Monthly Archives: Mei 2018

Studium General Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Ilmu tarbiyah dan Keguruan IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Studium General  Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Institut Agama Islam Negeri Syekh Nurjati Cirebon : Studium General  Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Institut Agama Islam Negeri Syekh Nurjati Cirebon, Rabu 16 Mei 2018 seluruh mahasiswa jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini memadati di gedung aula Fakultas Adab, Dakwah, Ushuluddin IAIN Syekh Nurjati Cirebon untuk mengikuti studium general jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini  Dengan Tema Nilai-Nilai Pendidikan Islam Anak Usia Dini Perspektif Al-Qur’an oleh Prof. Dr. KH. Ahsin Sakho Muhammad, MA. Sebagai Pengasuh Pondok Pesantren Daar Al-Qur’an Arjawinangun Cirebon, Dosen PTIQ dan IIQ Jakarta Serta Penasehat Yayasan Karantina Tahfidz Al-Qur’an Nasional.

Studium General  Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Institut Agama Islam Negeri Syekh Nurjati Cirebon  : Acara ini diisi dengan penampilan salah satu mahasiswi jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini dalam bentuk tarian. Protokoler pada acara ini oleh Rifka Ramdan dan Mawaddah Warohmah mahasiswa semester VI Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini, menyanyikan lagu Indonesia Raya oleh seluruh peserta dan panitia studium general dan dalam kesempatan ini Dekan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan kali ini diwakilli oleh Wakil Dekan I Dr. Muslihudin, M. Ag.  memberikan sambutan sekaligus membuka  acara Studium General Jurusan  Pendidikan Islam anak Usia Dini Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN Syekh Nurjati Cirebon. Dilanjutkan sambutan kedua oleh Ketua Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini Dr. H. Saifuddin, M. Ag.

Dalam penyampaian materi narasumber mengatakan seorang ibu harus bisa menjaga kesehatannta, karena mutlak kesehatan ibu sendiri bisa melahirkan anak yang juga akan sehat pula. ” Al-Qur’an sendiri adalah kitab pendidikan, hal itu ditandai pada surat pertama yaitu Al-Fatihah, setelah membaca Basmallah. Al-Qur’an juga merupakan ilmu dari Tarbiyah yang memiliki arti proses bentuk penciptaka, memperbaiki dan mengembangkan akal ahlak dari setiap orang.

Ia menjelaskan, ada beberapa pengertian dari pengertian menciptakan segala sesuatu dari keadaan lebih baik, serta mendukung untuk mendidik dari satu jenjang ke jenjang yang lainnya sampai menuju kepada kesempurnaan.

1. Menyadarkan manusia sebagai makhluk individu, yaitu makhluk yang hidup ditengah-tengah makhluk lain, manusia harus bisa memerankan fungsi dan tanggung jawabnya, manusia akan mampu berperan sebagai makhluk Allah  yang paling utama diantara makhluk lainnya dan memfungsikan sbegai khalifah dimuka bumi ini.

2. Menyadarkan manusia sebagai makhluk sosial.  Sebagi makhluk sosial manusia harus mengadakan interaksi dengan sesamanya dalam kehidupan bermasyarakat. Itulah sebabnya Islam mengajarkan tentang persamaan, persaudaraan, gotong royong dan bermusyawarahsebagai upaya membentuk masyarakat menjadi persekutuan hidup yang utuh.

3. Menyadarkan manusia sbegai hamba Allah SWT. Manusia sebagai makhluk berketuhanan,  sikap dan watak religiusitasnya perlu dikembangkan sedemikian rupa sehingga mampu menjiwai  dan mewarnai kehidupannya. Dalam fitrah manusia telah diberi  kememampuan beragama.

Studium General  Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini  : Mahasiswa begitu antusias dalam mengikuti acara ini karena untuk menambah wawasan bagaimana caranya nilai-nilai pendidikan islam anak usia dini perspektif al-qur’an dalam pendidikan anak usia dini di era modern ini

Studium General  Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini Dengan adanya sesi Tanya jawab sekitar problem penangani anak-anak di jaman sekarang dengan hadir elektronik yang sudah canggih dan media sosial yang sudah masuk di setiap pelosok kota dan daerah terpencil, yaitu dengan hadirnya Al-Qur’an digital.

tujuan diadakan nya Studium General ini adalah untuk mendukung perubahan dari nomenklatur PGRA kepada PIAUD yang memiliki tujuan keilmuan, dan lebih luas kepada pendidikan Islamnya sehingga bisa menelurkan dasar keislamannya menjadi lebih bagus.

Dari kurikulum KKNI mata kuliah keislamannya kurang di dukung dari ilmu Al-Qur’an dan Hadist, sehingga kami menghadirkan beliau selaku narasumber, yang sudah memiliki wawasan luas agar bisa menjelaskan tentang perspektif dari kitab suci Al-Qur’an dan Hadist bagi mahasiswa.

 

Dr. Muslihudin, M. Ag. Wakil Dekan I Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN Syekh Nurjati Cirebon membuka acara Studium General Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini.

Dr. Muslihudin, M. Ag. Wakil Dekan I Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN Syekh Nurjati Cirebon membuka acara Studium General Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini.

Dr. H. Saifuddin, M. Ag. Ketua Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Memberikan Sambutan dalam Acara Studium Genaral Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini.

Mahasiswa Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas ilmu tarbiyah dan Keguruan IAIN Syekh Nurjati Cirebon Menyanyikan Lagu Indonesia Raya dalam Acara Studium General Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini.

Peserta Studium General Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini menyanyikan Lagu Indonesia Raya.

Rifka Ramdan dan Mawaddah Warohmah Sebagai Protokoler dalam Acara Studium General Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini.

Festifal Seni Dan Budaya Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Institut Agama Islam Negeri Syekh Nurjati Cirebon

Cirebon- “Festifal Seni Dan Budaya Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Institut Agama Islam Negeri  Syekh Nurjati Cirebon”: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Institut Agama Islam Negeri Syekh Nurjati Cirebon, Rabu 2 Mei 2018 Ribuan mahasiswa tumpah ruah di gedung Islamic centre cirebon Institut Agama Islam Negeri Syekh Nurjati cirebon, segenap civitas akademika Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan  termasuk jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini  mengikuti Pembukaan FESTIVAL SENI DAN BUDAYA Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Institut Agama Islam Negeri Syekh Nurjati Cirebon, acara bertajuk Dengan Festifal Seni dan Budaya kita Ciptakan “Fruly Golden Generation “  .

“Festifal Seni Dan Budaya Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Institut Agama Islam Negeri  Syekh Nurjati Cirebon”: Untuk melestarikan kebudayaan Indonesia Festival Seni dan Budaya selain menghibur juga memperkenalkan atau mengingatkan kembali kepada Mahasiswa atau masyarakat bahwa keanekaragaman seni dan budaya kita itu sangat luar biasa, dan juga mengasah serta menampilkan kreatifitas mahasiswa dalam bentuk seni dan budaya. dengan seni dan budaya ini juga akan membangkitkan kembali kesenian daerah serta menciptrakan kesenian yang baru sehingga kesenian nusantara ini akan maju dan bertambah.

Festival seni dan budaya berpotensi menjadi ajang untuk menguatkan karakter dari kalangan mahasiswa, festival seni dan budaya  juga dapat menjadi wahana untuk menumbuh kembangkan bakat mahasiswa yang selama ini terpendam.

Selain itu, festival seni dan budaya memiliki potensi yang bukan hanya mengangkat keunikan daerah, tapi juga ketersambungan daerah. Lebih jauh, festival seni dan budaya juga dapat meningkatkan dan menumbuh kembangkan kreatifitas mahasiswa .

Festival seni dan budaya merupakan sarana komunikasi yang penting untuk membangun, memberdayakan, dan pengakuan suatu identitas budaya.  Karenanya, sebagai sebuah sarana komunikasi, maka sudah selayaknya sebuah event festival seni dan budaya terus dikembangkan dan direncanakan melalui proses perencanaan strategis komunikasi agar dapat berjalan dengan efektif .

Budaya, merupakan sebuah produk sosial yang dapat dinyatakan sebagai : “Gaya hidup yang relative khusus dari suatu kelompok masyarakat –yang terdiri atas nilai-nilai, kepercayaan, artifak, cara berperilaku, serta cara berkomunikasi- yang ditularkan dari satu generasi ke generasi berikutnya. Termasuk dari kultur ini adalah segala hal yang dihasilkan dan dikembangkan oleh anggota kelompok itu- bahasa, cara berfikir, seni, undang-undang, dan agama mereka”

“Festifal Seni Dan Budaya Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Institut Agama Islam Negeri  Syekh Nurjati Cirebon”: Namun, aktualisasi budaya lokal dalam kehidupan bermasyarakat pada kenyataannya masih belum berjalan baik. Nilai  budaya yang bersumber pada kearifan lokal dan kebudayaan suku bangsa dengan masuknya unsur-unsur budaya yang merugikan yang diserap tanpa filter budaya, menyebabkan masyarakat cenderung tidak lagi menggunakan nilai-nilai budaya tersebut dalam kehidupan, sehingga tidak ada lagi pilihan selain terjun ke dalam kancah pergaulan bangsa dan interaksi kebudayaan lintas bangsa. Oleh karena itu dalam kondisi inilah kebudayaan harus membuka pemahaman akan kekayaan dan keragaman warisan budaya yang kita miliki sebagai  salah satu kekuasaan dan keunggulan yang kompetitif yang bias dibanggakan dan memiliki daya produktif yang sangat tinggi.

“Festifal Seni Dan Budaya Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Institut Agama Islam Negeri  Syekh Nurjati Cirebon”: Dengan menyadari akan fenomena dan dampak globalisasi terhadap eksistensi kebudayaan lokal dalam rangka kekuatan unggulan daerah dalam berkompetisi memasuki persaingan-persaingan global, maka diperlukan sebuah program pelestarian dan pengembangan kebudayaan guna memperkokoh ketahanan budaya bangsa.  Dalam konteks pemahaman tersebut, kegiatan pokok yang perlu ditempuh antara lain adalah upaya pencitraan budaya melalui strategi perencanaan dan pengelolaan yang sistematik, pengemasan produk-produk kebudayaan yang menarik dan tepat sasaran, guna disebarluaskan kepada seluruh lapisan masyarakat baik nasional maupun internasional dalam upaya pelestarian budaya dan menumbuhkan kebanggaan masyarakat akan kebudayaannya sendiri.

“Festifal Seni Dan Budaya Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Institut Agama Islam Negeri  Syekh Nurjati Cirebon”: Pelestarian sebagai kegiatan atau yang dilakukan secara terus menerus, terarah dan terpadu guna mewujudkan tujuan tertentu yang mencerminkan adanya sesuatu yang tetap dan abadi, bersifat dinamis, luwes, dan selektif . Pelestarian budaya adalah upaya untuk mempertahankan nilai-nilai seni budaya, nilai tradisional dengan mengembangkan perwujudan  yang bersifat dinamis, luwes dan selektif, serta menyesuaikan dengan situasi dan kondisi yang selalu berubah dan berkembang.

“Festifal Seni Dan Budaya Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Institut Agama Islam Negeri  Syekh Nurjati Cirebon”: Acara ini diisi dengan berbagai macam perlombaan 10 jurusan yang turut memeriahkan acara tersebut termasuk jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini. Dalam kesempatan ini Dekan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Dr. H. Ilman Nafi’a, M. Ag.  memberikan sambutan sekaligus membuka  acara FESTIVAL SENI DAN BUDAYA Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Institut Agama Islam Negeri Syekh Nurjati Cirebon. Diantara lomba-lomba yang ada jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini mengikuti lomba Fashion Show, Lomba Tari Daerah, Lomba Tari Modern, dan Lomba Paduan Suara. Adapun peserta Lomba Fashion Show dari jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini  adalah sbb:

  1. Utari Anggastini (Smstr 4)
    2. Nur Azizah (Smstr 2)
    3. Amelia Nur Hasanah (Smstr 4)
    4. Miratul Hasanah (Smstr 4)
    5. Nancy Mauldini S. (Smstr 2)
    6. Gina Fitri Ariyani (Smstr 2)
    7. Salmah R. (Smstr 2)

Lomba Fasion Show dengan menampilkan busana muslim modis, modern dan islami.

Alhamdulillah, 3 orang terpilih menjadi finalis (10 besar):
1. Utari Anggastini (Smstr 4)
2. Miratul Hasanah (Smstr 4)
3. Nancy Mauldini S. (Smstr 2)

Lomba Tari Daerah  yaitu mengangkat kembali tarian daerah di era modern ini agar tarian daerah kembali hidup hingga mengangkat nama daerah dan memperkenalkan kesenian daerah di kalangan mahasiswa serta masyarakat umum.

Lomba Tari Modern yaitu penggambungan antara tarian daerah dan modern hingga menciptakan tarian kolaborasi antara daerah dan modern.

Alhamdulilah pada ajang festifal seni dan budaya kali ini mahasiswa Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini memperoleh kemenangan diantaranya yaitu Juara I Fashion Show , Juara II Karya Tulis , Juara II Lomba Tari Modern  dan  Juara IV Lomba Tari Daerah

Powered by WordPress and MasterTemplate