Islamic Tourism In Cirebon : Sebuah Tawaran Untuk Pariwisata Cirebon

pak-jamali-pak-aan

Islamic Tourism In Cirebon : Sebuah Tawaran Untuk Pariwisata Cirebon

 

Diskusi mingguan kali ini yang telah dimotori oleh para doctor dan profesor di lingkungan pasca menghasilkan resolusi segera dibentuknya sebuah pusat kajian wisata Islami dalam naungan pascasarjana.

Gagasan ini muncul dan diusulkan ditengah-tengah diskusi oleh para peserta. Tema diskusinya sendiri sebenarnya adalah riset tentang Islamic Tourism Devolepment In Cirebon karya Dr. Aan Jaelani.

Islamic Tourism merupkan suatu konsep tentang pengelolan wisata halal di suatu kawasan. Cirebon yang dahulu merupakan pusat penyebaran Agama Islam khususnya di wilayah Jawa Barat memiliki banyak potensi yang mendukung pengembangan wisata halal ini. Potensi-potensi ini meliputi religion, politic, economic, culture, culinary, heritage, diversiti dan lain sebagainya.

IAIN sebagai pusat kajian Islam diharapkan mampu mewadahi terbentuknya kawasan wisata halal khususnya di wilayah Cirebon, mengingat potensi income yang dihasilkan sangatlah besar disamping dampak kesejahteraan bagi masyarakat sekitarnya.

Konsep Islamic Tourism sebenarnya diambil dari pemahaman akan Agama sebagai way of life bagi umat manusia di dukung dengan adatasi yang sudah lama di miliki Cirebon dalam sektor pariwisata seperti wisata jiarah di Gunung Jati dan makam-mkam kramat lainya, Wisata Muludun, Wisata Batik Trusmi, Cirebon Fashion Week, Tari Topeng dan lain-lain.

Perjalanan Islamic Tourism di Cirebon kemudian perlu dukungan dari berbagai pihak. Perlu kajian dan riset yang mendalam hingga menghasilkan konsepsi yang matang, perlu dukungan pemangku kebijakan di tataran eksekutif dan legislatif  serta perlu dukungan  masyarakat pada umumnya.

Full Peper ini bisa diakses di https://ssrn.com/author=2555293

https://ideas.repec.org/f/pja475.html

 

 

One comment

  • jamali sahrodi

    Islamic tourism merupakan peluang masa depan yang menjanjikan, mengingat ada fenomena masyarakat muslim cenderung pada aktivitas dan kreativitas yang terkait dengan “islami”. Oleh karena itu, peluang ini hendaknya segera diambil oleh para pengusaha dan aktivis kewirausahaan muslim agar kebutuhan umat segera terlayani.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *