Sama dengan Al Azhar, Mahasiswa IAIN Cirebon Diwajibkan Hafal 8 Juz Alquran (Program Beasiswa Tahfidz)

Sambutan Dr. H. Ilman Nafi’a, M.Pd (Warek III) menyampaikan sambutannya pada kegiatan penguatan metode tahfidz Alquran yang diselenggarakan di lantai 3 gedung rektorat. Senin (09/12)

Sebanyak 160 mahasiswa penerima beasiswa di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon mengikuti kegiatan penguatan metode tahfidz Alquran yang diselenggarakan di lantai 3 gedung rektorat kampus setempat, Senin (9/12/2019). Read more

Hibah Rp10 Miliar Untuk Tanah Kampus II IAIN Cirebon Selesai Dibelanjakan, Tanah dari Pemda Indramayu Nunggu Paripurna

 Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon Dr. H. Sumatan, M.Ag  pada kegiatan pelepasan hak dan pembayaran tanah untuk pengembangan Kampus II

Pengadaan tanah di Blok Ciputat Desa Cikawung Kecamatan Terisi Kabupaten Indramayu yang diproyeksi untuk pembangunan Kampus II IAIN Syekh Nurjati Cirebon, telah selesai dibayarkan kepada pemilik lahan, Jumat (6/12/2019).

Kepala Bidang Pertanahan Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan Kabupaten Indramayu, Wendi Irwandi mengatakan, pembayaran tersebut menggunakan anggaran dari danah hibah Provinsi Jawa Barat sebesar Rp10 miliar yang dibelanjakan tanah seluas 4,9 Ha milik 9 warga yang ada di sekitar lokasi ini.

“Pembayaran untuk pengadaan tanah sekitar 4,9 hektare milik 9 orang ini menggunakan anggaran dari dana hibah Provinsi Jawa Barat sebesar Rp10 miliar. Untuk tahun ini sudah final, karena anggarannya cuma segitu,” kata Wendi kepada sejumlah wartawan di sela-sela proses pembayaran tanah tersebut yang dilakukan di lantai 3 gedung rektorat IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

Dia mengungkapkan, proses pembelian tersebut telah dilakukan sejak Juli 2019 dan kini telah berhasil diselesaikan. Untuk tanah, lanjut dia, dihargai Rp200 ribu per meter dan yang menentukan harga tersebut oleh Appraisal dari Kantor Jasa Penilaian Publik.

“Dia (appraisal) yang melakukan, dia yang melakukan survey harga di situ berapa. Awalnya (pemilik lahan) tidak setuju, tapi sekarang mereka setuju. Itu buktinya sedang dibayarkan. Dan itu baik pemilik lahan maupun IAIN tidak dikenakan pajak, karena pengadaan ini untuk fasilitas umum. Hal itu berdasarkan PP 34 Tahun 2016 dan UU Tahun 2000,” ungkapnya.

Selain itu, dia menambahkan, terkait hibah tanah milik Pemerintah Daerah Kabupaten Indramayu seluas 18 hektare untuk pembangunan kampus II IAIN Syekh Nurjati Cirebon masih menunggu sidang parpurna di DPRD Kabupaten Indramayu. Dia menarget proses tersebut dapat selesai pada tahun 2020 mendatang.

“Sedang menunggu jadwal sidang paripurna dari dewan, itu ada 18 hektare. Mungkin yang dihibahkan 10 ha dulu karena sudah bersertifikat, sedangkan sisanya menunggu disetifikatkan dulu. Targetnya tahun depan selesai, karena sekarang waktunya sudah mepet banget. Dari awal tahun sudah akan kita kejar,” ujar Wendi.

Sementara itu, Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Sumanta Hasyim MAg menjelaskan, untuk pelepasan dan pembayaran tanah seluas 4,9 hektare menggunakan dana hibah Pemerintah Provinsi Jawa Barat sebesar Rp10 miliar tersebut berlokasi di sekitar tanah yang akan dihibahkan Pemerintah Kabupaten Indramayu seluas 18 hektare.

“Jadi tanah di Indramayu itu luasnya sudah 22 hektar lebih yang terdiri dari 4,9 hektare yang dibeli dari dana hibah Pemprov Jabar sebesar Rp10 miliar dan 18 hektare dari hibah Pemda Indramayu. Dan kita di kampus induk ini ada sekitar 4 hektare ditambah di Desa Astapada, Kecamatan Tengahtani Kabupaten Cirebon ada 4,2 hektare. Jadi jika semuanya dijumlahkan target tanah 30 hektare yang menjadi salahsatu syarat transformasi dari IAIN ke UIN itu kita sudah lebih,” papar Sumanta.

Terkait tanah hibah dari Pemerintah Kabupaten Indramayu seluas 18 hektare tersebut, Sumanta mengungkapkan, pihaknya telah menandatangani surat penerimaan kesiapan hibah dan saat ini tinggal menunggu sidang paripurna yang akan dilakukan oleh DPRD Kabupaten Indramayu.

“Alhamdulillah untuk tanah di sekitar tanah hibah tersebut sudah kita beli, sudah kita eksekusi. Untuk hibah akan dilakukan proses di dewan dan Insya Allah kita akan mendapatkan tanah itu yang akan diproyeksikan untuk pembangunan kampus II IAIN Syekh Nurjati Cirebon,” ucapnya.

Untuk penyelesaian proses hibah tanah tersebut, Sumanta menargetkan dapat selesai pada 2020 mendatang. Dari 18 hektare yang akan dihibahkan, 10 hektare diantaranya telah bersertifikat, sedangkan 8 hektarenya masih dalam proses pensertifikatan.

“Alhamdulillah pihak dari indramayu pro aktif. Yang sudah bersertifikat kan 10 hektare, itu prosesnya akan lebih cepat tinggal balik nama ke IAIN Syekh Nurjati Cirebon. Dari 18 hektare, mungkin teknisnya, 10 hektar dulu yang diserahkan dan yang 8 hektarenya yang masih dalam proses pensertifikatan menyusul. Kemudian bisa jadi juga nunggu selesai pensertifikatan yang 8 hektarnya baru diserahkan semua ke kita,” pungkasnya.

Perkembangan Kampus II IAIN Syekh Nurjati Cirebon di Indramayu Dalam Proses Pembebasan Tanah

Foto bersama warga Blok Ciputat Desa Cikawung Kecamatan Terisi Kabupaten Indramayu yang hadir pada proses pembebasan tanah untuk perkembangan kampus II. Jum’at (06/12)

Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon melakukan pembayaran terkait pengadaan tanah untuk pembangunan kampus II universitas ini yang berlokasi di Blok Ciputat Desa Cikawung Kecamatan Terisi Kabupaten Indramayu, kegiatn tersebut digelar di lantai 3 gedung rektorat kampus setempat ini, Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr. H. Sumanta Hasyim, M.Ag mengatakan, pihaknya mengucapkan terima kasih kepada warga di blok tersebut yang telah mau melepaskan tanahnya untuk pembangunan kampus II IAIN Syekh Nurjati Cirebon. Jum’at (06/12) Read more

Sekolah Protokoler dan Upgrading (UKM KPM)

 

Narasumber memaparkan materi pada kegiatan Sekolah Protoko dan Upgrading dengan tema “Melalui Sekolah Protokol, Wujudkan Protokoler yang Profesional, Integrity, Excellent” bertempat di aula gedung Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD) lantai 4.

Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Korps Protokoler Mahasiswa (KPM) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon menggelar kegiatan Sekolah Protokoler dan Upgrading dengan tema “Melalui Sekolah Protokol, Wujudkan Protokoler yang Profesional, Integrity, Excellent” bertempat di aula gedung Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD) lantai 4. Kegiatan tersebut diikuti oleh angota baru KPM IAIN Syekh Nurjati Cirebonl. Adapun tujuan kegiatan tesebut agar anggota baru mengetahui tentang ilmu keprotokoleran. Kegiatan tersebut menghadirkan Faisal Amir (Protokoler Setda Pemkab Cirebon). Selasa (04/12). Read more

Workshop Pengembangan dan Pengolahan Perpustakaan di lingkungan IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Sesi foto bersama kegiatan Workshop Pengembangan dan Pengolahan Perpustakaan di lingkungan IAIN Syekh Nurjati Cirebon dengan tema “Melalui Pengembangan Kompetensi Pustakawan dan Pembangunan Perpustakaan Berbasis Digital Kita Tingkatkan Kualitas Perpustakaan IAIN Syekh Nurjati Cirebon” di hotel Triyas Cirebon. Selasa (03/12)

Pusat Perpustakaan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon menggelar Workshop Pengembangan dan Pengolahan Perpustakaan di lingkungan IAIN Syekh Nurjati Cirebon dengan tema “Melalui Pengembangan Kompetensi Pustakawan dan Pembangunan Perpustakaan Berbasis Digital Kita Tingkatkan Kualitas Perpustakaan IAIN Syekh Nurjati Cirebon” selama dua hari tanggal 03-04 Desember 2019 di hotel Triyas Cirebon. Kegiatan tersebut bertujuan untuk pengembangan dan pengelolaan perpustakaan di lingkungan IAIN Syekh Nurjati Cirebon untuk persiapan akreditasi dengan memenuhi standar sembilan. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Dr. H. Sumanta Hasyim, M.Ag (Rektor), Dr. H. Saefudin Zuhri, M.Ag (Warek I), Dr. H. Subarja, M.Pd (Kepala Biro AUAK), Dr. Yayat Suryatna, M.Ag (Kepala Perpustakaan Pusat IAIN Syekh Nurjati Cirebon) beserta pejabat dan sataf jajarannya dan tamu undangan. Kegiatan tersebut diikuti 26 peserta terdiri dari anggota Perpustakaan Pusat dan Perpustakaan Pascasarjana. Selasa (03/12). Read more

Memperkuat karakter bangsa melalui Pemuda Milenial, HIMASOS IAIN Cirebon gelar Seminar Nasional

Narasumber : KH Huseun Muhammad (Founder Perguruan Tinggi Institut Studi Islam Fahmina Cirebon) dan Muhammad Abdullah Syukri MA (Indonesian Delegation For 1000 Abrahamic Circles Project) 
Tantangan industri 4.0 tidak harus cukup dengan kesiapan Sumber Daya Manusia (SDM) dan kualitas Perguruan Tinggi saja, tetapi juga harus diperhatikan soal aspek mental dalam menjalankannya.
Apalagi menyangkut peran pemuda milenial, sepertinya menjadi menarik untuk didiskusikan sebagai kelompok ‘zaman now’ yang gandrung terhadap kesiapannya menghadapi revolusi industri 4.0.
Terutama menyangkut sikap dan pandangan (mental dan intelektual) para pemuda dalam menatap masa depan, sehingga kondisi ini membuat greget HIMASOS IAIN Cirebon, untuk pecahkan melalui Seminar Nasional tentang “Menguatkan Peran Generasi Muda dalam Mengembangkan Karakter Bangsa Melalui Pendidikan Islam” yang digelar di lantai 4, FUAD IAIN SNJ Cirebon, Senin, (02/12/2019).
Ketua jurusan IPS Dr. H. Nuryana, M.Pd memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada HIMASOS yang telah menyelenggarakan seninar nasional tersbut, beliau juga  menyampaikan seminar ini bisa membawa inspirasi baru bagi generasi muda untuk mengembangkan karakter bangsa melalui pendidikan islam
Seminar Nasional dibuka oleh Wakil dekan III FITK Dr. H Saifuddin,M.Ag, dalam sambutannya beliau menyampaikan seminar ini sangat penting bagi generasi muda bangsa, terutama bagi mahasiswa, dan juga untuk mengenalkan tokoh2 lokal yg sudah berlevel nasional
Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Sosial (HIMASOS), IAIN SNJ Cirebon, Riyo Maheso Jenar menjelaskan jika kegiatan seminar nasional ini mengundang dua pembicara ternama yakni KH Huseun Muhammad (Founder Perguruan Tinggi Institut Studi Islam Fahmina Cirebon) dan Muhammad Abdullah Syukri MA (Indonesian Delegation For 1000 Abrahamic Circles Project).
Dijelaskan, seminar ini diadakan untuk membangun semangat dan pola pikir para mahasiswa dan pemuda sebagai generasi milenial agar bisa berkarakter sesuai dengan Islam dan berkepribadian Pancasila.
“Kita masih melihat, kaum milenial yang terjebak oleh sikap-sikap hendonis, sehingga sudah jarang  mendalami budaya dan pendidikan Islam, malah justru lebih banyak mengadopsi budaya barat, seperti main game online dan lainnya,” terang Rio Maheso Jenar.
Sementara itu, dalam kupasan materi seminar, KH Huseun Muhammad menjelaskan, bahwa saat ini terjadi kegelisahan-kegelisahan di mana dengan berkembangnya sikap ekstrimisme. Sehingga pada sejumlah pertemuan dunia, selalu mengambil tema soal-soal perdamaian.
“Islam dulu itu maju, karena menyumbang peradaban manusia begitu besar dengan pandangan pandangan majunya,” ujar KH Husein Muhammad.
Sedang menyangkut soal ekstrimisme yang dimaksud, Kata KH Husein Muhammad, adalah telah menyebarnya kekerasan atas nama agama, dan ini mencemaskan bagi masa depan kita.
“Realitas itu adalah wajah dari dunia, pandangan ini karena dari proses sistem kita yang gagal.  Dan pendidikan harusnya menjadi proses mengaktualisasukan kemanusiaan untuk menjadi menambah baik, karena pendidikan itu proses mengaktualkan potensi kemanusiaan, potensi spiritual, potensi intelektual dan potensi energi,” katanya.
Maka disinilah pentingnya peran pendidikan, yang harus lebih memanusiakan manusia melalui keilmuan dan potensi yang dikembangkan. Hal itu bisa juga sebagai proteksi dini, karena pendidikan kita, dan pergerakan islam dulu selalu mengibarkan kemajuan-kemajuan bagi masa depan.

DPRD Kota Cimahi Gandeng IAIN Syekh Nurjati Cirebon Gelar Workshop Optimalisasi Kinerja Legislatif

Sambutan Dr. H. Sumanta Hasyim, M.Ag (Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon) pada Workshop Optimalisasi Kinerja Legislatif dalam Membangun Daerah dengan Bersinergi Bersama Kebijakan Kepala Daerah. Minggu (01/12)

Dewn Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Cimahi Provinsi Jawa Barat menggandeng IAIN Syekh Nurjati Cirebon menyelenggarakan Workshop Optimalisasi Kinerja Legislatif dalam Membangun Daerah dengan Bersinergi Bersama Kebijakan Kepala Daerah, kegiatan tersebut diselenggarakan dalam rangka penguatan peran dan kinerja anggota legislatif dalam membangun daerah. Kegiatan tersebut dilaksanakan selama 3 hari, tanggal 1 s/d 3, Desember 2019 di Swiss Belhotel Cirebon. Senin (02/12) Read more

Kerjasama Luar Negeri: IAIN Syekh Nurjati Cirebon Kunjungi Sejumlah Perguruan Tinggi di Asia Tenggara (Student Mobility Program)

Kerjasama dibidang akademik antara IAIN Syekh Nurjati Cirebon dengan Fathoni University, Thailand.  Delegasi IAIN Syekh Nurjati Cirebon bertukar cenderamata dengan Rektor Fathoni University, Thailand. Senin (02/12)

IAIN Syekh Nurjati Cirebon melakukan kunjungan akademik (academic visiting) ke sejumlah perguruan tinggi di tiga negara, yaitu Singapura, Malaysia dan Thailand. Kegiatan itu bersamaan dengan Student Mobility Program (SMP) yang diinisiasi Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) bersama wakil rektor/wakil ketua bidang kemahasiswaan dan kerja sama PTKIN se- Indonesia. Kunjungan berlangsung selama sepekan sejak 24-30 November 2019. Adapun perguruan tinggi yang dikunjungi adalah Kolej az-Zuhri Singapura, Kolej Universiti Islam antar Bangsa Selangor (KUIS), International Islamic University of Malaysia (IIUM) dan Fathoni University, Thailand. Senin (02/12) Read more

LPM IAIN Syekh Nurjati Cirebon lakukan Audit Surveillance ISO 9001:2015

Foto Bersama: Pimpinan IAIN Syekh Nurjati Cirebon dengan tim Auditor di lingkungan   IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Humas IAIN Cirebon.- Lembaga Penjamin Mutu (LPM) IAIN Syekh Nurjati Cirebon laksanakan Surveillance ISO 9001:2015 yang berlangsung di Unit-unit Lembaga yang ada di kampus IAIN Syekh Nurjari Cirebon. Audit Surveillance ISO merupakan audit yang wajib dilakukan sebagai badan sertifikasi independen yang dilakukan setiap enam bulan per satu tahun sekali terhadap instansi yang telah bersertifikat ISO.

Ketua Lembaga Penjamin Mutu (LPM)Dr. Hj. Kartimi, M.Pd menjelaskan maksud dan tujuan audit tersebut adalah untuk menentukan apakah lembaga tersebut berhak menyandang sertifikat ISO atau tidak. Pemberlakuan standar ISO sebagai pengakuan atas jaminan kualitas merupakan tuntutan bagi lembaga-lembaga, terutama yang berperan  memberikan pelayanan kepada publik.

“IAIN Syekh Nurjati Cirebon menyandang predikat sebagai Perguruan Tinggi yang bersertifikat ISO pada tahun 2018 dengan nomor 824 100 18 114 untuk jangka waktu mulai 29 Januari 2019 sampai 28 Januari 2022,” ungkapnya.

Lanjutnya, pada hari ini Jum’at 29 November 2019 LPM IAIN Syekh Nurjati Cirebon melakukan follow up dari pada Surveillance ISO yang pertama dengan harapan lembaga kita bisa mempertahankan sertifikat ISO dan lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya.
Unit-unit yang di ISO merupakan penunjukan langsung dari TUP nya yaitu dari Rektorat, Kabiro, LPM, Akademik Kemahasiswaan, Bagian Umum dan Humas, Fakultas Ilmu Tarbiyyah dan Keguruan (FITK), dan Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam (FSEI).

“Hasil dari Audit Surveillance ISO ini harapannya bisa memperbiki kekurangan yang ada dan sebagai langkah meningkatkan mutu atau kualitas lembaga” katanya. Read more

Sosialisasi Susduk 2020

Narasumber sedang memaparkan materi pada kegiatan sosialisasi pelaksanaan Sensus Penduduk (Susduk) 2020. Rabu (28/11)
Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Cirebon terus lakukan sosialisasi pelaksanaan Sensus Penduduk (Susduk) 2020. Kali ini, BPS Kota Cirebon mendatangi kampus IAIN Syekh Nurjati Cirebon guna memberi pemahaman terkait Susduk 2020 kepada mahasiswa penerima Bidik Misi. Kepala BPS Kota Cirebon, Joni Kasmuri mengatakan, pelaksanaan Susduk 2020 berbeda dari Susduk sebelumnya. Secara teknis, Susduk 2020 lebih banyak menggunakan perangkat online. Masyarakat pun bisa mengisi data pribadi melalui link sensus.bps.go.id pada Februari hingga Maret 2020. Rabu (28/11)

Read more