Workshop Pembekalan Peserta KKN IAIN Syekh Nurjati Cirebon Tahun 2018

Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) IAIN Syekh Nurjati Cirebon, gelar kegiatan Workshop Pembekalan bagi peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) tahun 2018, dengan tema “ Belajar Bersama Masyarakat”. Di gedung ICC IAIN Syekh Nurjati Cirebon. Senin, (02/07/2018).

Kegitan Workshop Pembekalan bagi peserta KKN dilaksanakan selama 3 hari, mulai tangggal 2 – 4 Juli 2018. Dengan Jumlah peserta KKN sebanyak 1510 orang dengan 80 orang Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), yang akan di terjunkan ke 94 desa yang tersebar di  5  kecamatan di Kabupaten Brebes Jawa Tengah, pada tanggal 10 Juli mendatang.

Hari pertama Workshop Pembekalan bagi peserta KKN, materi disampaikan langsung oleh Kepala Baperlitbangda Kabupaten Brebes Dr. H. Angkatno, S. H,.M.Pd.  dalam materinya beliau menyampaikan, sekilas tentang Kabupaten Brebes, sehingga mahasiswa yang melakasanakan KKN memiliki gambaran ketika sampai dilokasi KKN.

Hari kedua dan ketiga, peserta KKN akan diberikan pembekalan oleh para tutor yang ahli di bidangnya,  tentang teknis pelaksanaan KKN, mulai dari penyusunan progam, sampai pada pembbuatan laporan hasil KKN.

Dr. H. Farihin, M.Pd, (Wakil Rektor III) bidang kemahasiswaan dan kerjasama, dalam sambutannya beliau menyampaikan, Perguruan Tinggi mengemban tiga tugas pokok, yang dikenal dengan Tridharma Perguruan Tinggi. Pilar pertama yaitu, pendidikan dan pengajaran. Pilar kedua, penelitian dan pengembangan dan  pilar ketiga adalah  pengabdian kepada masyarakat. KKN merupakan salah satu pilar dari Tridharma perguruan tinggi, yang akan direalisasikan oleh mahasiswa-masiswa peserta KKN IAIN Syekh Nurjati Cirebon tahun 2018.

Dr. H. Bambang Yuniarto, M.Si, (Kepala pusat LPPM) memberikan arahan kepada 1510 orang,  pada workshop pembekalan  bagi peserta KKN di auditorium ICC IAIN Syekh Nurjati Cirebon. (02/07/2018)

Read more

Visitasi Akreditasi Prodi PIAUD IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Visitasi Akreditasi Prodi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN Syekh Nurjati Cirebon. Senin, (04/06/2018).  Dengan tim Asessor Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi ; Dr. Muh. Saerozi, M.Ag. (IAIN Salatiga) dan Dr. Taufina, M. Pd (Universitas Negeri Padang).

Sambutan Wakil Rektor I Dr. Saefuddin Zuhri, M. Ag pada Visitasi Akredirasi Prodi PIAUD IAIN Syekh Nurjati Cirebon (04/06/18)

Read more

Jurusan PAI Gelar Festival Jajanan Ramadhan

Stand Festival Jajanan Ramadhan Jurusan PAI. Halama Gedung PAI. Senin, (15/05/2018).

Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Pendidikan Agama Islan (PAI), Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN Syekh Nurjati Cirebon, mengadakan kegiatan Festival Jajanan Ramadhan. Kegiatan ini diikuti seluruh mahasiswa mulai dari semerter 2 sampe semester 8, bahkan Dosen dan alumni juga ikut berpartisipasi, di halaman gedung PAI IAIN Syekh Nurjati Cirebon. Senin, (15/05/2018).

Kegiatan festival jajanan Ramadhan ini akan berlangsung selama 2 hari mulai tanggal 15-16 Mei 2018. Di hari pertama ini ada berbagai macam jajanan, diantaranya Sambal terasi, Longtong, Es Kelapa, Es Doger dan masih banyak lagi jajanan lainnya yang merupakan karya dari mahasiswa Jurusan Pendidikan Agama Islam (PAI).

Tujuan diadakannya festival ini adalah sebagai salah satu bentuk rasa syukur dan gembira untuk menyambut datangnya Bulan Suci Ramadhan.  Tujuan lain adalah  untuk mempererat talih silaturahmi antara Dosen, Mahasiswa dan Alumin.

“Dengan adanya Festival Jajanan Ramadhan ini kita bisa mengambil manfaatnya, bahwa bulan Ramahdan adalah bulan yang penuh dengan keberkahan, bulan yang penuh dengan kasih sayang, Ujar Irfan.” Ketua Pelaksana Jajanan Festival PAI.

Besok adalah acara puncak Festival Jajanan Ramadhan, yang akan dimeriahkan oleh para alumni Jurusan PAI. Dalam acara puncak ini berbagai macam karya akan dipamerkan, baik dari jajanan, karya-karya ilmia dalam bentuk buku maupun yang lainnya.

Stand Es Kelapa pada Festival Jajanan Ramadhan, Jurusan PAI. Halama Gedung PAI. Senin, (15/05/2018).

Read more

Pramuka IAIN Syekh Nurjati Cirebon Raih 2 Apresiasi pada PW PTK XIV di UIN Suska Riau

Pada tanggal 10 Mei 2018 merupakan penutupan dari berbagai macam rangkaian kegiatan yang ada pada Perkemahan Wirakarya Perguruan Tinggi Keagamaan (PW PTK) XIV Se-Indonesia tahun 2018 di UIN Sultan Syarif Kasim Riau. Upacara Penutupan ditutup secara langsung oleh Prof. Dr. H. Munzir Hitami, MA selaku Rektor UIN Sultan Syarif Kasim Riauyang mewakili Kementrian Agama Republik Indonesia. Selain itu penyematan Tanda Ikut Gotong Royong (TIGOR) dan sertifikat kegiatan diberikan langsung oleh Rektor UIN Suska kepada salah satu peserta PW PTK XIV Se-Indonesia di UIN Suska Riau. Setelah upacara penutupan usai, panitia mengumumkan hasil Apresiasi Giat PW PTK XIV Se-Indonesia Tahun 2018. Adapun untuk nominasinya adalah, Devile Kontingen (Terrapi, Terunik, Terkompak, Terheboh, Tersantun dan Terbanyak), Ethno Carnival (Terfavorit, Terunik, Terumit, Terbesar, Terelegant, Terinovatif dan Terkreatif), Kuliner (Terunik, Terelegant, Terbersih, Terbesar, Teramai, Terapi, Terlengkap, Tersimple, Terlezat, Terkaya Rasa dan Terhigienis), Media Sosial (Terbanyak like dan Teraktif), Photoboth (Terfavorit, Terunik, Termegah, Terumit, Terkreatif dan Terapi) dan Pentas Seni (Terfavorit, Terunik, Terberani, Terkreatif dan Terindah). Alhamdulillah Kontingen IAIN Syekh Nurjati Cirebon mendapatkan 2 apresiasi, yaitu Ethno Carnival Terfavorit dan Pentas Seni Terfavorit.

Apresiasi Terfavorit Ethno Carnival Paksi Naga Liman dan Batik Mega Mendung pada PW PTK XIV di UIN Suska Riau
Apresiasi Terfavorit Ethno Carnival Paksi Naga Liman dan Batik Mega Mendung pada PW PTK XIV di UIN Suska Riau

Read more

Pramuka IAIN Cirebon mengenalkan Paksi Naga Liman dan Batik Mega Mendung (Icon Cirebon) pada PW PTK XIV di UIN Suska Riau

Ethno Carnival Paksi Naga Liman dan Batik Mega Mendung pada kegiatan PW PTK XIV di UIN Suska Riau (03/05/2018)

PW PTK XIV Se-Indonesia Tahun 2018 yang diselenggarakan pada tanggal 03 – 10 Mei 2018 bertempat di UIN Sultan Syarif Kasim Riau. Kontingen IAIN Syekh Nurjati Cirebon mengutus 9 orang putra dan 9 orang putri. Pada tanggal 03 Mei 2018 pembukaan Perkemahan Wirakarya Perguruan Tinggi Keagamaan (PW PTK) XIV Se-Indonesia Tahun 2018 di UIN Sultan Syarif Kasim Riau. Perkemahan Wirakarya (PW) PTK XIV Tahun 2018 kali ini diikuti oleh 66 kontingen pramuka penegak dan pandega yang berada di seluruh Indonesia dan dibuka secara langsung oleh Mentri Agama Republik Indonesia, H. Lukman Hakim Saifuddin. Selain itu ada juga kegiatan Devile  dan Ethno Carnival, dalam Ethno Carnival kali ini barisan Kontingen IAIN Syekh Nurjati Cirebon menampilkan Pakaian Adat Khas Daerah Cirebon, Kostum Paksi Naga Liman (Kereta kencana yang dimiliki Keratin Kanoman) dan Batik Mega Mendung yang digunakan pada syal delegasi dan di lukis pada wajah (Icon Batik Daerah Cirebon).

PAKSI NAGA LIMAN

Kostum Paksi naga Liman terinspirasi dari kereta kencana yang di miliki oleh keraton kanoman, yang mana keraton kanoman merupakan salah satu keraton yang ada di Cirebon. Kereta ini digunakan oleh raja keraton kanoman untuk menghadiri upacara kebesaran serta digunakan untuk kirab pengantin keluarga sultan kanoman.

Paksi Naga Liman berasal dari tiga kata yaitu Paksi (Burung) dengan badan bersayap yang berarti symbol negeri Timur Tengah dan unsur islam yang diturunkan di Timur Tengah. Naga (Naga) yang mewujudkan penguasa caruban yang dinamakan “Mang” sebagai simbolisasi atas Negeri Tiongkok dan kandungan Annasir (Pemahaman Budha). Dan Liman (Gajah) yang merupaka symbol Ganesha sebagai putra Dewa Siwa dari Negeri India. Selain itu Paksi Naga Liman disimbolkan Cirebon sebagai negeri tempat terjadinya Asimilasi dan Pluralisasi dari tiga kebudayaan serta menempatkan Cirebon sebagai puncak keunggulan peradaban pada masanya dan diisyarakatkan sebagai kejayaan kedaulatan, dimana burung sebagai penjaga kedaulatan di udara (Jaya Dirgantara), naga sebagai penjaga kedaulatan laut (Jaya Bahari), dan gajah sebagai penjaga kedaulatan di darat (Jaya Bumi).

BATIK MEGA MENDUNG

Motif batik Megamendung merupakan karya seni batik yang identik dan bahkan menjadi ikon batik daerah Cirebon. Setiap motif batik mega mendung mengandung filosofi yang tinggi terhadap para pemakainya, yaitu bahwasanya setiap manusia harus mampu meredam amarah dalam kondisi terpuruk atau sedih atau kondisi yang merefleksikan sebuah situasi dimana saat menerima tekanan mental kita harus mampu mengontrol sikap, tindakan, dan perilaku dalam konteks positif. Intinya sikap bijaksana dalam kondisi apapun terutama saat situasi awan mendung (sedih, terpuruk, menderita, dan lainnya), ibarat awan yang selalu muncul ketika suasana mendung terjadi yang mampu menyejukkan suasana di sekitarnya. Setiap warna yang timbul pada setiap motif batik mega mendung merupakan representasi dari sebuah kepemimpinan yang mengayomi (bijaksana) rakyatnya. Hal tersebut ditunjukkan pada warna biru (sifat seorang pemimpin) yang dipadu dengan gradasi warna sebanyak tujuh lapis pada ornamen awannya, untuk merepresentasikan wujud lapisan langit sebanyak tujuh, begitu juga bumi yang memiliki 7 lapisan tanah, dan 7 hari dalam seminggu. Motif batik mega mendung mungkin terlihat sederhana, namun sarat akan makna yang luhur.

Ethno Carnival Paksi Naga Liman dan Batik Mega Mendung pada kegiatan PW PTK XIV di UIN Suska Riau (03/05/2018)
Foto bersama kontingen IAIN Syekh Nurjati Cirebon dengan Rektor IAIN Cirebon Dr. H. Sumanta, M.Ag  didampingi wakil rektor III Dr. H. Farihin, M. Pd pada kegiatan PW PTK XIV di UIN Suska Riau (03/05/2018)
Foto bersama Pembina Pramuka IAIN Syekh Nurjati Cirebon dengan Rektor dan wakil rektor III pada kegiatan PW PTK XIV di UIN Suska Riau (03/05/2018)

 

Kontingen Pramuka IAIN Syekh Nurjati Cirebon mengikuti kegiatan PWN ke XIV UIN Suska Riau

Kontingen Pramuka IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon mengirim 18 peserta pramuka dan 12 peserta unsur pimpinan serta pembina dan pendamping, untuk mengikuti kegiatan Perkemahan Wirakarya Nasional (PWN) ke XIV yang di laksanakan di Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau, yang di selenggarakan mulai dari tanggal 3 – 10 mei 2018.

Secara umum ada tiga kegiatan yang dilaksakan pada PW PTK ke XIV Se Indonesai tahun 2018. Yang pertama kegiata perkemahan base camp di bumi perkemahan kampus UIN Suska Riau. Para peserta melakukan kegiatan apel dan kegiatan harian, seperti ibadah, olahraga dam pembinaan kebersihan, selain itu juga ada kegiatan pengembangan seperti pengenalan media sosial, workshop teknik fotografi, pembuatan blog dan Vlog, dan pelatihan pembuatan mahan khas daerah Riau. Kedua, kegiatan bakti karya dikampung induk home stay, meliputi bakti fisik berupa, pembuatan wahana lokal wisata desa, pembuatan taman wisata, pembuatan taman area outbond anak, pembuatan taman edukasi anak, pembuatan taman corat-coret anak, dan tahsinul masajid, pengecetan masjid, penulisan kaligrafi masjid, dan kebersihan lingkungan masjid. Sedangkan bakti non fisik meliputi, pembinaan taman pendidikan Al-Qur’an, pembentukan dan pembinaan kelompok sadar wisata, dan pembinaan perekonomian desa.

Kegiatan penunjang PW PTK ke XIV yaitu, upacara pembukaan dan penutupan, upacara Bhineka Tunggal Ika, dan karnival. kegiatan wisata meliputi, wisata religi, edukasi, industri wisata sejarah, kegiatan festival kuliner nusantara, pentas seni budaya nusantara, dan pertmuan forum rektor dan wakil rektor bidang kerja dan kemahasiswaan, untuk membahas persoalan penting yang terkait dengan pengembangan kepramukaan PTKIN. Read more

Perkemahan Wirakarya PTKN ke XIV UIN Suska Riau

Sambutan Menteri Agama Ri Lukman Hakim Saifuddin pada pembuakan PW PTK ke XIV di UIN Suska Riau (03/05/2018)

Kegiatan PW PTK ke XIV yang di selenggarakan di Univestas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau, dengan tema Memberdayakan Masyarakat Desa melalui pengembangan Eco Cultural Tourism” dengan sub tema “Merajut Harmoni Berkarya Nyata Membangun Negeri.” Kamis, (03/05/2018). Kegiatan PW PTK di selenggarakan mulai 3-10 Mei 2018. Yang diikuti oleh 1.500 Pramuka Pandega  yang berasal dari 66 Perguruan Tinggi Islam Negeri Se Indonesia, 12 Peguruan Tinggi Keagamaan Swasta, Pendidikan Tinggi Keagaman non Islam dan satu Kontingen Pramuka dari Negara Malaysia.

Perkemahan Wirakarya di pandu oleh 122 pendamping 69 pimpinan kontingen dan official, peninjau 112 orang serta kompenen lain yang ikut menyemarakkan perkemahan wirakarya. Perkemahan wirakarya PTK Se Indonesia bertempat di bumi perkemahan kampus UIN Suska Riau, sebagai mind camp dan home stay yang berada di 4 desa sebagai tempat bakti pramuka, yaitu Desa Alam Panjang Kecamatan Kampar Kabupaten Kampar, Desa Aur Sati Kabupaten Kampar, Kelurahan Tebing Tinggi Okura Kecamatan Rumbai Pesisir, Kota Pekanbaru dan Desa Teluk Kenidai Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar.

Secara umum ada tiga kegiatan yang dilaksakan pada PW PTK ke XIV Se Indonesai tahun 2018. Yang pertama kegiatan perkemahan base camp di bumi perkemahan kampus UIN Suska Riau. Para peserta melakukan kegiatan apel dan kegiatan harian, seperti ibadah, olahraga dam pembinaan kebersihan, selain itu juga ada kegiatan pengembangan seperti pengenalan media sosial, workshop teknik fotografi, pembuatan blog dan Vlog, dan pelatihan pembuatan makanan khas daerah Riau. Kedua, kegiatan bakti karya dikampung induk home stay, meliputi bakti fisik berupa, pembuatan wahana lokal wisata desa, pembuatan taman wisata, pembuatan taman area outbond anak, pembuatan taman edukasi anak, pembuatan taman corat-coret anak, dan tahsinul masajid, pengecetan masjid, penulisan kaligrafi masjid, dan kebersihan lingkungan masjid. Sedangkan bakti non fisik meliputi, pembinaan taman pendidikan Al-Qur’an, pembentukan dan pembinaan kelompok sadar wisata, dan pembinaan perekonomian desa.

Kegiatan penunjang PW PTK ke XIV yaitu, upacara pembukaan dan penutupan, upacara Bhineka Tunggal Ika, dan karnival. kegiatan wisata meliputi, wisata religi, edukasi, industri wisata sejarah, kegiatan festival kuliner nusantara, pentas seni budaya nusantara, dan pertemuan forum rektor dan wakil rektor bidang kerja dan kemahasiswaan, untuk membahas persoalan penting yang terkait dengan pengembangan kepramukaan PTKIN.

Pada upacara pembukaan, Menteri Agama RI, Lukman Hakim Saifudin menyampaikan, rasa bangga dan bahagia, berada ditengah-tengah calon-calon pemimpin bangsa yang kini sedang berproses secara dinamis diperguruan tinggi, dalam sebuah persemaian intelektual, kematangan mental, sosial, dan spiritual.

Kegiatan PW PTK ke XIV merupakan bagian sejarah dalam Perguruan Tinggi, bertemu, berdialektika, berdialog, dan bersinergi menebarkan ilmu pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman melalui sebuah proses pendidikan kepramukaan, yaitu perkemahan wirakarya.

Momentum ini untuk menyiapkan anak bangsa untuk hidup bermartabat, penuh kebahagian dan kesejahteraan, karena kita menyadari, masa dapan Indonesia akan ditentukan oleh kualitas generasi muda saat ini.

Menteri Agama Ri Lukman Hakim Saifuddin secara simbolis membuka kegiatan  PW PTK ke XIV di UIN Suska Riau (03/05/2018)
Penyerahan atribut bakti masyakat oleh Menteri Agama Ri Lukman Hakim Saifuddin  kepada perwakilan peserta PW PTK ke XIV di UIN Suska Riau (03/05/2018)
Kontingen Pramuka IAIN Syekh Nurjati Cirebon ikut memeriahkan pembukaan PW PTK ke XIV di UIN Suska Riau (03/05/2018)
foto bersama kontingen IAIN Cirebon dengan Rektor IAIN Cirebon Dr. H. Sumanta, M.Ag dan Wakil Rektor III Dr. H. Farihin, M. Pd usai kegiatan pembukaan  PW PTK ke XIV di UIN Suska Riau (03/05/2018)