Monthly Archives: Juli 2019

Resital Musik, Gerak dan Cipta Lagu Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Cirebon- Resital Musik, Gerak dan Cipta Lagu Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN Syekh Nurjati Cirebon ; Jum’at, 19 Juli 2019 Bertempat di Gedung Laboratotium Terpadu IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini Mata Kuliah Musik, Gerak Dan Cipta Lagu Anak Usia Dini Dosen Pengampu H. Sunarto S.Sn Mengadakan Kegiatan Resital Musik, Gerak Dan Cipta Lagu Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini.  Resital Adalah Pertunjukan Musik Yang Direncanakan, Disiapkan, Dan Ditampilkan Secara Mandiri Atau Dengan Bantuan Orang Lain. Resital Merupakan Ujian Akhir Yang Wajib Dilakukan Oleh Mahasiswa Semester 4 Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini.

Resital Musik, Gerak dan Cipta Lagu Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN Syekh Nurjati Cirebon ; Kesenian Ini Menggunakan Medium Seni Ganda Atau Kolektif Karena Didukung Oleh Beberapa Cabang Seni Antara Lain Tari, Musik, Dan Cipta Lagu. Hasil Penelitian Menunjukkan Bahwa Musik Iringan Dalam Randai Terbagi Menjadi Dua, Yaitu Musik Internal Dan Musik Eksternal. Musik Internal Adalah Musik Atau Bunyi-Bunyian Yang Berasal Dari Anggota Tubuh Manusia (Penari), Misalnya Tepukan Tangan, Petik Jari, Tepuk Dada, Siulan, Hentakan Kaki Ke Tanah Dan Sebagainya, Sedangkan Musik Eksternal Adalah Bunyi-Bunyian Atau Suara Yang Berasal Dari Alat Musik Atau Instrumen Seperti Talempong, Gandang, Saluang, Dan Rabab.

Resital Musik, Gerak dan Cipta Lagu Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini ; Setiap Bentuk Tari Diciptakan Dengan Kesadaran Tinggi. Kesadaran Itu Mencakup Tari Itu Disajikan, Aksesoris, Keunikan Gerak, Busana, Musik, Dan Fungsi Bagi Masyarakat Pemiliknya.

Bayangkan Saja Jika Setiap Kepala Memiliki Daya Kreasi (Gagasan0 Lebih Dari Seratus, Maka Ribuan Media Masa Di Seluruh Dunia Dalam Kurun Waktu Tertentu Mampu Menghasilkan Karya Tari Dengan Berbagai Model, Gaya, Dan Keunikan Masing-Masing.

Resital Musik, Gerak dan Cipta Lagu Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN Syekh Nurjati Cirebon ; Istilah Modern Biasanya Dihadapkan Dengan Istilah Tradisi. Tradisi Adalah Menyangkut Tentang Keajegan, Adat Istiadat, Kuno, Kemapanan, Dan Hal-Hal Yang Berbau Ketinggalan. Sementara Pengertian Modern Menjadi Sebaliknya, Yaitu Bergerak, Berubah, Maju, Bebas, Baru, Kontemporer Atau Hal-Hal Yang Bersifat Progresif. Maka Kostum Tari Modern Jelas Harus Memenuhi Unsur Kebebasan Dalam Penggunaan Aksesoris, Tata Rias, Properti, Atau Bahkan Sama Sekali Tidak Menggunakan Unsur Kostum Ini.

Keunikan Gerak, Iringan, Dan Kostrum Suatu Tarian Menjadi Petanda Atau Ciri Milik Suatu Kelompok, Daerah, Etnis, Atau Bangsa.

Resital Musik, Gerak dan Cipta Lagu Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN Syekh Nurjati Cirebon ; Pergelaran Atau Pertunjukan Seni Tari Merupakan Suatu Kegiatan Yang Mempertunjukkan Kepada Orang Lain Tentang Hasil Karya Seni Tari Yang Dibuat Melalui Proses Penciptaan, Untuk Dinikmati Dan Dirasakan Isi Keindahannya. Namun Setiap Pergelaran Seni Tari Mempunyai Maksud Dan Tujuan Yang Berbeda.

Resital Musik, Gerak dan Cipta Lagu Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini ; Sinopis Menjadi Bagian Yang Penting Dalam Suatu Pertunjukan Tari, Baik Tari Tradisonal, Kreasi, Maupun Modern Apalagi Kontemporer. Sinopis Terutama Diperlukan Bagi Garapan Tari Kontemporer Yang Tidak Berpijak Pada Sedi Tradisi. Tari Yang Tidak Disertai Uraian Resital Musik, Gerak dan Cipta Lagu Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini ; Tambahan, Kemungkinan Hanya Dianggap Sebagai Gerak, Rias Busana, Dan Aksesoris Yang Dikenakan Seorang Penari, Tanpa Menggetahui Makna Atau Pesan Dari Isi Tari, Terutama Bagi Penonton Yang Awam. Oleh Karena Itu, Sinopis Dianggap Penting Karena Tidak Semua Penonton Mampu Menangkap Makna, Isi, Atau Pesan Yang Disampaikan Dalam Garapan Tari Kontemporer. Adanya Sinopis Akan Sangat Membantu Penonton Atau Masyarakat Awam Agar Dapat Memahami Maksud Dari Koreografer Yang Dituangkan Dalam Sajian Hasil Karya Tari Melaui Simbol Gerak Dan Unsur Pendukung Lainnya.

Resital Musik, Gerak dan Cipta Lagu Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Kelompok Tari Pasang Jabet Foto Bersama Dengan Civitas Akademika Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Ilmu Tarbiyah Dan Keguruan IAIN Syekh Nurjati Cirebon Usai Kegiatan Resital Musik, Gerak Dan Cipta Lagu Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

Resital Musik, Gerak dan Cipta Lagu Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Kelompok Tari Pasang Jabet Penampilan Mahasiswa Dalam Kegiatan Resital Musik, Gerak Dan Cipta Lagu Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

Bersama Mahasiswa IAIN Syekh Nurjati Cirebon Peserta KKN Kepala Desa Kembali Mensosialisasi Gerakan Kembali Bersekolah

Cirebon – Bersama Mahasiswa IAIN Syekh Nurjati Cirebon Peserta KKN Kepala Desa Kembali Mensosialisasi Gerakan Kembali Bersekolah ; Gerakan Kembali Bersekolah Yang Telah Dicanangkan Bupati Brebes, Salah Satu Di Kecamatan Losari Desa Bojongsari Bersama Dengan Mahasiswa KKN IAIN Syekh Nurjati Cirebon Kembali Dimantapkan Dengan Pertemuan Bersama Masyarakat Setempat.

Bersama Mahasiswa IAIN Syekh Nurjati Cirebon Peserta KKN Kepala Desa Kembali Mensosialisasi Gerakan Kembali Bersekolah ; Kegiatan Ini Dimulai Hari Sabtu 13 Juli 2019 Seluruh Peserta KKN Mahasiswa IAIN Syekh Nurjati Cirebon Melakukan Pendataan Dan Survei Langsung Ke Lapangan Siapa Saja Yang Putus Sekolah Dan Tidak Bersekolah Di Usia Sekolah, Dan Mendorong Mereka Untuk Bisa Kembali Bersekolah.

Bersama Mahasiswa IAIN Syekh Nurjati Cirebon Peserta KKN Kepala Desa Kembali Mensosialisasi Gerakan Kembali Bersekolah ; Dengan Kegiatan Ini Mahasiswa IAIN Syekh Nurjati Cirebon Maka Akan Didapat Data Yang Lebih Akurat Tentang Jumlah Putus Dan Tidak Sekolah.

Bersama Mahasiswa IAIN Syekh Nurjati Cirebon Peserta KKN Kepala Desa Kembali Mensosialisasi Gerakan Kembali Bersekolah ; Agar Kedepan Tidak Ada Lagi Anak Yang Putus Sekolah, Bahkan Anak Akan Lebih Giat Untuk Sekolah Dan Belajar Lebih Rajin.

Bersama Mahasiswa IAIN Syekh Nurjati Cirebon Peserta KKN Kepala Desa Kembali Mensosialisasi Gerakan Kembali Bersekolah ; Program Ini Adalah Bentuk Ikhtiar Bersama Untuk Mencari, Merangkul Dan Mengajak Anak Usia Sekolah Yang Tidak Bersekolah Karena Berbagai Alasan Untuk Kembali Masuk Ke Sekolah.

Bersama Mahasiswa IAIN Syekh Nurjati Cirebon Peserta KKN Kepala Desa Kembali Mensosialisasi Gerakan Kembali Bersekolah ; Sasaran Program Ini Adalah Anak Perempuan Dan Laki-Laki Berusia Yang Pernah Bersekolah Di Jenjang Pendidikan Menengah Atas Baik di SMA/SMK/MA Dan Sederajat, Namun Tidak Dapat Melanjutkan Pendidikan Sampai Tamat Karena Berbagai Alasan.
Kedua, Anak Perempuan Dan Laki-Laki Berusia Yang Memiliki Ijazah SMP/MTs dan Sederajat, Namun Tidak Pernah Melanjutkan Pendidikan Ke Jenjang Pendidikan Menengah.

Program Kembali Ke Sekolah Atas Keprihatinannya Dengan Banyaknya Anak Usia Produktif  Yang Putus Sekolah Karena Berbagai Alasan. Jumlahnya Tidak Sedikit Dari Jumlah Penduduk.

Program Ini Harus Didukung Semua Pihak. Tidak Saja Menjadi Tanggungjawab Pemerintah Belaka.

Respons Publik Atas Banyaknya Anak Putus Sekolah Harus Terus Dibangun, Agar Publik Juga Ikut Berpartisipasi Minimal Melaporkan Ke Pemerintah Jika Melihat Ada Anak Yang Tidak Sekolah.

Bersama Mahasiswa IAIN Syekh Nurjati Cirebon Peserta KKN Kepala Desa Kembali Mensosialisasi Gerakan Kembali Bersekolah

Peserta KKN Mahasiswa IAIN Syekh Nurjati Cirebon Bersama Aparat Desa melakukan Pendataan Anak Yang Putus Sekolah Terkait Dengan Wacana Bupati Brebes Tentang Gerakan Kembali Bersekolah.

Bersama Mahasiswa IAIN Syekh Nurjati Cirebon Peserta KKN Kepala Desa Kembali Mensosialisasi Gerakan Kembali Bersekolah

Peserta KKN Mahasiswa IAIN Syekh Nurjati Cirebon Bersama Aparat Desa melakukan Sosislaisasi ke Masyarakat Terkait Dengan Wacana Bupati Brebes Tentang Gerakan Kembali Bersekolah.

Bersama Mahasiswa IAIN Syekh Nurjati Cirebon Peserta KKN Kepala Desa Kembali Mensosialisasi Gerakan Kembali Bersekolah

Peserta KKN Mahasiswa IAIN Syekh Nurjati Cirebon Melakukan Survei Dan Pendataan Ke Masyarakat Terkait Dengan Wacana Bupati Brebes Tentang Gerakan Kembali Bersekolah.

Pelepasan Peserta Kuliah Kerja Nyata Mahasiswa IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Cirebon – Pelepasan Peserta Kuliah Kerja Nyata Mahasiswa IAIN Syekh Nurjati Cirebon ; Iain Syekh Nurjati Cirebon Rabu 10 Juli 2019, Pelepasan Peserta Kuliah Kerja Nyata Mahasiswa IAIN Syekh Nurjati Cirebon Sebanyak 1.572 Mahasiswa Bertempat Halaman Gedung Rektorat Iain Syekh Nurjati Cirebon Unit Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat Institut Agama Islam Negeri  Syekh Nurjati Cirebon Mengadakan Kegiatan Pelepasan Peserta Kuliah Kerja Nyata Dengan Tema ” Aktualisasi Pembelajaran Pengabdian Bersama Masyarakat

Pelepasan Peserta Kuliah Kerja Nyata Mahasiswa IAIN Syekh Nurjati Cirebon ; Kuliah Kerja Nyata Mahasiswa Kali Ini Dilaksanakan Di 105 Desa, 7 Kecamatan Di Jawa Tengah Kabupaten Brebes. Kegiatan Kuliah Kerja Nyata Ini Akan Berlangsung Dari Tanggal 10 Juli S/D 20 Agustus 2019. Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Iain Syekh Nurjati Cirebon Nantinya Akan Terbagi Di Tujuh Kecamatan (Losari, Tanjung, Kersana, Bulakamba, Ketanggungan, Larangan, Brebes) Kabupaten Brebes.

Dasar Pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN)

  • Kuliah Kerja Nyata Lahir Dalam Proses Pembangunan Yang Pada Hakekatnya Adalah Pelaksanaan Dari Falsafah Pendidikan Yang Berdasarkan Pada Undang-Undang Dasar 1945 Dan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 1961, Dalam Pengalaman Tridharma Perguruan Tinggi.
  • Amanat Presiden RI Pada Bulan Februari 1972 Yang Menganjurkan Dan Mendorong Setiap Mahasiswa Bekerja Di Desa Dalam Rangka Pengabdian Dalam Jangka Waktu Tertentu Untuk Tinggal Dan Bekerjasama Membantu Masyarakat Pedesaan Dalam Mengerjakan Persoalan Pembangunan.
  • Ketetapan MPR No. Ii 1983, Bahwa Pendidikan Tinggi Dikembangkan Peranannya Antara Lain Diarahkan Untuk Mahasiswa Agar Mampu Menguasai Ilmu Pendidikan Dan Tekhnologi, Berjiwa Penuh Pengertian Serta Memiliki Tanggung Jawab Besar Terhadap Masa Depan Bangsa Dan Negara.
  • Ketetapan Mpr No. IV/MPR/1973 Tanggal 22 Maret 1973 Yang Dikenal Dengan Garis-Garis Besar Haluan Negara (GBHN) Yang Berbunyi “Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, Tekhnologi Dan Generasi Muda”.
  • Pernyataan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan Yaitu “Kebijaksanaan Dasar Pengembangan Pendidikan Tinggi Tanggal 17 Februari 1975”.
  • Dalam Repelita IV Bab XX Ditetapkan Bahwa Perguruan Tinggi Merupakan Wadah Yang Memungkinkan Berkembangnya Seluruh Kemampuan Pribadi Manusia Yang Menyangkut Pengetahuan, Sikap Dan Keterampilan Untuk Bertindak Sebagai Manusia Yang Berbudaya Didalam Masyarakat.

Tujuan Pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN).

  • Mahasiswa Dapat Mengembangkan Pemikiran Berdasarkan Ilmu Tekhnologi Dan Dalam Upaya Menumbuhkan, Mempercepat Serta Mempersiapkan Kader-Kader Pembangunan.
  • Mahasiswa Memperoleh Pengalaman Belajar Yang Berharga Melalui Keterlibatan Dalam Masyarakat Yang Secara Langsung Menemukan, Merumuskan, Memecahkan Dan Menanggulangi Permasalahan Pembangunan Secara Prakmatis Dan Interdisipliner.
  • Untuk Menambah Wawasan Mahasiswa Memotivasi Masyarakat Dalam Membangun Desa.
  • Untuk Memberikan Pengalaman Kepada Mahasiswa Tentang Cara-Cara Dalam Bermasyarakat.
  • Adanya Kuliah Kerja Nyata Mempunyai Sasaran Agar Mahasiswa Dapat Menjadi Generasi Yang Siap Pakai Dan Sekaligus Calon Penerus Pembangunan Utamanya Di Daerah Pedesaan, Baik Dimasa Sekarang Maupun Dimasa Yang Akan Datang.

Pelepasan Peserta Kuliah Kerja Nyata Mahasiswa IAIN Syekh Nurjati Cirebon ; Melalui Kuliah Kerja Nyata Mahasiswa dan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL)  Dapat Memperoleh Umpan-Balik Sebagai Implementasi Materi Kuliah, Penyempurnaan Praktikum, Dan Sumber Inspirasi Bagi Suatu Rancangan Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat.

Dr. H. Ahmad Yani, M.Ag Ketua Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat Dalam Sambutannya, “Kegiatan Kuliah Kerja Nyata Kali Ini Merupakan Kegiatan Pemberdayaan Masyarakat Yang Berbasis Riset, Sehingga Diharapkan Mahasiswa Mampu Belajar Bersama Masyarakat Dan Menghasilkan Naskah Akademik Penelitian”, Ujarnya.

Selanjutnya Dr. H. Sumanta Hasyim, M.Ag (Rektor) Menyampaikan Beberapa Pesan Kepada Mahasiswa Yang Akan Berangkat Ke Tempat Kuliah Kerja Nyata, “Bawalah Nama IAIN Syekh Nurjati Cirebon Dengan Akhlak Mulia Di Tempat Kuliah Kerja Nyata, Dan Saya Berharap Kuliah Kerja Nyata Ini Akan Menghasilkan Hasil Penelitian Yang Dapat Berguna Untuk Pemberdayaan Masyarakat”.

Pelepasan Kuliah Kerja Nyata Mahasiswa IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Pelepasan Kuliah Kerja Nyata Mahasiswa IAIN Syekh Nurjati Cirebon Rabu, 10 juli 2019 di Halaman Gedung Rektorat IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

Pelepasan Peserta Kuliah Kerja Nyata Mahasiswa IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Dr. H. Ahmad Yani, M. Ag. Ketua Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat Memberikan Laporan Pelaksaaan Kegiatan Kuliah Kerja Nyata Mahasiswa.

Workshop Metodologi Penelitian Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Cirebon – Workshop Metodologi Penelitian Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN Syekh Nurjati Cirebon ; 25 Juni 2019 Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini Bertempat di Gedung Laboratorium Terpadu IAIN Syekh Nurjati Cirebon Melaksanakan Workshop Metodologi Penelitian. Ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan oleh Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini. Workshop Metodologi Penelitian Ini Dikhususkan Untuk Mahasiswa Menjelang Angkatan Akhir. Tujuan Diadakannya Kegiatan Ini Adalah Untuk Meningkatkan Pemahaman Mahasiswa Terhadap Metodologi Penelitian Dengan Dua Pendekatan Yaitu Kuantitatif Dan Kualitatif, Sehingga Mahasiswa Memiliki Bekal Pemahaman Yang Memadai Untuk Melahirkan Penelitian Yang Berkualitas, Khusususnya Dalam Penyusunan Tugas Akhir Atau Skripsi.

Workshop Metodologi Penelitian Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN Syekh Nurjati Cirebon ; Selain Itu, Metodologi Penelitian Ini Sebenarnya Sudah Termasuk Ke Dalam Salah Satu Mata Kuliah Yang Diajarkan Kepada Mahasiswa. Akan Tetapi, Dengan Adanya Workshop Ini Memudahkan Mahasiswa Untuk Lebih Fokus Di Salah Satu Metodologi Penelitian Yang Akan Mereka Gunakan Ketika Penyusunan Tugas Akhir.

Workshop Metodologi Penelitian Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN Syekh Nurjati Cirebon ; Workshop Ini Menghadirkan Tiga Pemateri Yang Handal Dalam Bidang Metodologi Penelitian, Yaitu: (1) Aip Saripudin, M. Pd. Yang Merupakan Dosen Matakuliah Metodologi Penelitian Jurusan Pendidikan Islam Anak usia Dini (2) Prof. Hj. Eti Nurhayati Yang Merupakan Guru Besar IAIN Syekh Nurjati Cirebon Dan (3) Hj. Ery Khaeriyah, S. Ag., M.A. Sekretaris Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Pembagian Dosen Wilayah Kajian.

Dengan Adanya Workshop Ini Diharapkan Mahasiswa Akan Lebih Paham Tentang Pendekatan Metodologi Penelitian Yang Akan Digunakan Ketika Menyusun Skripsi.

Workshop Metodologi Penelitian Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Kegiatan Workshop Metodologi Penelitian Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

Powered by WordPress and MasterTemplate