 30 cm dari wajahnya

 

Menoleh atau memalingkan wajah secara spontan ketika ditunjukkan

foto/ gambar/cermin dan berusaha menyentuh

 

Berusaha memegang benda, alat tulis yang diletakkan di hadapannya

 

Mencoret di atas media

(misal: kertas, tembok)

 

  1. KELOMPOK USIA 12 24 BULAN
 

Lingkup

Perkembangan

 

Tingkat Pencapaian Perkembangan Anak

12 18 bulan 18 24 bulan
I. Nilai  Agama dan Moral Tertarik pada kegiatan ibadah (meniru

gerakan ibadah, meniru bacaan do’a)

1. Menirukan gerakan ibadah dan doa

2. Mulai  menunjukkan  sikap-sikap  baik  (seperti yang diajarkan agama) terhadap orang yang sedang beribadah

3. Mengucapkan salam dan  kata-kata baik, seperti maaf, terima kasih pada situasi yang sesuai

II. Fisik-motorik

A. Motorik Kasar

1.  Berjalan beberapa langkah tanpa bantuan

2.  Naik turun tangga atau  tempat

yang lebih tinggi dengan merangkak

3.  Dapat bangkit dari posisi duduk

4.  Melakukan gerak menendang bola

5.  Berguling ke segala arah

6.  Berjalan beberapa langkah tanpa

bantuan

1. Berjalan sendiri tanpa jatuh

2. Melompat di tempat

3. Naik turun tangga atau tempat yang lebih tinggi

dengan bantuan

4. Berjalan mundur beberapa langkah

5. Menarik dan mendorong benda yang ringan

(kursi kecil)

6. Melempar bola ke depan tanpa kehilangan

keseimbangan

7. Menendang bola ke arah depan

8. Berdiri dengan satu kaki selama satu atau dua

detik

9. Berjongkok

 

Lingkup

Perkembangan

 

Tingkat Pencapaian Perkembangan Anak

12 18 bulan 18 24 bulan
B. Motorik

Halus.

1. Membuat coretan bebas

2. Menumpuk  tiga kubus ke atas

3. Memegang gelas dengan dua tangan

4. Memasukkan  benda-benda ke

dalam wadah

5. Menumpahkan benda-benda dari

wadah

1. Membuat garis vertikal atau horisontal

2. Membalik halaman buku walaupun belum sempurna

3. Menyobek kertas

 

D.Kesehatan dan Perilaku Keselamatan

1. Berat badan sesuai standar usia

2. Tinggi badan sesuai standar usia

3. Berat badan sesuai dengan standar

tinggi badan

4. Lingkar kepala sesuai standar pada usia

5. Mencuci tangan dengan bantuan

6. Merespon larangan orangtua namun

masih memerlukan pengawasan dan bantuan

 

1. Berat badan sesuai standar usia

2. Tinggi badan sesuai standar usia

3. Berat badan sesuai dengan standar tinggi badan

4. Lingkar kepala sesuai standar pada usia

5. Mencuci tangan sendiri

6. Makan dengan sendok walau belum rapi

7. Menggosok gigi dengan bantuan

8. Memegang tangan orang dewasa ketika di

tempat umum

9. Mengenal beberapa penanda rasa sakit (misal:

menunjukkan rasa sakit pada bagian badan

tertentu)

 

 

Lingkup

Perkembangan

 

Tingkat Pencapaian Perkembangan Anak

12 18 bulan 18 24 bulan
III. Kognitif

A.Belajar dan Pemecahan Masalah

 

1. Menyebut beberapa nama benda, jenis makanan

2. Menanyakan nama benda yang

belum dikenal

3. Mengenal beberapa warna dasar

(merah, biru, kuning, hijau)

4. Menyebut nama sendiri dan orang- orang yang dikenal

 

1. Mempergunakan alat permainan dengan cara memainkannya tidak beraturan,  seperti balok dipukul-pukul

2. Memahami  gambar wajah orang

3. Memahami milik diri sendiri dan orang lain

seperti: milik saya, milik kamu

4. Menyebutkan berbagai nama makanan dan rasanya (misal,garam-asin, gula-manis)

 

B.Berpikir Logis

 

1. Membedakan ukuran benda (besar- kecil)

2. Membedakan penampilan yang rapi

atau tidak

3. Merangkai puzzle sederhana

 

1.Menyusun balok dari besar ke kecil atau sebaliknya

2.Mengetahui akibat dari suatu perlakuannya

(misal: menarik taplak meja akan menjatuhkan

barang-barang di atasnya)

3.Merangkai puzzle

 

C. Berpikir

Simbolik

 

Menyebutkan bilangan tanpa menggunakan jari dari 1 -10 tetapi masih suka ada yang terlewat

 

Menyebutkan angka satu sampai lima dengan menggunakan jari

IV. Bahasa

A. Memahami

Bahasa

 

1. Menunjuk bagian tubuh yang ditanyakan

2. Memahami tema cerita yang

didengar

 

1. Menaruh perhatian pada gambar-gambar dalam buku

2. Memahami  kata-kata sederhana dari ucapan

yang didengar

 

 

Lingkup

Perkembangan

 

Tingkat Pencapaian Perkembangan Anak

12 18 bulan 18 24 bulan
 

B. Mengungkapk an Bahasa

 

1. Merespons pertanyaan dengan jawaban “Ya atau Tidak”

2. Mengucapkan kalimat yang terdiri

dari dua kata

 

1. Menjawab pertanyaan dengan  kalimat pendek

2. Menyanyikan lagu sederhana

3. Menyatakan keinginan dengan kalimat

 

 

 

pendek

V. Sosial- Emosional  

1. Menunjukkan reaksi marah apabila merasa terganggu, seperti permainannya diambil

2. Menunjukkan reaksi yang berbeda terhadap orang yang baru dikenal

3. Bermain bersama teman tetapi sibuk

dengan mainannya sendiri

4. Memperhatikan/mengamati teman- temannya yang beraktivitas

 

1. Mengekspresikan berbagai reaksi emosi  (senang, marah, takut,  kecewa)

2. Menunjukkan reaksi menerima atau menolak

kehadiran orang lain

3. Bermain bersama teman dengan mainan yang sama

4. Meniru perilaku orang dewasa yang pernah dilihatnya

5. Makan dan minum sendir.

VI. Seni

A. Anak mampu membedakan antara bunyi dan suara

 

1. Bisa menyanyikan lagu hanya kata terakhir (misalnya, “burung kakak

…..” anak hanya menyebutkan kata

“tua”)

2. Merespon berbagai macam suara

orang terdekat, musik, atau lagu dengan menggoyangkan badan

3. Mengetahui suara binatang

 

1.  Anak mengenali musik dari program audio visual yang disukai (radio, TV, komputer, laptop)

2.  Mendengar sesuatu dalam waktu yang lama

3.  Secara berulang bermain dengan alat

permainan yang mengeluarkan suara

4.  Anak tertawa saat mendengar humor yang lucu

 

 

Lingkup

Perkembangan

 

Tingkat Pencapaian Perkembangan Anak

12 18 bulan 18 24 bulan
4. Paham adanya perbedaan suara/bahasa orang di sekitarnya (terutama ibu dan orang terdekatnya)
 

B. Tertarik dengan musik, lagu, atau nada bicara tertentu

 

Menirukan bunyi, suara, atau musik dengan irama yang teratur

 

1. Bertepuk tangan dan bergerak mengikuti irama dan birama

2. Bergumam lagu dengan 4 bait (misalnya, lagu

balonku, bintang kecil, burung kakak tua)

3. Meniru suara binatang

4. Menunjukkan suatu reaksi kalau dilarang atau

diperintah

 

C. Tertarik dengan karya seni dan mencoba membuat suatu gerakan yang menimbulkan bunyi

 

1. Mencoret – coret

2. Mengusap dengan tangan pada

kertas/kain dengan menggunakan berbagai media (misal, media bubur aci berwarna, cat air)

 

1. Menggambar dari beberapa garis

2. Membentuk suatu karya  sederhana (berbentuk

bulat atau lonjong) dari plastisin

3. Menyusun 4-6 balok membentuk suatu model

4. Bertepuk tangan dengan pola sederhana

 

  1. KELOMPOK USIA 2 4 TAHUN
 

Lingkup

Perkembangan

Tingkat Pencapaian Perkembangan Anak
2 3 tahun 3 4 tahun
I. Nilai Agama dan

Moral

 

1. Mulai meniru gerakan berdoa/sembahyang sesuai dengan agamanya

2. Mulai memahami kapan mengucapkan salam, terima kasih, maaf, dsb

 

1. Mengetahui  perilaku yang berlawanan meskipun belum selalu dilakukan seperti pemahaman perilaku baik-buruk, benar-salah, sopan-tidak sopan

2. Mengetahui  arti kasih dan sayang kepada ciptaan Tuhan

3. Mulai meniru doa pendek sesuai dengan agamanya

II.Fisik-motorik

A. Motorik Kasar

 

1. Berjalan sambil berjinjit

2. Melompat ke depan dan ke belakang dengan dua kaki

3. Melempar dan menangkap bola

4. Menari mengikuti irama

5. Naik-turun tangga atau tempat

yang lebih tinggi/rendah dengan berpegangan

 

1. Berlari sambil membawa sesuatu yang ringan

(bola)

2. Naik-turun tangga atau tempat yang lebih

tinggi dengan kaki bergantian

3. Meniti di atas papan yang cukup lebar

4. Melompat turun dari ketinggian kurang lebih

20 cm (di bawah tinggi lutut anak)

5. Meniru gerakan senam sederhana seperti

menirukan gerakan pohon, kelinci melompat)

6. Berdiri dengan satu kaki

 

 

Lingkup

Perkembangan

Tingkat Pencapaian Perkembangan Anak
2 3 tahun 3 4 tahun
B. Motorik Halus 1. Meremas kertas atau kain dengan menggerakkan lima jari

2. Melipat kain/kertas meskipun belum rapi/lurus

3. Menggunting kertas tanpa pola

4. Koordinasi jari tangan cukup baik untuk memegang benda pipih seperti sikat gigi, sendok

1. Menuang air, pasir, atau biji-bijian ke dalam tempat penampung (mangkuk, ember)

2. Memasukkan benda kecil ke dalam botol

(potongan lidi, kerikil, biji-bijian)

3. Meronce benda yang cukup besar

4. Menggunting kertas mengikuti pola garis lurus

 

C. Kesehatan dan Perilaku Keselamatan

 

1. Berat badan sesuai Tingkat usia

2. Tinggi badan sesuai Tingkat usia

3. Berat badan sesuai dengan standar

tinggi badan

4. Lingkar kepala sesuai Tingkat usia

5. Mencuci, membilas, dan mengelap

ketika cuci tangan tanpa bantuan

6. Memberitahu   orang   dewasa   bila sakit

7. Mencuci    atau    mengganti    alat makan bila jatuh

 

1. Berat badan sesuai Tingkat usia

2. Tinggi badan sesuai Tingkat usia

3. Berat  badan  sesuai  dengan  standar  tinggi

badan

4. Lingkar kepala sesuai Tingkat usia

5. Membersihkan  kotoran  (ingus)

6. Menggosok  gigi

7. Memahami arti warna lampu lalu lintas

8. Mengelap tangan dan muka sendiri

9. Memahami kalau berjalan di sebelah kiri

III.   Kognitif

 

 

Lingkup

Perkembangan

Tingkat Pencapaian Perkembangan Anak
2 3 tahun 3 4 tahun
A.Belajar dan

Pemecahan

Masalah

1. Melihat dan menyentuh benda yang ditunjukkan oleh orang lain

2. Meniru cara pemecahan orang dewasa atau teman

3. Konsentrasi dalam mengerjakan

sesuatu tanpa bantuan orangtua

4. Mengeksplorasi sebab dan akibat

5. Mengikuti kebiasaan sehari-hari

(mandi, makan, pergi ke sekolah)

1. Paham bila ada  bagian yang hilang dari suatu pola gambar seperti pada gambar wajah orang

matanya tidak ada, mobil bannya copot, dsb

2. Menyebutkan berbagai nama makanan dan rasanya (garam, gula atau cabai)

3. Menyebutkan berbagai macam kegunaan dari benda

4. Memahami persamaan antara dua benda

5. Memahami perbedaan antara dua hal dari jenis yang sama seperti membedakan antara buah rambutan dan pisang; perbedaan antara ayam dan kucing

6. Bereksperimen dengan bahan menggunakan

cara baru

7. Mengerjakan tugas sampai selesai

8. Menjawab apa yang akan terjadi selanjutnya

dari berbagai kemungkinan

9. Menyebutkan bilangan angka 1-10

10. Mengenal beberapa huruf atau abjad tertentu dari A-z yang pernah dilihatnya

 

 

Lingkup

Perkembangan

Tingkat Pencapaian Perkembangan Anak
2 3 tahun 3 4 tahun
 

B. Berpikir Logis

 

1. Menyebut bagian-bagian suatu gambar seperti gambar wajah orang, mobil, binatang, dsb

2. Mengenal bagian-bagian tubuh

(lima bagian)

3. Memahami konsep ukuran (besar- kecil, panjang-pendek)

4. Mengenal tiga macam bentuk

 

5. Mulai mengenal pola

6. Memahami simbol angka dan maknanya

 

1. Menempatkan benda dalam urutan ukuran

(paling kecil-paling besar)

2. Mulai mengikuti pola tepuk tangan

3. Mengenal konsep banyak dan sedikit

4. Mengenali alasan mengapa ada sesuatu yang tidak masuk dalam kelompok tertentu

5. Menjelaskan model/karya yang dibuatnya

 

C. Berfikir Simbolik

 

1. Meniru perilaku orang lain dalam menggunakan barang

2. Memberikan nama atas karya yang

dibuat

3. Melakukan aktivitas seperti kondisi nyata (misal: memegang gagang telpon)

 

1. Menyebutkan peran dan tugasnya (misal, koki tugasnya memasak)

2. Menggambar atau membentuk sesuatu

konstruksi yang mendeskripsikan sesuatu

yang spesifik

3. Melakukan aktivitas bersama teman dengan

terencana (bermain berkelompok dengan memainkan peran tertentu seperti yang telah direncanakan)

 

Lingkup

Perkembangan

Tingkat Pencapaian Perkembangan Anak
2 3 tahun 3 4 tahun
IV. Bahasa

A. Memahami

Bahasa

 

1. Memainkan kata/suara yang didengar dan diucapkan berulang- ulang

2. Hafal beberapa lagu anak

sederhana

3. Memahami cerita/dongeng sederhana

4. Memahami perintah sederhana seperti letakkan mainan di atas meja, ambil mainan dari dalam kotak

 

1. Pura-pura membaca cerita bergambar dalam buku dengan kata-kata sendiri

2. Mulai memahami dua perintah yang diberikan bersamaan contoh: ambil mainan di atas meja

lalu berikan kepada ibu pengasuh atau pendidik

 

B. Mengungkapkan

Bahasa.

 

1. Menggunakan kata tanya dengan tepat (apa, siapa, bagaimana, mengapa, dimana).

2. Menggunakan 3 atau 4 kata untuk memenuhi kebutuhannya (misal,

mau minum air putih)

 

1. Mulai menyatakan keinginan dengan mengucapkan kalimat sederhana (6 kata)

2. Mulai menceritakan pengalaman yang dialami dengan cerita sederhana

V. Sosial-emosional

A. Kesadaran Diri

 

1. Memberi salam setiap mau pergi

2. Memberi rekasi percaya pada orang dewasa

3. Menyatakan perasaan terhadap

anak lain

 

1. Mengikuti aktivitas dalam suatu kegiatan besar (misal: piknik)

2. Meniru apa yang dilakukan orang dewasa

3. Bereaksi terhadap hal-hal yang tidak benar

(marah bila diganggu)

4. Mengatakan perasaan secara verbal

 

 

Lingkup

Perkembangan

Tingkat Pencapaian Perkembangan Anak
2 3 tahun 3 4 tahun
4. Berbagi peran dalam suatu permainan (misal: menjadi dokter,

perawat, pasien)

 

B. Tanggungjawab

Diri dan Orang lain

 

1. Mulai bisa mengungkapkan ketika ingin  buang air kecil dan buang air besar

2. Mulai memahami hak orang lain

(harus antri, menunggu giliran.

3. Mulai menunjukkan sikap berbagi,

membantu, bekerja bersam.

 

1. Mulai bisa melakukan buang air kecil tanpa bantuan.

2. Bersabar menunggu gilira.

3. Mulai menunjukkan sikap toleran sehingga dapat bekerja dalam kelompo.

4. Mulai menghargai orang lain.

5. Mulai menunjukkan ekspresi menyesal ketika melakukan kesalahan

 

C. Perilaku Prososial

 

1. Bermain secara kooperatif dalam kelompok

2. Peduli dengan orang lain

(tersenyum, menanggapi bicara)

3. Membagi pengalaman yang benar dan salah pada orang lain

4. Bermain bersama berdasarkan aturan tertentu

 

1. Membangun kerjasama

2. Memahami adanya perbedaan perasaan

(teman takut, saya tidak)

3. Meminjam dan meminjamkan mainan

VI. Seni

A. Anak mampu membedakan

antara bunyi dan

 

Memperhatikan dan mengenali suara yang bernyanyi atau berbicara

 

1.  Mengenali    berbagai    macam    suara    dari kendaraan

2.  Meminta untuk diperdengarkan lagu favorit

 

 

Lingkup

Perkembangan

Tingkat Pencapaian Perkembangan Anak
2 3 tahun 3 4 tahun
suara secara berulang
 

B. Tertarik dengan kegiatan musik, gerakan orang, hewan maupun tumbuhan

 

1. Menyanyi sampai tuntas dengan irama yang benar (nyanyian pendek atau 4 bait)

2. Menyanyikan lebih dari  3 lagu dengan irama yang yang benar sampai tuntas (nyanyian pendek atau 4 bait)

3. Bersama teman-teman

menyanyikan lagu

4. Bernyanyi mengikuti irama dengan

bertepuk tangan atau menghentakkan kaki

5. Meniru gerakan berbagai binatang

6. Paham bila orang terdekatnya (ibu)

menegur

7. Mencontoh gerakan orang lain

8. Bertepuk tangan sesuai irama

 

1. Mendengarkan atau menyanyikan lagu

2. Menggerakkan tubuh sesuai irama

3. Bertepuk tangan sesuai irama musik

4. Meniru aktivitas orang baik secara  langsung maupun melalui media. (misal, cara minum/cara bicara/perilaku seperti ibu)

5. Bertepuk tangan dengan pola yang berirama

(misalnya bertepuk tangan sambil mengikuti

irama nyanyian)

 

 

Lingkup

Perkembangan

Tingkat Pencapaian Perkembangan Anak
2 3 tahun 3 4 tahun
 

C.  Tertarik dengan kegiatan atau karya seni

 

1. Menggambar benda-benda lebih spesifik

2. Mengamati dan membedakan benda di sekitarnya yang  di dalam rumah

 

1.  Menggambar dengan menggunakan beragam media (cat air, spidol, alat menggambar) dan cara (seperti finger painting, cat air, dll)

2.  Membentuk sesuatu dengan plastisin

3.  Mengamati dan membedakan benda di sekitarnya yang  di luar rumah

 

  1. KELOMPOK USIA 4 6 TAHUN

 

 

Lingkup

Perkembangan

 

Tingkat Pencapaian Perkembangan Anak

 

Usia 4 – 5 tahun

 

Usia 5 6 tahun

I.   Nilai Agama dan

Moral

 

1. Mengetahui agama yang dianutnya

2. Meniru gerakan beribadah dengan

urutan yang benar

3. Mengucapkan doa sebelum dan/atau

sesudah melakukan sesuatu

4. Mengenal perilaku baik/sopan dan buruk

5. Membiasakan diri berperilaku baik

6. Mengucapkan salam dan membalas salam

 

1. Mengenal agama yang dianut

2. Mengerjakan ibadah

3. Berperilaku jujur, penolong, sopan, hormat, sportif, dsb

4. Menjaga kebersihan diri dan lingkungan

5. Mengetahui hari besar agama

6. Menghormati (toleransi) agama orang lain

II. Fisik-motorik

A. Motorik Kasar

 

1. Menirukan gerakan binatang, pohon tertiup angin, pesawat  terbang, dsb

2. Melakukan gerakan menggantung

(bergelayut)

3. Melakukan gerakan melompat, meloncat, dan berlari secara terkoordinasi

4. Melempar sesuatu secara terarah

5. Menangkap sesuatu secara tepat

6. Melakukan gerakan antisipasi

7. Menendang sesuatu secara terarah

8. Memanfaatkan alat permainan di luar kelas

 

1. Melakukan gerakan tubuh secara terkoordinasi untuk melatih kelenturan, keseimbangan, dan kelincahan

2. Melakukan koordinasi gerakan mata-kaki-

tangan-kepala dalam menirukan tarian atau senam

3. Melakukan permainan fisik dengan aturan

4. Terampil menggunakan tangan kanan dan kiri

5. Melakukan kegiatan kebersihan diri

 

 

Lingkup

Perkembangan

 

Tingkat Pencapaian Perkembangan Anak

 

Usia 4 – 5 tahun

 

Usia 5 6 tahun

 

B. Motorik Halus

 

1. Membuat garis vertikal, horizontal, lengkung kiri/kanan, miring kiri/kanan, dan lingkaran

2. Menjiplak bentuk

3. Mengkoordinasikan mata dan tangan

untuk melakukan gerakan yang rumit

4. Melakukan gerakan manipulatif untuk menghasilkan suatu bentuk

dengan menggunakan berbagai media

5. Mengekspresikan diri dengan berkarya seni menggunakan berbagai

media

6. Mengontrol gerakan tangan yang

meggunakan otot halus  (menjumput, mengelus, mencolek, mengepal, memelintir, memilin, memeras)

 

1.  Menggambar sesuai gagasannya

2.  Meniru bentuk

3.  Melakukan eksplorasi dengan berbagai

media dan kegiatan

4.  Menggunakan alat tulis  dan alat makan

dengan benar

5.  Menggunting sesuai dengan pola

6.  Menempel gambar dengan tepat

7.  Mengekspresikan diri melalui gerakan menggambar secara rinci

 

 

Lingkup

Perkembangan

 

Tingkat Pencapaian Perkembangan Anak

 

Usia 4 – 5 tahun

 

Usia 5 6 tahun

 

C.Kesehatan  dan Perilaku Keselamatan

 

1. Berat badan sesuai tingkat usia

2. Tinggi badan sesuai tingkat usia

3. Berat badan sesuai dengan standar

tinggi badan

4. Lingkar kepala sesuai tingkat usia

5. Menggunakan toilet  (penggunaan air, membersihkan diri) dengan bantuan minimal

6. Memahami berbagai alarm bahaya

(kebakaran, banjir, gempa)

7. Mengenal rambu lalu lintas yang ada

di jalan

 

1.  Berat badan sesuai tingkat usia

2.  Tinggi badan sesuai standar usia

3.  Berat badan sesuai dengan standar tinggi

badan

4.  Lingkar kepala sesuai tingkat usia

5.  Menutup hidung dan mulut (misal, ketika batuk dan bersin)

6.  Membersihkan, dan membereskan tempat

bermain

7.  Mengetahui situasi yang membahayakan diri

8.  Memahami tata cara menyebrang

9.  Mengenal  kebiasaan buruk bagi kesehatan

(rokok, minuman keras)

 

 

Lingkup

Perkembangan

 

Tingkat Pencapaian Perkembangan Anak

 

Usia 4 – 5 tahun

 

Usia 5 6 tahun

IV. Kognitif

A. Belajar dan Pemecahan Masalah

 

1. Mengenal benda berdasarkan fungsi (pisau untuk memotong, pensil untuk menulis)

2. Menggunakan benda-benda sebagai permainan simbolik (kursi sebagai mobil)

3. Mengenal konsep sederhana dalam kehidupan sehari-hari (gerimis, hujan,

gelap, terang, temaram, dsb)

4. Mengetahui konsep banyak dan sedikit

5. Mengkreasikan sesuatu sesuai dengan idenya sendiri yang terkait dengan berbagai pemecahan masalah

6. Mengamati benda dan gejala  dengan rasa ingin tahu

7. Mengenal pola kegiatan dan menyadari pentingnya waktu

8. Memahami posisi/kedudukan dalam keluarga, ruang, lingkungan sosial (misal: sebagai peserta didik/anak/teman)

 

1. Menunjukkan aktivitas yang bersifat eksploratif dan menyelidik (seperti: apa yang terjadi ketika air ditumpahkan)

2. Memecahkan masalah sederhana dalam kehidupan sehari-hari dengan cara yang fleksibel dan diterima sosial

3. Menerapkan pengetahuan atau pengalaman dalam konteks yang baru

4. Menunjukkan sikap kreatif dalam menyelesaikan  masalah (ide, gagasan di luar kebiasaan)

 

 

 

Lingkup

Perkembangan

 

Tingkat Pencapaian Perkembangan Anak

 

Usia 4 – 5 tahun

 

Usia 5 6 tahun

 

B. Berfikir Logis

 

1. Mengklasifikasikan benda berdasarkan fungsi, bentuk atau warna atau ukuran

2. Mengenal gejala sebab-akibat yang terkait dengan dirinya

3. Mengklasifikasikan benda ke dalam kelompok yang sama atau kelompok yang sejenis atau kelompok yang berpasangan dengan 2 variasi

4. Mengenal pola (misal, AB-AB dan

ABC-ABC) dan mengulanginya

5. Mengurutkan benda berdasarkan 5 seriasi ukuran atau warna

 

1.  Mengenal perbedaan berdasarkan ukuran:

“lebih dari”; “kurang dari”; dan “paling/ter”

2.  Menunjukkan inisiatif dalam memilih tema

permainan (seperti: ”ayo  kita bermain

pura-pura seperti burung”)

3.  Menyusun perencanaan kegiatan yang akan dilakukan

4.  Mengenal sebab-akibat tentang

lingkungannya (angin bertiupmenyebabkan daun bergerak, air dapat menyebabkan sesuatu menjadi basah)

5.  Mengklasifikasikan benda berdasarkan warna, bentuk, dan ukuran (3 variasi)

6.  Mengklasifikasikan benda yang lebih

banyak ke dalam kelompok yang sama atau kelompok yang sejenis, atau kelompok

berpasangan yang lebih dari 2 variasi

7.  Mengenal pola ABCD-ABCD

8.  Mengurutkan benda berdasarkan ukuran dari paling kecil ke paling besar atau sebaliknya

 

Lingkup

Perkembangan

 

Tingkat Pencapaian Perkembangan Anak

 

Usia 4 – 5 tahun

 

Usia 5 6 tahun

 

C. Berfikir Simbolik

 

1. Membilang banyak benda satu sampai sepuluh

2. Mengenal konsep bilangan

3. Mengenal lambang bilangan

4. Mengenal lambang huruf

 

1. Menyebutkan lambang bilangan 1-10

2. Menggunakan lambang bilangan untuk menghitung

3. Mencocokkan bilangan dengan lambang bilangan

4. Mengenal berbagai macam lambang huruf vokal dan konsonan

5. Merepresentasikan berbagai macam  benda

dalam bentuk gambar atau tulisan (ada benda pensil yang diikuti tulisan dan gambar pensil)

II. Bahasa

A. Memahami bahasa

 

1. Menyimak perkataan orang lain

(bahasa ibu atau bahasa lainnya)

2. Mengerti dua perintah yang diberikan bersamaan

3. Memahami cerita yang dibacakan

4. Mengenal perbendaharaan kata mengenai kata sifat (nakal, pelit, baik hati, berani, baik, jelek, dsb)

5. Mendengar dan membedakan bunyi- bunyian dalam  Bahasa Indonesia (contoh, bunyi dan ucapan harus sama)

 

1. Mengerti beberapa perintah secara bersamaan

2. Mengulang kalimat yang lebih kompleks

3. Memahami aturan dalam suatu permainan

4. Senang dan menghargai bacaan

 

 

Lingkup

Perkembangan

 

Tingkat Pencapaian Perkembangan Anak

 

Usia 4 – 5 tahun

 

Usia 5 6 tahun

B. Mengungkapkan

Bahasa

1.   Mengulang kalimat sederhana

2.   Bertanya dengan kalimat yang benar

3.   Menjawab pertanyaan sesuai pertanyaan

4.   Mengungkapkan perasaan dengan kata sifat (baik, senang, nakal, pelit, baik hati, berani, baik, jelek, dsb)

5.   Menyebutkan kata-kata yang dikenal

6.   Mengutarakan pendapat kepada

orang lain

7.   Menyatakan alasan terhadap sesuatu yang diinginkan atau

ketidaksetujuan

8.   Menceritakan kembali

cerita/dongeng yang pernah didengar

9.   Memperkaya perbendaharaan kata

10. Berpartisipasi dalam percakapan

1. Menjawab pertanyaan yang lebih kompleks

2. Menyebutkan kelompok gambar yang memiliki bunyi yang sama

3. Berkomunikasi secara lisan,  memiliki

perbendaharaan kata, serta mengenal simbol-simbol untuk persiapan membaca, menulis dan berhitung

4. Menyusun kalimat sederhana dalam struktur lengkap (pokok kalimat-predikat-

keterangan)

5. Memiliki lebih banyak kata-kata untuk mengekpresikan ide pada orang lain

6. Melanjutkan sebagian cerita/dongeng yang telah diperdengarkan

7. Menunjukkkan pemahaman konsep-konsep dalam buku cerita

 

C. Keaksaraan

 

1.  Mengenal simbol-simbol

2.  Mengenal suara–suara hewan/benda yang ada di sekitarnya

3.  Membuat coretan yang bermakna

4.  Meniru (menuliskan dan

mengucapkan)  huruf A-Z

 

1. Menyebutkan simbol-simbol huruf yang dikenal

2. Mengenal suara huruf  awal dari nama

benda-benda yang ada di sekitarnya

3. Menyebutkan kelompok gambar yang

memiliki bunyi/huruf awal yang sama.

4. Memahami hubungan antara bunyi dan bentuk huruf

27

 

Lingkup

Perkembangan

 

Tingkat Pencapaian Perkembangan Anak

 

Usia 4 – 5 tahun

 

Usia 5 6 tahun

5. Membaca nama sendiri

6. Menuliskan nama sendiri

7. Memahami arti kata dalam cerita

V. Sosial-emosional

A. Kesadaran Diri

 

1. Menunjukkan sikap mandiri  dalam memilih kegiatan

2. Mengendalikan perasaan

3. Menunjukkan rasa percaya diri

4. Memahami peraturan dan disiplin

5. Memiliki sikap gigih (tidak mudah menyerah)

6. Bangga terhadap hasil karya sendiri

 

1. Memperlihatkan kemampuan diri untuk menyesuaikan dengan situasi

2. Memperlihatkan kehati-hatian kepada orang

yang belum dikenal (menumbuhkan

kepercayaan pada orang dewasa yang tepat)

3. Mengenal perasaan sendiri dan mengelolanya secara wajar (mengendalikan

diri secara wajar)

 

B. Rasa tanggung jawab untuk diri sendiri dan orang lain

 

1. Menjaga diri sendiri dari lingkungannya

2. Menghargai keunggulan orang lain

3. Mau berbagi, menolong, dan membantu teman

 

1. Tahu akan hak nya

2. Mentaati aturan kelas (kegiatan, aturan)

3. Mengatur diri sendiri

4. Bertanggung jawab atas perilakunya untuk kebaikan diri sendiri

 

C. Perilaku Prososial

 

1. Menunjukan antusiasme dalam melakukan permainan kompetitif secara positif

 

1. Bermain dengan teman sebaya

2. Mengetahui perasaan temannya dan merespon secara wajar

3. Berbagi dengan orang lain

 

 

Lingkup

Perkembangan

 

Tingkat Pencapaian Perkembangan Anak

 

Usia 4 – 5 tahun

 

Usia 5 6 tahun

2. Menaati aturan yang berlaku dalam

suatu permainan

3. Menghargai orang lain

4. Menunjukkan rasa empati

4. Menghargai  hak/pendapat/karya orang lain

5. Menggunakan cara yang diterima secara sosial dalam menyelesaikan masalah (menggunakan fikiran untuk menyelesaikan masalah)

6. Bersikap kooperatif dengan teman

7. Menunjukkan sikap toleran

8. Mengekspresikan emosi yang sesuai dengan kondisi yang ada (senang-sedih-antusias

dsb)

9. Mengenal tata krama dan sopan santun sesuai dengan nilai sosial budaya setempat

VI. Seni

A. Anak mampu

menikmati berbagai alunan lagu atau suara

 

1. Senang mendengarkan berbagai macam musik atau lagu kesukaannya

2. Memainkan alat

musik/instrumen/benda yang dapat membentuk irama yang teratur

 

1. Anak bersenandung atau bernyanyi sambil mengerjakan sesuatu

2. Memainkan alat musik/instrumen/benda

bersama teman

 

Lingkup

Perkembangan

 

Tingkat Pencapaian Perkembangan Anak

 

Usia 4 – 5 tahun

 

Usia 5 6 tahun

 

B. Tertarik dengan kegiatan seni

 

1. Memilih  jenis lagu yang disukai

2. Bernyanyi sendiri

3. Menggunakan imajinasi untuk

mencerminkan perasaan dalam sebuah peran

4. Membedakan peran fantasi dan kenyataan

5. Menggunakan dialog, perilaku, dan berbagai materi dalam menceritakan suatu cerita

6. Mengekspresikan  gerakan dengan irama yang bervariasi

7. Menggambar objek di sekitarnya

8. Membentuk berdasarkan objek yang dilihatnya (mis. dengan plastisin,

tanah liat)

 

1. Menyanyikan lagu dengan sikap yang benar

2. Menggunakan berbagai macam alat musik tradisional maupun alat musik lain untuk

menirukan suatu irama atau lagu tertentu

3. Bermain drama sederhana

4. Menggambar berbagai macam bentuk yang beragam

5. Melukis dengan berbagai cara dan objek

6. Membuat karya seperti bentuk sesungguhnya dengan berbagai bahan

(kertas, plastisin, balok, dll)

 

 

Lingkup

Perkembangan

 

Tingkat Pencapaian Perkembangan Anak

 

Usia 4 – 5 tahun

 

Usia 5 6 tahun

9. Mendeskripsikan sesuatu (seperti

binatang) dengan ekspresif  yang berirama (contoh, anak menceritakan gajah dengan gerak dan mimik tertentu)

10.Mengkombinasikan berbagai warna

ketika menggambar atau mewarnai

 

MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA,

MOHAMMAD NUH

Telah diperiksa dan disetujui oleh:

Kepala Biro Hukum dan Organisasi  

Ketua BSNP

Direktur Jenderal

PAUDNI

 

Sekretaris Jenderal

 

FITK IAIN Syekh Nurjati Cirebon Mengadakan Kegiatan Peningkatan Profesionalisme Guru dengan pola Lesson Study Mendampingi Guru PAUD se Kota Cirebon : LAMPIRAN I
PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
REPUBLIK INDONESIA
NOMOR 146 TAHUN 2014
TENTANG
KURIKULUM 2013 PENDIDIKAN ANAK USIA DINI

KERANGKA DASAR DAN STRUKTUR KURIKULUM
PENDIDIKAN ANAK USIA DINI

  1. PENDAHULUAN
    A. Latar Belakang
    1. Pengertian Kurikulum
    Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional menyebutkan bahwa kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu. Berdasarkan pengertian tersebut, terdapat dua dimensi kurikulum. Dimensi pertama adalah rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan pelajaran, sedangkan yang kedua adalah cara yang digunakan untuk kegiatan pembelajaran.
    Kurikulum 2013 Pendidikan Anak Usia Dini yang diberlakukan mulai tahun ajaran 2014/2015 memenuhi kedua dimensi tersebut.
  2. Rasional Pengembangan Kurikulum 2013 Pendidikan Anak Usia Dini
    Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) merupakan pendidikan yang paling fundamental karena perkembangan anak di masa selanjutnya akan sangat ditentukan oleh berbagai stimulasi bermakna yang diberikan sejak usia dini. Awal kehidupan anak merupakan masa yang paling tepat dalam memberikan dorongan atau upaya pengembangan agar anak dapat berkembang secara optimal.
    Undang Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional Bab I Pasal 1 butir 14 menyatakan bahwa PAUD merupakan suatu upaya pembinaan yang ditujukan kepada anak sejak lahir sampai dengan usia 6 tahun yang dilakukan melalui rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan belajar dalam memasuki pendidikan lebih lanjut. Undang-undang ini mengamanatkan bahwa pendidikan harus dipersiapkan secara terencana dan bersifat holistik sebagai dasar anak memasuki pendidikan lebih lanjut. Masa usia dini adalah masa emas perkembangan anak dimana semua aspek perkembangan dapat dengan mudah distimulasi. Periode emas ini hanya berlangsung satu kali sepanjang rentang kehidupan manusia. Oleh karena itu, pada masa usia dini perlu dilakukan upaya pengembangan menyeluruh yang melibatkan aspek pengasuhan, kesehatan, pendidikan, dan perlindungan.
    Penelitian menunjukkan bahwa masa peka belajar anak dimulai dari anak dalam kandungan sampai 1000 hari pertama kehidupannya. Menurut ahli neurologi, pada saat lahir otak bayi mengandung 100 sampai 200 milyar neuron atau sel syaraf yang siap melakukan sambungan antar sel. Sekitar 50% kapasitas kecerdasan manusia telah terjadi ketika usia 4 tahun, 80% telah terjadi ketika berusia 8 tahun, dan mencapai titik kulminasi 100% ketika berusia 8 sampai 18 tahun. Penelitian lain juga menunjukkan bahwa stimulasi pada usia lahir-3 tahun ini jika didasari pada kasih sayang bahkan bisa merangsang 10 trilyun sel otak. Namun demikian, dengan satu bentakan saja 1 milyar sel otak akan rusak, sedangkan tindak kekerasan akan memusnahkan 10 miliar sel otak.
    Salah satu upaya yang dapat dilakukan dalam rangka pengembangan potensi tersebut adalah dengan program pendidikan yang terstruktur. Salah satu komponen untuk pendidikan yang terstruktur adalah kurikulum.
  3. Karakteristik Kurikulum 2013 Pendidikan Anak Usia Dini
    Kurikulum 2013 Pendidikan Anak Usia Dini dirancang dengan karakteristik sebagai berikut:
    1. mengoptimalkan perkembangan anak yang meliputi: aspek nilai agama dan moral, fisik-motorik, kognitif, bahasa, sosial emosional, dan seni yang tercermin dalam keseimbangan kompetensi sikap, pengetahun, dan keterampilan;
    2. menggunakan pembelajaran tematik dengan pendekatan saintifik dalam pemberian rangsangan pendidikan;
    3. menggunakan penilaian autentik dalam memantau perkembangan anak; dan
    4. memberdayakan peran orang tua dalam proses pembelajaran.
  4. Tujuan Kurikulum 2013 Pendidikan Anak Usia Dini
    Kurikulum 2013 Pendidikan Anak Usia Dini bertujuan untuk mendorong berkembangnya potensi anak agar memiliki kesiapan untuk menempuh pendidikan selanjutnya.
  5. KERANGKA DASAR KURIKULUM
    A. Landasan Filosofis
    Kurikulum 2013 Pendidikan Anak Usia Dini dikembangkan dengan sejumlah landasan filosofis yang memberikan dasar bagi pengembangan seluruh potensi anak agar menjadi manusia Indonesia berkualitas sebagaimana yang tercantum dalam tujuan pendidikan nasional.
    Berdasarkan hal tersebut, Kurikulum 2013 Pendidikan Anak Usia Dini dikembangkan dengan menggunakan landasan filosofis sebagai berikut.
  6. Pendidikan berakar pada budaya bangsa untuk membangun kehidupan bangsa masa kini dan masa mendatang. Pandangan ini menjadikan Kurikulum 2013 Pendidikan Anak Usia Dini dikembangkan berdasarkan budaya bangsa Indonesia yang beragam dengan prinsip Bhinneka Tunggal Ika, sehingga pendidikan diarahkan untuk membangun kehidupan masa kini, dan untuk membangun dasar bagi kehidupan bangsa yang lebih baik di masa depan. Sehubungan dengan itu, Kurikulum 2013 Pendidikan Anak Usia Dini dirancang untuk dapat memberikan pengalaman belajar yang luas bagi anak agar mereka bisa memiliki landasan untuk menguasai kompetensi yang diperlukan bagi kehidupan di masa kini dan masa depan, serta mengembangkan kemampuan sebagai pewaris budaya bangsa yang kreatif dan peduli terhadap permasalahan masyarakat dan bangsa.
    2. Anak adalah pewaris budaya bangsa yang kreatif. Menurut pandangan filosofi ini, prestasi bangsa di berbagai bidang kehidupan di masa lampau adalah sesuatu yang harus termuat dalam isi kurikulum untuk memberi inspirasi dan rasa bangga pada anak. Kurikulum 2013 Pendidikan Anak Usia Dini memposisikan keunggulan budaya untuk menimbulkan rasa bangga yang tercermin, dalam kehidupan pribadi, bermasyarakat, dan berbangsa.
    3. Dalam proses pendidikan, anak usia dini membutuhkan keteladanan, motivasi, pengayoman/perlindungan, dan pengawasan secara berkesinambungan sebagaimana dicontohkan oleh Ki Hajar Dewantara dalam filosofi: ing ngarso sung tulodo, ing madya mangun karso, tut wuri handayani.
    4. Usia dini adalah masa ketika anak menghabiskan sebagian besar waktu untuk bermain. Karenanya pembelajaran pada PAUD dilaksanakan melalui bermain dan kegiatan-kegiatan yang mengandung prinsip bermain.
  7. Landasan Sosiologis
    Kurikulum 2013 Pendidikan Anak Usia Dini dikembangkan sesuai dengan tuntutan dan norma-norma yang berlaku di masyarakat setempat.
    Masyarakat Indonesia adalah masyarakat yang sangat beragam. Satuan PAUD merupakan representasi dari masyarakat yang beragam baik dari aspek strata sosial-ekonomi, budaya, etnis, agama, kondisi fisik maupun mental. Untuk mengakomodasi keberagaman itu, Kurikulum 2013 Pendidikan Anak Usia Dini dikembangkan secara inklusif untuk memberi dasar terbentuknya sikap saling menghargai dan tidak membeda-bedakan.
  8. Landasan Psiko-Pedagogis
    Kurikulum 2013 Pendidikan Anak Usia Dini dikembangkan dengan mengacu pada cara mendidik anak sebagai individu yang unik, memiliki kecepatan perkembangan yang berbeda, dan belum mencapai masa operasional konkret, dan karenanya digunakan pendekatan pembelajaran yang sesuai dengan tahapan perkembangan dan potensi setiap anak.
    D. Landasan Teoritis
    Kurikulum 2013 Pendidikan Anak Usia Dini dikembangkan dengan mengacu pada teori pendidikan berbasis standar dan kurikulum berbasis kompetensi. Pendidikan berbasis standar menetapkan adanya standar nasional sebagai kualitas minimal penyelenggaraan pendidikan. Standar tersebut terdiri dari standar tingkat pencapaian perkembangan anak, standar isi, standar proses, standar penilaian pendidikan, standar pendidik dan tenaga kependidikan, standar sarana dan prasarana, standar pengelolaan, dan standar pembiayaan. Proses pengembangan kurikulum secara langsung berlandaskan pada empat standar yakni standar tingkat pencapaian perkembangan anak, standar isi, standar proses, dan standar penilaian pendidikan. Sementara itu, empat standar lainnya dikembangkan lebih lanjut untuk mendukung implementasi kurikulum.
    Kurikulum berbasis kompetensi dirancang untuk memberikan pengalaman belajar seluas-luasnya bagi anak untuk mengembangkan kemampuan yang berupa sikap, pengetahuan, dan keterampilan yang direfleksikan dalam kebiasaan berpikir dan bertindak.
    Kurikulum 2013 Pendidikan Anak Usia Dini menerapkan pembelajaran dalam bentuk pemberian pengalaman belajar langsung kepada anak yang dirancang sesuai dengan latar belakang, karakteristik, dan usia anak.
  9. Landasan Yuridis
    Landasan yuridis Kurikulum 2013 Pendidikan Anak Usia Dini adalah:
    1. Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945;
    2. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional;
    3. Undang-undang Nomor 17 Tahun 2005 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional, beserta segala ketentuan yang dituangkan ke dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional;
    4. Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 2013 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan; dan
    5. Peraturan Presiden Nomor 60 Tahun 2013 Tentang Pengembangan Anak Usia Dini Holistik-Integratif.

III. STRUKTUR KURIKULUM
Struktur Kurikulum 2013 Pendidikan Anak Usia Dini merupakan pengorganisasian muatan kurikulum, Kompetensi Inti, Kompetensi Dasar, dan lama belajar.

  1. Muatan Kurikulum
    Muatan kurikulum Pendidikan Anak Usia Dini berisi program-program pengembangan yang terdiri dari:
    1. Program pengembangan nilai agama dan moral mencakup perwujudan suasana belajar untuk berkembangnya perilaku baik yang bersumber dari nilai agama dan moral serta bersumber dari kehidupan bermasyarakat dalam konteks bermain.
    2. Program pengembangan fisik-motorik mencakup perwujudan suasana untuk berkembangnya kematangan kinestetik dalam konteks bermain.
    3. Program pengembangan kognitif mencakup perwujudan suasana untuk berkembangnya kematangan proses berpikir dalam konteks bermain.
    4. Program pengembangan bahasa mencakup perwujudan suasana untuk berkembangnya kematangan bahasa dalam konteks bermain.
    5. Program pengembangan sosial-emosional mencakup perwujudan suasana untuk berkembangnya kepekaan, sikap, dan keterampilan sosial serta kematangan emosi dalam konteks bermain.
    6. Program pengembangan seni mencakup perwujudan suasana untuk berkembangnya eksplorasi, ekspresi, dan apresiasi seni dalam konteks bermain.
  2. Kompetensi Inti
    Kompetensi Inti Kurikulum 2013 Pendidikan Anak Usia Dini merupakan gambaran pencapaian Standar Tingkat Pencapaian Perkembangan Anak pada akhir layanan PAUD usia 6 (enam) tahun.
    Kompetensi Inti mencakup:
    1. Kompetensi Inti-1 (KI-1) untuk kompetensi inti sikap spiritual.
    2. Kompetensi Inti-2 (KI-2) untuk kompetensi inti sikap sosial.
    3. Kompetensi Inti-3 (KI-3) untuk kompetensi inti pengetahuan.
    4. Kompetensi Inti-4 (KI-4) untuk kompetensi inti keterampilan.
    Uraian tentang kompetensi PAUD dapat dilihat pada tabel di bawah ini:
    KOMPETENSI INTI
    KI-1 Menerima ajaran agama yang dianutnya
    KI-2 Memiliki perilaku hidup sehat, rasa ingin tahu, kreatif dan estetis, percaya diri, disiplin, mandiri, peduli, mampu menghargai dan toleran kepada orang lain, mampu menyesuaikan diri, tanggungjawab, jujur, rendah hati dan santun dalam berinteraksi dengan keluarga, pendidik, dan teman
    KI-3 Mengenali diri, keluarga, teman, pendidik, lingkungan sekitar, agama, teknologi, seni, dan budaya di rumah, tempat bermain dan satuan PAUD dengan cara: mengamati dengan indera (melihat, mendengar, menghidu, merasa, meraba); menanya; mengumpulkan informasi; menalar, dan mengomunikasikan melalui kegiatan bermain
    KI-4 Menunjukkan yang diketahui, dirasakan, dibutuhkan, dan dipikirkan melalui bahasa, musik, gerakan, dan karya secara produktif dan kreatif, serta mencerminkan perilaku anak berakhlak mulia
  3. Kompetensi Dasar
    Kompetensi Dasar merupakan tingkat kemampuan dalam konteks muatan pembelajaran, tema pembelajaran, dan pengalaman belajar yang mengacu pada Kompetensi Inti.
    Rumusan Kompetensi Dasar dikembangkan dengan memperhatikan karakteristik dan kemampuan awal anak serta tujuan setiap program pengembangan. Kompetensi Dasar dibagi menjadi empat kelompok sesuai dengan pengelompokkan kompetensi inti yaitu:
    1. Kelompok 1: kelompok Kompetensi Dasar sikap spiritual dalam rangka menjabarkan KI-1;
    2. Kelompok 2: kelompok Kompetensi Dasar sikap sosial dalam rangka menjabarkan KI-2;
    3. Kelompok 3: kelompok Kompetensi Dasar pengetahuan dalam rangka menjabarkan KI-3; dan
    4. Kelompok 4: kelompok Kompetensi Dasar keterampilan dalam rangka menjabarkan KI-4.
    Uraian dari setiap Kompetensi Dasar untuk setiap kompetensi inti adalah sebagai berikut:
    KOMPETENSI INTI KOMPETENSI DASAR

KI-1. Menerima ajaran agama yang dianutnya 1.1. Mempercayai adanya Tuhan melalui ciptaan-Nya
1.2. Menghargai diri sendiri, orang lain, dan lingkungan sekitar sebagai rasa syukur kepada Tuhan
KI-2. Memiliki perilaku hidup sehat, rasa ingin tahu, kreatif dan estetis, percaya diri, disiplin, mandiri, peduli, mampu menghargai dan toleran kepada orang lain, mampu menyesuaikan diri, jujur, rendah hati dan santun dalam berinteraksi dengan keluarga, pendidik, dan teman 2.1. Memiliki perilaku yang mencerminkan hidup sehat
2.2. Memiliki perilaku yang mencerminkan sikap ingin tahu
2.3. Memiliki perilaku yang mencerminkan sikap kreatif
2.4. Memiliki perilaku yang mencerminkan sikap estetis
2.5. Memiliki perilaku yang mencerminkan sikap percaya diri
2.6. Memiliki perilaku yang mencerminkan sikap taat terhadap aturan sehari-hari untuk melatih kedisiplinan
2.7. Memiliki perilaku yang mencerminkan sikap sabar (mau menunggu giliran, mau mendengar ketika orang lain berbicara) untuk melatih kedisiplinan
2.8. Memiliki perilaku yang mencerminkan kemandirian
2.9. Memiliki perilaku yang mencerminkan sikap peduli dan mau membantu jika diminta bantuannya
2.10. Memiliki perilaku yang mencerminkan sikap menghargai dan toleran kepada orang lain
2.11. Memiliki perilaku yang dapat menye-suaikan diri
2.12. Memiliki perilaku yang mencerminkan sikap tanggungjawab
2.13. Memiliki perilaku yang mencerminkan sikap jujur
2.14. Memiliki perilaku yang mencerminkan sikap rendah hati dan santun kepada orang tua, pendidik, dan teman
KI-3. Mengenali diri, keluarga, teman, pendidik, lingkungan sekitar, agama, teknologi, seni, dan budaya di rumah, tempat bermain dan satuan PAUD dengan cara: mengamati dengan indera (melihat, mendengar, menghidu, merasa, meraba); menanya; mengumpulkan informasi; menalar; dan mengomunikasikan melalui kegiatan bermain 3.1. Mengenal kegiatan beribadah sehari-hari
3.2. Mengenal perilaku baik sebagai cerminan akhlak mulia
3.3. Mengenal anggota tubuh, fungsi, dan gerakannya untuk pengembangan motorik kasar dan motorik halus
3.4. Mengetahui cara hidup sehat
3.5. Mengetahui cara memecahkan masalah sehari-hari dan berperilaku kreatif
3.6. Mengenal benda-benda disekitarnya (nama, warna, bentuk, ukuran, pola, sifat, suara, tekstur, fungsi, dan ciri-ciri lainnya)
3.7. Mengenal lingkungan sosial (keluarga, teman, tempat tinggal, tempat ibadah, budaya, transportasi)
3.8. Mengenal lingkungan alam (hewan, tanaman, cuaca, tanah, air, batu-batuan, dll)
3.9. Mengenal teknologi sederhana (peralatan rumah tangga, peralatan bermain, peralatan pertukangan, dll)
3.10. Memahami bahasa reseptif (menyimak dan membaca)
3.11. Memahami bahasa ekspresif (mengungkapkan bahasa secara verbal dan non verbal)

3.12. Mengenal keaksaraan awal melalui bermain
3.13. Mengenal emosi diri dan orang lain
3.14. Mengenali kebutuhan, keinginan, dan minat diri
3.15. Mengenal berbagai karya dan aktivitas seni
KI-4. Menunjukkan yang diketahui, dirasakan, dibutuhkan, dan dipikirkan melalui bahasa, musik, gerakan, dan karya secara produktif dan kreatif, serta mencerminkan perilaku anak berakhlak mulia 4.1. Melakukan kegiatan beribadah sehari-hari dengan tuntunan orang dewasa
4.2. Menunjukkan perilaku santun sebagai cerminan akhlak mulia
4.3. Menggunakan anggota tubuh untuk pengembangan motorik kasar dan halus
4.4. Mampu menolong diri sendiri untuk hidup sehat
4.5. Menyelesaikan masalah sehari-hari secara kreatif
4.6. Menyampaikan tentang apa dan bagaimana benda-benda di sekitar yang dikenalnya (nama, warna, bentuk, ukuran, pola, sifat, suara, tekstur, fungsi, dan ciri-ciri lainnya) melalui berbagai hasil karya
4.7. Menyajikan berbagai karya yang berhubungan dengan lingkungan sosial (keluarga, teman, tempat tinggal, tempat ibadah, budaya, transportasi) dalam bentuk gambar, bercerita, bernyanyi, dan gerak tubuh
4.8. Menyajikan berbagai karya yang berhubungan dengan lingkungan alam (hewan, tanaman, cuaca, tanah, air, batu-batuan, dll) dalam bentuk gambar, bercerita, bernyanyi, dan gerak tubuh
4.9. Menggunakan teknologi sederhana untuk menyelesaikan tugas dan kegiatannya (peralatan rumah tangga, peralatan bermain, peralatan pertukangan, dll)
4.10. Menunjukkan kemampuan berbahasa reseptif (menyimak dan membaca)
4.11. Menunjukkan kemampuan berbahasa ekspresif (mengungkapkan bahasa secara verbal dan non verbal)
4.12. Menunjukkan kemampuan keaksaraan awal dalam berbagai bentuk karya

4.13. Menunjukkan reaksi emosi diri secara wajar
4.14. Mengungkapkan kebutuhan, keinginan dan minat diri dengan cara yang tepat
4.15. Menunjukkan karya dan aktivitas seni dengan menggunakan berbagai media

  1. Lama Belajar
    1. Lama belajar merupakan keseluruhan waktu untuk memperoleh pengalaman belajar yang harus diikuti anak dalam satu minggu, satu semester, dan satu tahun. Lama belajar pada PAUD dilaksanakan melalui pembelajaran tatap muka.
    2. Kegiatan tatap muka di PAUD dengan lama belajar sebagai berikut.
    a. kelompok usia lahir sampai 2 (dua) tahun dengan lama belajar paling sedikit 120 menit per minggu;
    b. kelompok usia 2 (dua) tahun sampai 4 (empat) tahun dengan lama belajar paling sedikit 360 menit per minggu; dan
    c. kelompok usia 4 (empat) tahun sampai 6 (enam) tahun dengan lama belajar paling sedikit 900 menit per minggu.
    3. Satuan PAUD untuk kelompok usia 4-6 tahun yang tidak dapat melakukan pembelajaran 900 menit per minggu wajib melaksanakan pembelajaran 540 menit dan ditambah 360 menit pengasuhan terprogram.

Tabel Struktur Program Pengembangan dan Lama Belajar PAUD
Program Pengembangan Kompetensi Lahir-2 tahun 2-4 tahun 4-6 tahun
1. Moral dan agama
2. Fisik-Motorik
3. Kognitif
4. Bahasa
5. Sosial emosional
6. Seni A. Sikap Spiritual
B. Sikap Sosial
C. Pengetahuan
D. Keterampilan 120 menit per minggu 360 menit per minggu 900 menit per minggu
terdiri atas
540 menit tatap muka dan 360 menit pengasuhan terprogram 900 menit per minggu 150 menit untuk 6 pertemuan per minggu atau 180 menit untuk 5 pertemuan per minggu

FITK IAIN Syekh Nurjati Cirebon Mengadakan Kegiatan Peningkatan Profesionalisme Guru dengan pola Lesson Study Mendampingi Guru PAUD se Kota Cirebon

Guru-Guru PAUD dibagi Dua Kelompok Pembuatan RPPH

FITK IAIN Syekh Nurjati Cirebon Mengadakann Kegiatan Peningkatan Profesionalisme Guru dengan pola Lesson Study Mendampingi Guru PAUD se Kota Cirebon

Guru-Guru PAUD dibagi Dua Kelompok Pembuatan RPPH

FITK IAIN Syekh Nurjati Cirebon Mendagakan Kegiatan Peningkatan Profesionalisme Guru dengan pola Lesson Study Mendampingi Guru PAUD se Kota Cirebon

Foto Bersama Usai Kegiatan Peningkatan Profesionalisme Guru dengan pola Lesson Study Mendampingi Guru PAUD se Kota Cirebon

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Powered by WordPress and MasterTemplate