Penelitian Yang Baik Lahir Dari Potensi Bukan Sekedar Masalah

IMG_3323

Penelitian merupakan serangkaian aktivitas ilmiah yang sistematik dengan tujuan menginterpretasi fenomena atau merevisi temuan-temuan sebelumnya.

Menurut Prof Sugiyono, MPd. Penelitian di Indonesia kebanyakan berawal dari masalah. Padahal penelitian dapat juga dilakukan berdasarkan potensi yang dimiliki. Penelitian yang berbasis potensi masih jarang dilakukan. Misalnya potensi wisata di Cirebon. Jika memang potensinya ada kenapa tidak dijadikan penelitian yang hasilnya baik dan bermanfaat. Lebih-lebih sektor pariwisata memiliki potensi ekonomi yang besar. Jadi tidak dari masalah melainkan potensi yang dimiliki.

Penelitian yang baik juga lahir dari ketepatan peneliti menggunakan metode. Metode kuantitatif banyak digunakan untuk menguji hipotesis (kesimpulan sementara/teori yang sudah mapan) sedangkan metode kualitatif digunakan untuk menciptakan hipotesis. Pada pengaplikasiannya kedua metode ini bisa digabungkan dalam satu penelitian yang populer disebut Mixed Method. Metode kombinasi antara kuantitatif-kualitatif atau sebaliknya dipandang paling baik sementara ini karena adanya proses saling chek  hasil temuan penelitian secara kuantitaif dan hasil temuan penelitian hasil kualitatif.

Mixed Method atau metode kombinasi terbagi atas dua tatacara penggunaan ; ada yang digunakan dengan cara  menggabungkan kedua metode secara bersama-sama pada saat penelitian dengan rentang waktu yang berbeda. Cara ini disebut Mixed Method Sequential. Yang terakhir, kedua metode digunakan dalam satu penelitian dengan rentang waktu yang bersamaan yang disebut Mixed Method Concurent.

 

Pps IAIN Syekh Nurjati Gelar Stadium General : Produktivitas Penelitian Ilmiah

IMG_3313

Pada senin 19 Maret 2018, Program Pascasarjana  (Pps) menggelar Studium General dengan pemateri tunggal dalam acara kali ini ialah Prof. Dr. Sugiyono, MP.d. seorang penulis buku best seller tentang metode penelitian dan guru besar Universitas Negeri Yogyakarta (UNY)

Acara ini dibuka langsung oleh Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon, Yth Dr. H. Sumanta, MA,g.

Dalam sambutanya, Rektor menyindir kualitas publikasi karya tulis ilmiah baik yang dihasilkan oleh mahasiswa maupun dosen masih sangat minim padahal dana penelitian yang telah disiapkan kementrian melalui rektorat jumlahnya milyaran rupiah. Selain kuantitas publikasi yang masih minim dihasilkan oleh civitas akademika dilingkungan IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Rektor juga mengingatkan para peserta terutama dari kalangan Strata dua (S2) dan Strata tiga (S3) agar menghasilkan karya yang tidak asal jadi dan kejar tayang. Jangan sampai ditemukan ada Tesis rasa Skripsi, lebih-lebih Disertasi rasa Skripsi.

Stadium General kali ini direncanakan akan berakhir pada pukul 16.00 sore Waktu Indonesia Barat (WIB) dengan ditutup oleh Direktur Pascasarjana IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Yth Prof. Dr. H. Jamali, MA,g.  Adapun pesertanya terdiri dari  oleh unsur mahasiswa Strata satu (S1), Strata dua (S2) dan Strata tiga (S3), dosen dan tamu undangan.

 

STADIUM GENERAL PROF. DR. SUGIYONO, M.Pd

prof dr sugiyono

Assalamu`alaikum Wr.Wb

Diberitahukan kepada seluruh Mahasiswa Program Magister (S2) dan Program Doktor (S3) Pascasarjana Institut Agama Islam  Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon, wajib hadir untuk mengikuti acara : STADIUM GENERAL

 

Yang akan dilaksanakan pada :

Hari                 : Senin

Tanggal           : 19 Maret 2019

Waktu              : Pukul 08.00 s.d Selesai

Tempat            : Gedung PPS Lantai III

Narasumber    : Prof. Dr. Sugiyono, M.Pd.

(Guru Besar UNY , Asesor BAN-PT)

 

 

Demikian pengumuman ini kami sampaikan atas perhatian dan kehadirannya kami ucapkan terima kasih.

 

Wassalamu`alaikum Wr. Wb

 

Cirebon, 14 Maret 2018

Kordinator Bidang Akademik

 

 

Drs. Ikhwan Fauzi, M.Si.

NIP. 196440928 199003 1 00

Penutupan Matrikulasi 2017

matrikulasi 2017

Dengan berakhirnya sesion Karya Tulis Ilmiah, berakhir pula lah  matrikulasi mahasiswa baru pascasarjana tahun angkatan 2017 yang artinya bapak dan ibu telah siap memasuki perkuliahan di dalam kelas sesuai prodinya masing-masing, tutur Direktur Pascasarja, Prof Dr. H. Jamali, M.Ag

Matrikulasi merupakan perkuliahan awal bagi para mahasiswa baru salah satu tujuannya ialah menyamakan persepsi bila mana diantara mahasiswa baru ada yang berasal dari perguruan tinggi umum yang notabene kurikulumnya berbeda dengan yang diterapkan di perguruan tinggi keagamaan. Selain itu juga dalam acara ini didesain agar para mahasiswa mengetahui keunggulan dari pascasarjana Iain Syekh Nurjati.

» Read more

Direktur PPS IAIN Syekh Nurjati Jadi Narasumber Workshop Pengembangan Kompetensi Dosen

20170810_173631Kuningan (10/08) Fakultas iImu Tarbiyah dan keguruan mengadakan workshop pengembangan kompetensi dosen dan karyawan dengan tema semangat pengembangan diri berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan dan pelayanan kegiatan akademik di FITK untuk melahirkan generasi emas. Salah satu pematerinya Direktur pascasarjana IAIN SNJ, Prof. Dr. Jamali Sahrodi, M.Ag dengan materi perkuliahan berbasis riset. Dalam materinya beliau menyampaikan bahwa penyelenggaraan perkuliahan berbasis riset tidak lagi relevan dengan RPS yang saat ini berlaku. Salah satu hal yang paling memungkinkan jika diberlakukan Perkuliahan Berbasis Riset adalah akan meningkatkan webometriks kampus. Saat ini webometriks IAIN SNJ berada pada posisi rangking ke 134 di Indonesia dan » Read more

Rektor IAIN SNJ Buka Workshop Pengembangan Kompetensi Dosen dan Karyawan

20170810_094734Kuningan (10/08) Fakultas iImu Tarbiyah dan keguruan mengadakan workshop pengembangan kompetensi dosen dan karyawan dengan tema semangat pengembangan diri berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan dan pelayanan kegiatan akademik di FITK untuk melahirkan generasi emas. Kegiatan dilaksanak selama dua hari bertempat di Resort Prima Sangkanhurip. Kegiatan workshop dibuka secara langsung oleh Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr. H. Sumanta, M.A sekaligus pelepasan dua orang dosen purnabakti yaitu Drs. H. Toto Syatori, dan Dr. H. Uci Sanusi. Dalam sambutannya beliau » Read more

Sidang Tesis Gelombang III Semester Ganjil TA 2017

H-Bachroni-sidang-500x385

Untuk sekian kali pascasarjana mengelar sidang tesis. Istimewanya pada sidang kali ini di ikuti oleh H. Bachroni mahasiswa program pascasarjana prodi Ekonomi Syari`ah sekaligus pengusaha ternama di wilayah Cirebon salah satunya Batik Asofa di desa Trusmi.

Dalam pemaparannya tesis yang berjudul Strategi Pemasaran dan Kualitas Pelayanan Berpengaruh Terhadap Peningkatan Jumlah Jama`ah Kelombok Bimbingan Haji (KBIH) Wadi Fatimah Kecamatan Kedawung Kabupaten Cirebon Tahun 2016. Menerangakan pentingnya faktor pelayanan dan strategi yang sesuai berlandaskan etos kerja Islam dalam merekrut calon jama`ah haji. Keunggulan KBIH Wadi Fatimah diantaranya terletak pada proses pelayanan dan bimbingan para jama`ah. pelayayan dan bimbingan dilakukan sebelum, pada saat dan pasca keberangkatan Jama`ah haji ke tanah suci. » Read more

Pengumuman Jadwal Wisuda ke-XVI

Assalamu`alaikum wr.wb

 

Berdasarkan Surat Keputusan Rektor nomor 0707/In.14.08/R/PP.00.9/03/2017 tentang Kalender Akademik, bahwa ketentuan penyelenggaraan Wisuda XVI sebagai berikut :

  1. Pelaksanaan masa sidang yudicium pada tanggal 31 Juli s.d 04 Agustus 2017
  2. Pendaftaran online dan penyerahan berkas wisuda (Bagian Akademik) dilaksanakan pada tanggal 08. s.d 28 Agustus 2017
  3. Pembayaran Wisuda (Bagian Keuangan) dilaksanakan pada tanggal 31 Agustus s.d 07 September 2017
  4. Pelaksanaan Wisuda 07 Oktober 2017

Mengingat jadwal tersebut diatas, harap segera mengirimkan data munaqosah dan SK Yudisium.

Demikian surat pemberitahun ini kami sampaikan, atas perhatian dan kerjasamanya kami ucapkan terimakasih.Lamp Sk Wisuda

 

Wassalamu`alaikum wr. wb

Menteri Agama RI Lantik 8 Rektor dan 2 Ketua STAIN

rektor

JAKARTA – Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin meminta Rektor UIN, IAIN dan Ketua STAIN untuk mengarahkan seluruh civitas akademika agar istiqomah dalam pelaksanaan misi yang dibawa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri sejak lahirnya. Demikian disampaikan saat melantik 8 Rektor UIN dan IAIN serta 2 Ketua STAIN, Kantor Kementerian Agama, Jakarta, Jumat, 28 Juli 2017 siang.

Menag berpesan bahwa Pemerintah menitipkan kepercayaan dan sekaligus harapan yang besar kepada para rektor dan ketua untuk memimpin, mengelola, serta memajukan Perguruan Tinggi Agama Islam agar tumbuh menjadi lembaga pendidikan tinggi unggulan di Tanah Air.

Mereka yang dilantik adalah

  1. Prof.Dr. H. Abd. Haris, M.Ag sebagai Rektor UIN Maulana Malik Ibrahin,
  2. Prof. Dr. H. Moh. Mukri,M.Ag sebagai Rektor UIN Raden Intan Bandar Lampung,
  3. Prof. Dr. H. Akhmad Fauzi Aseri,MA sebagai Rektor UIN Antasari Banjarmasin,
  4. Prof. Dr. H. Fauzul Iman, MA sebagai Rektor UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten,
  5. Dr. H. Mutawali,M.Ag sebagai Rektor UIN Mataram,
  6. Dr. H. Eka Putra Wirman, MA sebagai Rektor UIN Imam Bonjol Padang,
  7. Dr. H. Hadri Hasan,MA sebagai Rektor UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi,
  8. Prof. Dr. H. Sirajuddin, M,M.Ag, M.H sebagai Rektor IAIN Bengkulu,
  9. Dr. Mundakir,M.Ag sebagai sebagai Ketua STAIN Kudus, dan
  10. Prof. Dr. A. Nuzul, SH, M.Hum sebagai Ketua STAIN Watampone.

Bertindak sebagai saksi Sekretaris Kementerian Agama Nur Syam dan Dirjen Penidikan Islam Kamaruddin Amiin, serta dihadiri pejabat Eselon I dan II Kementerian Agama dan sejumlah pimpinan Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri. (*)

Sumber: Website Kemenag RI

Kemenag RI Siapkan Rp8 Miliar untuk Beasiswa S2 Guru Madrasah ke Finlandia

Beasiswa

JAKARTA – Kementerian Agama melalui Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah  telah menyiapkan anggaran sebesar Rp8 miliar untuk beasiswa S2 di Finlandia. Anggaran tersebut akan dialokasikan untuk menunjang kebutuhan biaya studi S2 bagi 200 guru madrasah seluruh Indonesia.

Pesan ini disampaikan oleh Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK), Suyitno, pada Rapat Kerja Sertifikasi dan Beasiswa Guru Madrasah di Bogor, Senin (24/7). Menurutnya, pemberian beasiswa S2 bagi guru madrasah merupakan upaya Kemenag dalam peningkatan kompetensi guru madrasah.

Untuk anggaran 2017, lanjut Suyitno, alokasi anggaran yang ada akan diprioritaskan pada dua bidang mata pelajaran (mapel), yakni ilmu sosial dan ilmu agama. Untuk bidang mapel IPA tidak menjadi prioritas, kerena selama ini guru-guru IPA sudah banyak diberi beasiswa S2.

“Jadi sementara konsennya dua mapel tersebut. Akan tetapi ketika kuota tidak terpenuhi, tentu akan kita sesuaikan kebutuhannya,” tegas Suyitno.

Program beasiswa S2 bagi guru madrasah akan dimulai pada tahun 2017. Pendaftaran dan rekrutmennya segera dilaksanakan, kemudian dilanjutkan pembekalan dan pembinaan. Sedangkan pembelajarannya akan dilaksanakan tahun 2018,” ujar Guru Besar UIN Raden Fatah Palembang.

Konsep atau sistem perkuliahan yang akan diberlakukan, kata Suyitno, adalah tiga semester kuliah di dalam negeri dengan standar Finlandia University kemudian satu semester terakhir akan dilaksanakan di Finlandia University khusus penulisan tugas akhir (tesis).

Ditambahkan Suyitno bahwa kelebihan beasiswa tahun ini adalah adanya skema penguatan inovasi pembelajaran. Program ini akan dijadikan sebagai  piloting Guru Master.

“Guru Master adalah program pembibitan guru yang nantinya akan disebar ke madrasah-madrasah yang kita anggap masih ketinggalan yang berada di wilayah 3T (terdepan, tertinggal dan terluar) dalam meningkatkan mutu pendidikan,” pungkasnya.

Raker ini terjadwal akan berlangsung tiga hari, 24 – 26 Juli 2017. Rapat ini juga  dihadiri Kepala Bidang Madrasah dari 34 Kanwil Kemenag Provinsi se Indonesia, Dekan perwakilan PTKIN dan PTU, serta para pejabat eselon 3 dan 4 di lingkungan Direktorat GTK serta para JFU di TU Dir GTK. (*)

Sumber: Website Kemenag RI

Para Dosen Ma’had Aly Dibekali Penguatan Nilai Kebangsaan

mAHAD aLY

JAKARTA – Menjaga dan memperkuat nilai kebangsaan harus dilakukan secara berkesinambungan. Itu juga yang diupayakan oleh Direktorat Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kementerian Agama.

Melalui kegiatan workshop yang diikuti seluruh mudir ma’had aly, Kepala Pendidikan Diniyah Formal (PDF) dan pimpinan Satuan Pendidikan Muadalah (SPM) pada pondok pesantren, Kemenag menyegarkan kembali ingatan dan komitmen kalangan pesantren terhadap nilai kebangsaan dan moderasi Islam.

Tampil sebagai narasumber, Rais Aam Jam’iyyah Ahlit Thariqah al-Mu’tabarah an-Nahdliyyah (JATMAN), Habib M Luthfi bin Yahya menyampaikan bahwa pemahaman keagamaan di Indonesia telah mengalami dekadensi pasca hegemoni kaum literalis–konservatif. Mereka adalah kelompok yang menitikberatkan corak penafsiran letterlijk dan menutup diri terhadap konteks di mana manusia hidup dan berkembang. Akibatnya, tak jarang pengikutnya menjadi radikal, cenderung menyalahkan keadaan dan berpandangan monolitik terhadap tek-teks keagamaan.

Menurut Habib M. Luthfi,  mata rantai radikalisme seperti itu dapat diputus melalui dua hal. Pertama , membuka cakrawala bahwa Al-Quran tak hanya berisi ajaran dan dogma. Beberapa terminologi Al-Quran mengungkap kajian lintas perspektif, seperti perkembangan ilmu astronomi,  antariksa, anatomi, hingga geologi.

Kedua, mendamaikan teks dan konteks secara proporsional. Pembacaan dialogis berguna untuk menyingkap pesan moral bahwa Islam relevan dengan perubahan ruang dan waktu. Mengawalinya bukan perkara mudah, namun penting diinisiasi sebagai kerangka metodis untuk menggali esensi ajaran Islam yang moderat, seimbang, toleran, dan berlaku adil.

“Itu menunjukkan bahwa pembacaan teks-teks keagamaan yang holistik, komprehensif dan integral berpengaruh besar dalam membentuk karakteristik pembaca yang berwawasan moderat sekaligus maju di berbagai bidang kehidupan,” pungkas beliau di Pekalongan, Rabu malam (02/08).

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren mengingatkan, para dosen, pendidik dan tenaga kependidikan ma’had aly dan seluruh tenaga pendidik pada lembaga pendidikan keagamaan Islam harus memiliki komitmen untuk melaksanakan khittah kebangsaan sebagai tantangan yang dihadapi pondok pesantren. Khittah tersebut berupa konsistensi mengawal Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dari serangan pemikiran destruktif yang tak hanya merugikan Negara kesatuan, akan tetapi dalam konteks keberagamaan.

“Tantangan ke depan adalah bagaimana kita beragama dalam konteks Indonesia yang majemuk, dan bagaimana bernegara dalam konteks Indonesia yang religius,” tutur Ahmad Zayadi.

Workshop Peningkatan Kompetensi Pedagogik Dosen Ma’had Aly ini diikuti seluruh mudir ma’had aly, Kepala Pendidikan Diniyah Formal (PDF) dan pimpinan Satuan Pendidikan Muadalah (SPM) pada pondok pesantren. Ke depan, pendidik dan tenaga kependidikan pada layanan pendidikan keagamaan Islam diharapkan fokus membina kader-kader ahli di bidang ilmu agama ( mutafaqqih fiddin ), memahami zaman ( faqihu zamanih ) dan tak terpengaruh faham radikalisme yang destruktif, alih-alih konstruktif. (*)

Sumber: Website Kemenag RI

Training Pengembangan Diri

image-pasca-iain-sgj-294

PELATIHAN PENGEMBANGAN INTUISI DAN SPRITUALISASI ISLAM

 

 

Konselor dan Trainer        : Yedi Supriadi, M.Pd alias Syaikh Gozzali

Materi   :

  1. Pengenalan Ibadah dan aspek-aspeknya
  2. Pengenalan Ilmu Tasawuf
  3. Pengenalan Akhlak Tasawuf
  4. Pengembangan Metode Tasawuf
  5. Pengembangan Pemikiran Islam
  6. Pengembangan Pemikiran Barat

 

 

Pelaksanaan    : Tiap Minggu Sekali Selama Tiga Bulan

Dimulai           : Sejak 1 Agustus 2017

Waktu            : Tiap Hari Selasa Pukul 08.00-10.00 WIB

Tempat            : Kampus Pascasarjana IAIN Syekh Nurjati

Jl. Perjuangan By Pass Sunyaragi-Cirebon

 

Pendaftaran   :

Contact Person :

  • Amin Basir, MA (081 222 59609)
  • Ikhwan Fauzi, M.Si (081 320 462 477)
  • Ely Laely Safitri, S.sos ( 081 222 768 122)

 

 

1 2 3 4