STRATEGI PENGEMBANGAN WISATA SYARIAH BERBASIS BUDAYA DI KOTA CIREBON

wisata syariah

Sejalan dengan tren pariwisata dunia yang mengarah kepada kenyamanan beribadah bagi wisatawan muslim sebagai unsur penting dalam berwisata. Trasformasi perkembangan pariwisata di kota Cirebon pun diharapkan selaras dan mengambil peran signifikan sebagai pusat perkembangan wisata syariah yang berada di kawasan Jawa Barat. Dari kajian mendalam menggunakan analisis SWOT (Strenght, Weaknesses, opportunities, threats) kota Cirebon memiliki keunggulan wisata terutama dalam bidang sejarah, seni, budaya dan kuliner yang banyak menyedot animo wisatawan berkunjung,  karenanya ada beberapa rekomendasi yang dapat dilakukan pihak terkait guna dijadikan acuan strategi dalam  mengembangankan wisata syariah berbasis budaya yang ada di Kota Cirebon : (1) Diharapkan terwujudnya kerjasama antar pihak terkait dalam mengembangkan wisata syariah di Kota Cirebon. (2)  Meningkatan kapasitas pengelola dan sumber daya manusia di sekitar daerah wisata syariah dengan mengadakan seminar, pelatihan, pembinaan, studi banding, sosialisasi dan gerakan masyarakan sadar wisata syariah. (3) Pihak pengelola dan masyarakat sekitar harus sudah merubah mindset bahwa pariwisata syariah dibangun dan ditawarkan  berdasarakan kepuasan dan kenyamanan wisatawan terutama wisatawan muslim yang menginginkan kenyaman berwisata yang mencakup pemenuhan aktifitas ibadah menurut syariat Islam

PROSES PELAKSANAAN PENDAFTARAN PROGRAM PASCASARJANA IAIN SYEKH NURJATI TAHUN AKADEMIK 2018/2019

TATACARA PENDAFTRAN

  • Calon pendaftar melakukan pendaftaran secara online di laman http://sc.syekhnurjati.ac.id/pascasarjana/
  • Calon pendaftar BPPS diwajibkan melakukan pendaftaran secara online di laman

         http://beasiswa.dikti.go.id

  • Calon pendaftar Beasiswa Unggulan diwajibkan melakukan pendaftaran secara online di laman

         http://beasiswa.dikti.go.id

  • Calon pendaftar diperkenankan meminta brosur sesuai dengan program studi yang akan diambil
  • Calon pendaftar untuk beasiswa terlebih dahulu menanyakan ke bagian Informasi dan Pendaftaran apakah program studi yang dituju dibuka untuk beasiswa

TATACARA PENGEMBALIAN BERKAS

  • Calon peserta berpakaian rapid an tidak diperkenankan memakai sandal
  • Calon peserta sudah membayar uang pendaftaran terlebih dahulu sebelum menyerahkan berkas (keterangan lebih detail bisa ditanyakan kebagian akademik & informasi /keuangan)
  • Calon peserta menyerahkan seluruh persyaratan (berkas persyaratan) rangkap 2 kebagian informasi dan pendaftaran dengan mencantumkan nama dan Program Studi yang akan diambil

Dengan menyertakan Map berwarna merah untuk pendaftar Program Magister dan Map berwarna biru untuk pendaftar Program Doktoral

TATACARA PELAKSANAAN UJIAN

  • Berpakaian rapih dengan baju berwarna putih terang dengan celana/rok berwarna hitam (gelap)
  • Hadir 15 menit sebelum ujian berlangsung
  • Memakai sepatu
  • Membawa alat-alat tulis
  • Membawa kartu ujian yang ditanda tangani/paraf oleh petugas
  • Mengikuti tata tertib yang diberikan oleh pengawas ujian
  • Naskah soal tidak boleh dikotori dan naskah soal harus dikembalikan kepada panitia
  • Setelah ujian peserta diperkenankan meninggalkan ruang ujian sesuai dengan waktu yang telah ditentukan

 

 

Keluarga Sakinah Dalam Pandangan M. Quraish Shihab Dan Relevansinya Dengan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan Di Indonesia

wedding-ring-uplot

Pernikahan bagi manusia adalah sesuatu yang sangat sakral dan mempunyai tujuan yang sakral pula, dan tidak terlepas dari ketentuan-ketentuan yang ditetapkan syari’at agama. Tujuan utama dari pernikahan adalah untuk membentuk keluarga bahagia yang penuh ketenangan cinta dan rasa kasih sayang. Tapi untuk saat ini Keluarga tidak lagi dilihat sebagai ikatan spiritual yang menjadi medium ibadah kepada Sang Pencipta. Kawin-cerai hanya dilihat sebatas proses formal sebagai kontrak sosial antara dua insan yang berbeda jenis. Perkawinan kehilangan makna sakral dimana Allah menjadi saksi atas ijab-kabul yang terjadi. Ini bertolak belakang dengan adagium yang menyatakan keluarga adalah garda terdepan dalam membangun masa depan bangsa peradaban dunia. Dari rahim keluarga lahir berbagai gagasan perubahan dalam menata tatanan masyarakat yang lebih baik. Tidak ada satu bangsa pun yang maju dalam kondisi sosial keluarga yang kering spiritual, atau bahkan sama sekali sudah tidak lagi mengindahkan makna religiusitas dalam hidupnya.

Masalah penelitian ini adalah Bagaimana pandangan M. Quraish Shihab tentang konsep keluarga sakinah? bagaimana keluarga sakinah menurut hukum Islam dan Undang-Undang No. 1 Tahun 1974?  Bagaimana relevansi pandangan M.Quraish Shihab tentang keluarga sakinah dengan undang-undang No.1 tahun 1974 tentang perkawinan di Indonesia?

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui andangan M.Quraish Shihab tentang konsep keluarga sakinah, untuk mengetahui keluarga sakinah menurut hukum Islam dan Undang-Undang No. 1 Tahun 1974,  dan mengetahui relevansi pandangan M. Quraish Shihab tentang keluarga sakinah dengan undang-undang No.1 tahun 1974 tentang perkawinan di Indonesia.

Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif Bentuk penelitian ini adalah berupa kajian pustaka (library research). Kajian ini berusaha mengungkapkan pemikiran M. Quraish Shihab tentang keluarga sakinahmelalui sumber data yang relevan dengan kebutuhan,baik buku-buku teks, jurnal, atau majalah-majalah ilmiah dan hasil-hasil penelitian.

Hasil penelitian ini menyimpulkan,dalam pandangan M.Quraish Shihab sakinah (ketenangan) harus didahului oleh gejolak untuk menunjukkan bahwa ketenangan yang dimaksud adalah ketenangan dinamis. Pasti dalam rumah tangga ada saat ketika gejolak, bahwa kesalah-pahaman dapat terjadi. Namun, ia segera dapat tertanggulangi dan melahirkan sakinah. Sakinah bukan apa yang terlihat dari ketenangan yang lahir yang tercermin dari raut muka karena yang ini bisa muncul akibat keluguan, ketidaktahuan, atau kebodohan. Akan tatapi, sakinah kecerahan raut muka yang disertai kelapangan dada, budi bahasa yang halus yang dilahirkan oleh ketenangan akibat batin menyatunya pemahaman dan kesucian hati, serta bergabungnya kejelasan pandangan dengan tekad yang kuat. Itulah makna sakinah secara umum dan makna-makna tersebut yang diharapkan dapat menghiasi keluarga yang hendak menyandang nama keluarga sakinah.

 

 

1 2