STRATEGI

Sasaran Prodi MPI dan Strategi Pencapaiannya

Untuk mewujudkan visi, misi, dan tujuan Prodi MPI IAIN Syekh Nurjati Cirebon yang telah ditetapkan, dirumuskan sasaran capaian dan strategi pencapaiannya, sebagai berikut.

Sasaran dan Strategi Pencapaiannya:

Untuk mewujudkan visi, misi, dan tujuan Prodi MPI IAIN Syekh Nurjati Cirebon yang telah ditetapkan, dirumuskan sasaran capaian dan strategi pencapaiannya, sebagai berikut.

  1. Sasaran Tahap I (2015 – 2019): Akselerasi Otonomi dan Kemandirian Prodi

Pada tahap ini, Prodi memprioritaskan program-program untuk pengem-bangan sistem tata kelola Prodi yang baik; peningkatan otonomi dan kemandirian Prodi; dan penyelenggaraan tridarma perguruan tinggi.

Sasaran dan Strategi Pencapaiannya:

  1. Kurikulum

Dimilikinya kurikulum Prodi yang sesuai dengan kebutuhan pengguna lulusan dan perkembangan ipteks.

Strategi Pencapaian:

Pada tahun 2015 melakukan redesain kurikulum dengan memperhatikan perkembangan IPTEK dan masukan-masukan dari stakeholder. Evaluasi dan redesain kurikulum dilakukan melalui workshop, yang dihadiri oleh dekan dan wakil dekan, ketua Prodi dan sekretaris Prodi, seluruh dosen Prodi, karyawan, perwakilan mahasiswa, dan stakeholder.

Indikator:

Prodi memiliki kurikulum beserta perangkat-perangkatnya (silabus dan RPS) yang mengacu pada Kurikulum Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) dan Standar Nasional Perguruan Tinggi (SNPT).

  1. Mahasiswa dan Lulusan

Sasaran:

  • Meningkatnya kualitas input calon mahasiswa baru.
  • Dihasilkannya lulusan dengan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat masa depan.
  • Diselenggarakannya pelayanan kesejahteraan mahasiswa.

Strategi Pencapaian:

  • Mulai tahun 2015 dilakukan seleksi yang ketat dalam penerimaan mahasiswa baru.
  • Mulai tahun 2015 memperkuat jaringan dengan stakeholder dan berbagai pihak di luar kampus yang dilengkapi dengan MoU.
  • Mulai tahun 2015 semua dosen diwajibkan menggunakan media pembelajaran berbasis IT agar dapat meningkatkan kualitas pembe-lajaran. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman maha-siswa terhadap materi kuliah yang pada akhirnya dapat mening-katkan IPK mahasiswa.
  • Mulai tahun 2015 melakukan pelayanan akademik mahasiswa berbasis Smart Campus.

Indikator:

  • Skor input calon mahasiswa baru minimal 7,00.
  • IPK mahasiswa sama dengan atau lebih besar dari 3,00.
  • Memiliki soft skill bagus yang ditandai dengan kemampuan bekerja keras, motivasi tinggi, tidak putus asa, dan sabar.
  • Menguasai teknologi informasi.
  • Memiliki kompetensi lulusan yang sesuai dengan Standar Kom-petensi Lulusan (SKL) yang terdapat dalam kurikulum Prodi.
  • Masa studi mahasiswa sama dengan atau lebih pendek dari 4 tahun.
  • Pelayanan akademik kemahasiswaan berbasis Smart Campus sebesar 75%.
  1. Sumber Daya Manusia

Sasaran:

  • Tersedianya sumber daya manusia (SDM) yang profesional, ber-kompeten dalam menjalankan program tridarma perguruan tinggi dan pendukungnya.
  • Tersedianya sistem manajemen SDM berbasis kompetensi sehinga mendukung iklim akademik yang kondusif.

Strategi Pencapaian:

  • Mulai tahun 2016 menerima dosen baru dengan kualifikasi S-2 dan S-3 yang relevan dengan Prodi.
  • Mulai tahun 2016 mendorong dan memfasilitasi para dosen untuk mengurus kepangkatan akademik.

Indikator:

  • Seluruh dosen tetap minimal berpendidikan magister yang relevan dengan Prodi.
  • Memiliki minimal lima dosen tetap berpendidikan doktor yang relevan dengan Prodi.
  • Seluruh dosen memiliki kepangkatan akademik.
  1. Suasana Akademik

Sasaran:

  • Terciptanya suasana akademik yang kondusif bagi pengembangan kompetensi mahasiswa.
  • Meningkatnya keterampilan dan profesionalitas mahasiswa, dosen, dan tenaga pendukung.
  • Terakreditasinya Prodi.

Strategi Pencapaian:

  • Mulai tahun 2016 semua dosen diwajibkan memanfaatkan web dan e-jurnal Prodi sebagai media pembelajaran sehingga mahasiswa dengan mudah mengaksesnya.
  • Mulai tahun 2016 melaksanakan seminar nasional minimal 1 kali/tahun.
  • Mulai tahun 2016 mensyaratkan UKBI bagi mahasiswa dengan peringkat unggul (578-640), sebagai syarat untuk mengikuti ujian skripsi.
  • Mulai tahun 2016 mengembangkan suasana akademis yang kondusif sehingga mahasiswa, dosen, dan tenaga pendukung dapat bekerja secara optimal sesuai dengan fungsi masing-masing.
  • Mulai tahun 2016 meningkatkan pelayanan akademik kepada mahasiswa dengan tujuan agar mahasiswa dapat lulus tepat waktu.
  • Mulai tahun 2016 melibatkan mahasiswa dalam kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat.

Indikator:

  • Semua dosen memanfaatkan website dan e-jurnal Prodi.
  • Seminar nasional minimal 1 kali/tahun.
  • Skor UKBI mahasiswa minimal 578.
  • Keterlibatan mahasiswa dalam penelitian dan pengabdian masya-rakat minimal 2 mahasiswa/tahun.
  • Peringkat akreditasi Prodi minimal B.
  1. Penelitian dan Publikasi

Sasaran:

  • Diselenggarakannya program penelitian yang bermutu, produktif, bernilai tinggi dan berdampak pada penyelesaian masalah nyata dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
  • Dihasilkannya karya-karya ilmiah yang dipublikasikan secara regional dan nasional.

Strategi Pencapaian:

  • Mulai tahun 2016 semua dosen diwajibkan mengikuti workshop penelitian dan seleksi penelitian dosen pemula, kajian wanita, hibah bersaing, dan sebagainya di tingkat institut maupun nasional.
  • Mulai tahun 2016 mewajibkan setiap dosen menjadi pembicara dalam kegiatan ilmiah sesuai dengan bidang ilmunya (seminar, workshop, loka karya).
  • Mulai tahun 2016 mewajibkan setiap dosen menulis artikel ilmiah/ artikel hasil penelitian untuk dimuat dalam jurnal ilmiah nasional.
  • Mulai tahun 2016 semua dosen telah membuat buku pegangan kuliah/ modul sebagai salah satu sumber belajar bagi mahasiswa.

Indikator:

  • Laporan hasil penelitian ilmiah minimal 1 buah/ tahun/ dosen.
  • Karya ilmiah dosen berupa buku/diktat minimal 1 buah/ dosen/ tahun.
  • Laporan kegiatan workshop/seminar minimal 1 buah laporan/ tahun.
  • Artikel dosen yang dimuat dalam jurnal nasional minimal 3 artikel/ tahun.
  1. Pengabdian pada Masyarakat

Sasaran:

  • Dikembangkannya ilmu, teknologi, dan seni yang dapat diaplikasikan dalam membangun masyarakat.
  • Diberdayakannya potensi lokal dan ikut berkontribusi dalam meme-cahkan permasalahan masyarakat.

Strategi Pencapaian:

  • Mulai tahun 2016 menjalin kerja sama dengan instansi terkait yang dilengkapi dengan MoU.
  • Mulai tahun 2016 mewajibkan setiap dosen mengadakan kegiatan pengabdian pada masyarakat di lingkup sekolah maupun masya-rakat.
  • Mulai tahun 2016 melibatkan mahasiswa dalam kegiatan pengabdian pada masyarakat.

Indikator:

  • Laporan kegiatan pengabdian masyarakat minimal 1 buah/ tahun/ dosen.
  • Kerja sama antarlembaga, baik dengan lembaga pendidikan maupun dengan lembaga di luar bidang pendidikan minimal 1 bentuk kerja sama/tahun.
  • Keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan pengabdian pada masya-rakat minimal 1 kegiatan/tahun.
  1. Bidang Sarana dan Prasarana

Sasaran:

  • Tersedianya sarana untuk mendukung program tridarma perguruan tinggi dan pendukungnya.
  • Tersedianya prasarana untuk mendukung program Tridarma Per-guruan Tinggi dan pendukungnya.

Strategi Pencapaian:

  • Mulai tahun 2016, Institut membangun gedung-gedung yang repre-sentatif untuk penyelenggaraan Tridarma Perguruan Tinggi, seperti gedung perkuliahan, gedung pertemuan, gedung olahraga, labora-torium, dan fasilitas lainnya.
  • Mulai tahun 2016 meningkatkan pengadaan sarana untuk mendukung program Tridarma Perguruan Tinggi dan pendukungnya.

Indikator:

  • Gedung-gedung untuk keperluan kegiatan Tridarma Perguruan Tinggi meliputi ruang kuliah, ruang fungsionaris, ruang dosen, dan lain-lain.
  • Memiliki 1 laboratorium bahasa multimedia.
  • Memiliki 1 laboratorium praktik mengajar.
  • Memiliki perpustakaan Prodi.
  • Sarana untuk keperluan kegiatan tridarma perguruan tinggi pada tingkat Prodi mencukupi.