PROGRAM KEGIATAN LEMBAGA PENJAMIN MUTU (LPM) IAIN SYEKH NURJATI CIREBON


 

NO PROGRAM KEGIATAN
1 Peningkatan capasity building kelembagaan LPM
  • Wrokshop
  • Magang
2 Pengayaan sarana dan prasarana kelembagaan
  • Lobiying
  • Pengadaan sarana
3 Penetapan dan pengembangan standar mutu pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat
  • Penyusunan dokumen-dokumen mutu, manual mutu, standar mutu dan manual prosedur
  • Sosialisasi
  • Pelaksanaan
  • Monev/audit
  • pelaporan hasil temuan
4 Akreditasi Institusi/Kelembagaaan
  • Melakukan workshop penyusunan barang
  • Pelaksanaan penyusunan barang Instutusi
  • monitoring hasil penyusunan barang
  • persiapan vsitasi akreditasi
5 Penerapan sistem reinforcement Lembaga
  • Koordinasi dengan pimpinan dalam perumusan reward dan punishment
  • Penyusunan instrument dan dokumen yang terkait dengan hal itu
  • Sosialisasi
  • Pelaksanaan

 

LPM

Dalam melaksanaan seluruh rangkaian program di atas, Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) berlandaskan pada beberapa prinsip berikut:

  1. Mulai dari sekarang, seluruh komponen yang terkait diajak untuk mulai dari sekarang tanpa menunggu kelengkapan dan kesiapan komponen lainnya. Kondisi yang ada perlu diidentifikasi dan dipetakan baik melalui studi dokumen yang ada atau informasi lainnya untuk memudahkan penyusunan program secara menyeluruh.
  2. Sinergi dengan semua komponen, pencapaian mutu merupakan proses yang saling terkait antara satu komponen dengan yang lainnya. Oleh sebab itu sinergi seluruh komponen, sosialisasi dan membangun apresiasi serta kepedulian akan mempercepat pencapaian tujuan.
    LPM
  3. Terencana, artinya semua rangkaian siklus penjamin mutu dilaksanakan berdasarkan pereencanaan menyeluruh. Semua kegiatan yang dilaksanakan harus didasarkan pada perencanaan yang matang sehingga dapat mencapai tujuan yang diharapkan.
  4. Komitmen, diperlukan komitmen yang kuat mulai dari pimpinan sampai dengan pelaksana untuk melaksanakan peningkatan mutu pada setiap levevl unit kerja.
  5. Berkelanjutan, apabila suatu siklus penjaminan mutu sudah selesai maka harus dilanjutkan dengan siklus berikutnya untuk mencapai standar yang lebih tinggi. dan begitu seterusnya tanpa henti, sesuai dengan prinsip continuous quality improvement dengan model Kaizen.