FSEI Gelar Workshop Jurnalistik

CIMG7980 - Copy

Fakultas Syariah dan Ekonomi (FSEI) IAIN Syekh Nurjati Cirebon menggelar workshop jurnalistik bagi mahasiswa Bidik Misi di ruang sidang FSEI, pada selasa dan rabu (2-3/7). Kegiatan selama dua hari ini menghadirkan narasumber dari pemimpin redaksi (Pemred) Radar Cirebon Dadang Kusnandar.

Dekan FSEI Dr H Aan Jaelani MAg menegaskan pentingnya kemampuan tulis menulis di kalangan mahasiswa. Menurutnya kemampuan menulis adalah ciri khas mahasiswa dan melekat pada dirinya. “Jangan mengaku mahasiswa kalau tidak mau dan tidak mampu menulis dengan baik,” pesan penulis buku Manajemen Zakat di Indonesia dan Brunei Darussalam, itu.

Oleh karena itu, lanjut Aan, membekali mahasiswa dengan keterampilan menulis terutama penulisan karya jurnalistik menemukan relevasinya. Lebih-lebih efek  karya jurnalistik secara historis memiliki pengaruh yang sangat besar bagi pembacanya dan bangsa. “Kita ingin mahasiswa kita kelak memiliki andil positif untuk kemajuan bangsa ini,” harapnya.

Kegiatan workshop jurnalistik ini diikuti oleh delapan belas peserta dari mahasiswa Bidik Misi. Selain para peserta disajikan pelatihan jurnalistik, mereka juga dilatih cara menulis karya ilmiah baik buku maupun jurnal. Empat narasumber yang mengisi pelatihan ini antara lain: Dadang Kusnandar, Yuda Sonjaya, Dr H Aan Jaelani MAg, dan Wartoyo MSi.

Rep: Pradi KS/Red: Deding Sudarso

Continue Reading

Hadapi Sidang Skripsi Gelombang XI HES Kerahkah 15 Dosen

Jurusan Hukum Ekonomi Syariah (HES) Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam (FSEI) IAIN Syekh Nurjati Cirebon libatkan 15 dosennya untuk menguji sepuluh mahasiswa HES untuk menghadapi sidang skripsi gelombang XI pada senin (1/8). Menurut Ketua Jurusan (Kajur) HES H Juju Jumena, kegiatan ini merupakan kegiatan yang biasa yang diadakan oleh jurusan HES dalam menyikapi mahasiswa yang telah merampungkan tugas akhirnya.

“Lima belas dosen kami kerahkan dalam sidang skripsi gelombang sebelas ini,” terang Juju saat diwawancarai di ruang kerjanya.

Adapun dosen penguji sidang skripsi gelombang sebelas antara lain: Dr Layaman MSi, Dr Achmad MAg, Dr H Slamet Firdaus MA, H Juju Jumena, Eef Saefullah MAg, Alvien Septian Haerisma MSI, Diana Djuwita MM, H Achmad Otong Bustomi Lc MAg, Sri Rokhlinasari MSi, H Ilham Bustomi MAg, Moh Mabruri Faozi MA, Wartoyo MSi, Ubaidillah MHI, Drs H Moch Endang Djunaeni MM, dan Drs Marzuki Wahid MAg.

13920512_1016518825121913_6370629506326021060_o

Masih di ruang kerja yang sama, sekretaris jurusan (Sekjur) HES Eef Saefullah MAg menyatakan bahwa penguji sidang skripsi menguji sesuai dengan bidang keahliannya. Hal ini didorong beragam fokus kajian skripsi para mahasiswa dan untuk meningkatkan kualitas hasil tugas akhir mereka.

Maka tidak heran, lanjut Eef, jika sidang skripsi ini diwarnai dengan  pertanyaan-pertanyaan kritis  dan jeli yang dilayangkan para penguji sidang skripsi kepada pesertanya. Selain itu, sidang skripsi adalah puncak ujian untuk strata satu yang perlakuannya pun harus lebih ekstra dan lebih istimewa.

“Sidang skripsi adalah pengalaman puncak mahasiswa yang harus lebih menanamkan rasa cinta akan ilmu dan motivasi untuk terus mencari ilmu,” tuturnya.

Rep: Pradi KS/Red: Shohibul Wapa A

Continue Reading

Sepuluh Mahasiswa HES Ikuti Sidang Skripsi Gelombang Sebelas

Jurusan Hukum Ekonomi Syariah (HES) Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam (FSEI) IAIN Syekh Nurjati Cirebon kembali menggelar sidang skripsi gelombang sebelas di ruang sidang HES, senin (01/8). Sepuluh mahasiswa yang telah merampungkan skripsinya ikut meramaikan sidang skripsi kali ini. Jurusan HES pun melibatkan lima belas dosen untuk menguji tugas akhir mereka.

“Ada sepuluh mahasiswa dan lima belas dosen penguji pada sidang skripsi gelombang sebelas ini,” terang Kepala Jurusan HES H Juju Jumena MH sesaat setelah memimpin sidang skripsi.

Sepuluh mahasiswa yang mengikuti sidang skripsi gelombang sebelas antra lain: Nurlatifah, Yuyun Yuaningsih, Iin Masriah, Yulistasari, Umu Khotimah, Ati Fina Faizati, Nur El Latifah, Fitria Handayani, Ida Krisdawati, dan Dewi Ayu Sri Wahyuni.

Menurut Juju, sidang skripsi yang berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 13.30 WIB ini menetapkan kesepuluh pesertanya lulus dengan hasil beragam. Ada yang meraih dengan nilai memuaskan dan ada pula yang mendapatkan nilai baik.

“Semuanya lulus. Adapun nilai itu sesuai dengan kemampuan mereka dalam mempresentasikan dan mempertahankan hasil kajiannya,” pungkas pria kelahiran Cirebon, 14 Mei 1972, itu.

Rep: Pradi KS/Red: Shohibul Wapa A

13667712_1016518851788577_2129879508318581525_o

 

Continue Reading

HES Gelar Sidang Skripsi Gelombang Sebelas

13686600_1016518975121898_9077115722575026012_n

Senin (1/8) pagi pukul 07.30 WIB ruang jurusan Hukum Ekonomi Syariah (HES) Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam (FSEI) IAIN Syekh Nurjati Cirebon tampak tidak seperti biasa. Sepuluh mahasiswa berpakaian rapi dengan jas almamater memenuhi ruang sidang skripsi sambil membaca skripsi yang akan mereka sajikan di hadapan para penguji. Wajah serius dan sedikit tegang tidak mampu mereka sembunyikan. Sambil membolak-balikan halaman skripsi, sesekali mereka mengusap keringat di keningnya dengan tisu.

Tepat pukul 08.00 WIB sidang skripsi jurusan HES Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam (FSEI) dimulai. Satu persatu mahasiswa menghadapi penguji dengan memaparkan kesimpulan besar, bagaimana kesimpulan itu dibangun, dan perdebatan akademik yang mengitarinya dalam tugas akhir itu. Peserta sidang mempresentasikan hasil tugas akhir dalam bentuk power point di hadapan ketua sidang, sekretaris sidang, dan dua dosen penguji.

Menurut ketua sidang H Juju Jumena MH, kemampuan peserta sidang skripsi dalam memaparkan skripsinya cukup variatif. Namun secara keseluruhan sidang skripsi gelombang kesebelas ini lebih baik dari sebelumnya. Hal ini dimungkinkan karena mahasiswa yang diuji sudah banyak melihat dan belajar cara memaparkan hasil tugas akhirnya dari peserta sidang gelombang sebelumnya.

“Sebab, sidang skripsi ini terbuka dan dapat dilihat oleh siapa pun dengan syarat tidak mengganggu jalannya sidang,” tutur Kepala Jurusan HES.

Sidang skripsi gelombang sebelas yang dimulai pukul 08.00 WIB dan diikuti oleh sepuluh peserta ujian dan diuji oleh leima belas dosen penguji ini berakhir pada pukul 13.30 WIB.

Rep: Pradi KS/Red: Shohibul Wapa A

Continue Reading

Mahasiswa Banjiri Pagelaran Stadium General FSEI

Peserta Studium general FSEI

Mahasiswa Banjiri Pagelaran Stadium General FSEI

Stadium general yang digelar Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam (FSEI) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon, Kamis (31/3), dengan tema Peran Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam Sistem Pengawasan terhadap Lembaga Keuangan Syariah mengundang antusiasme mahasiswa. Tak ayal gedung pertemuan pascasarjan IAIN Syekh Nurjati di lantai tiga ini dibanjiri para peserta hingga membludak. Puluhan mahasiswa harus rela lesehan dan sebagian lagi berdiri di luar ruang pertemuan.

Sosialisasi pagelaran stadium general yang dilakukan FSEI secara intens kepada para mahasiswanya diyakini mengundang rasa ketertarikan mereka untuk mengikuti kegiatan ini. Alvien Septian Haerisma MSI, dosen FSEI yang menjadi moderator pada acara ini, membenarkan sosialisasi FSEI yang gencar akan stadium general ini. “Kami sudah kabari kepada para mahasiswa perbankan syariah akan kegiatan bernilai ini dalam setiap kesempatan,” tuturnya.

Selain sosialisai yang apik, kedua narasumber yang dihadirkan memang sangat dinantikan para peserta stadium general. Pasalnya, mereka terbilang kompeten dan namanya tak asing di dunia perbankan syariah. Hadir dari OJK Cecep Maskanul Hakim dan Hendhi Purnama dari Bank Muamalat. Cecep adalah pengawas bank senior departemen bank syariah OJK. Sedang Hendhi Kepala Bank Muamalat KCP Kuningan.

“Perlu diakui narasumber yang FSEI datangkan sarat dengan pengalaman dan ilmu perbankan syariah,” pungkas Alvien. (MG/PKS)

Continue Reading

Pengawas Senior OJK: Lulusan IAIN Harus Lebih Mampu

IMG_1397
Pengawas senior OJK Cecep Maskanul Hakim (Kiri) beserta Kajur Perbankan Syariah Sri Rokhlinasari, M.Si (Kanan)

“Lulusan ekonomi syariah dan IAIN harus lebih mampu dan unggul dari lulusan konvensional seperti UI dan lainnya,” ajak Pengawas Bank Senior Departemen Bank Syariah OJK Cecep Maskanul Hakim ketika mengisi stadium general mahasiswa Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam (FSEI) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon, Kamis (31/3) pagi.

Pasalnya, lanjut Cecep, kontribusi lulusan ekonomi syariah masih minim dalam dunia perbankan syariah di Indonesia. Mahasiswa ekonomi syariah, dalam kesehariannya, lebih tertarik membahas pada isu-isu kontemporer yang sama sekali tidak ada kaitannya dengan perbankan syariah. “Pengalaman saya mengajar di UIN, mereka itu tidak greget jika diajak diskusi masalah ekonomi Islam namun semangat jika membahas isu LGBT dan politik,” tuturnya.

Ia pun mengajak para mahasiswa ekomnomi syariah untuk lebih giat dalam menekuni bidang kuliahnya. “Mahasiswa ekonomi syariah harus lebih giat dan kompeten di bidangnya,” pungkasnya. (MG/PKS)

Continue Reading