Pascasarjana IAIN Syekh Nurjati: Mencetak Doktor Multikulturalisme di Bidang Pendidikan Agama Islam

orientasi-s3

Sebelumnya, Kami ucapakan selamat kepada 29 calon doktor (S3) PAI angkatan perdana. beliau-beliau sebelumnya telah menjalani sejumlah rangkaian tes masuk dan dinyatakan lulus sesuai dengan surat keputusan rektor Nomor: 2087/In.08/R/PP.00.9/09/2016 dari 63 peserta tes.

Terhitung sejak tanggal 2 Maret 2016 berdasarkan SK. Direktur Jenderal Pendidikan Islam (Dirjen Pendis) Nomor 1237 PPs IAIN Syekh Nurjati Memperoleh kepercayaan dengan mendapatkankan izin operasional untuk membuka Program Doktoral (S3) bidang PAI dengan ciri khas (spesialisasi) pendidikan agama berbasis multikulturalisme.

Pendidikan Agama berbasis multikulturalisme dipilih karena IAIN sadar betul bahwasanya Pendidikan Agama tidak bisa dipahami secara parsial selain itu posisi IAIN Syekh Nurjati yang berkedudukan di wilayah Cirebon yang multi etnis, multi agama, multi budaya turut serta mendudukung progam studi ini. Ujung pangkal dari pendidikan agama berbasis multikulturalisme adalah  terciptanya nuansa toleransi dan harmonisasi kehidupan di masyarakat tanpa meninggalkan kearifan lokal (Lokal Wisdom) yang dimiliki masing-masing daerah.

Beberapa kasus belakangan di negara-negara timur tengah  yang sesungguhnya kental keagamaanya justru melahirkan paham radikal dan bahkan terorisme menimbulkan pertanyaan mendasar Apa yang salah dari pendidikan agama? Dan faktanya sekarang paham radikalisme, Terorisme menjelma menjadi paham yang meng-global, meronggong setiap Negara di dunia tidak terkecuali bumi kita, Indonesia.

Program Doktoral Pps sediaanya akan diampu oleh dosen-dosen ahli sesuai bidangnya dan juga melakukan berbagai kerjasama dengan universitas dan lembaga di dalam maupun luar negeri seperti Lyon Universiti USA, UKM Malaysia, UGM, UPI Bandung, Lembaga Lipi, Iran Corner, Kedutaan Besar Republik Mesir, Perpustakaan Nasioanal dll.

Target utama dari program doktoral ini tidak lah mencetak ahli Agama Islam, lebih dari itu mencetak filosof PAI sehingga ia mampu membedah beragam masalah pendidikan Agama Islam dan juga menghasilkan produk yang dapat diimplementasikan dilingkungan masing-masing. (Papar, Dr. Saefudin Zuhri selaku Wakil Rektor Bidang Akademik)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *