Dekan FSEI mengisi acara Ramadhan Menyapa di RCTV

ramadha menayapa_001

Dekan Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag. dalam acara
“Ramadhan Menyapa” menyampaikan bahwa zakat profesi merupakan ijtihad ulama untuk menjawab perkembangan zaman dimana saat ini banyak orang yang bekerja profesional semisal Dokter, Pengacara, Artis memiliki penghasilan yang besar tapi secara syariah belum diatur bagaimana cara mengeluarkan Zakatnya.
Pada Acara Ramadhan Menyapa yang disiarkan secara langsung oleh stasiun televisi swasta di bawah naungan Jawa Pos Group tersebut, Dr. H. Aan Jaelani , M.Ag didampingi Syaeful Bakhri, SE, M.Si mencoba membedah tema zakat profesi secara lugas dan gamblang.

Menurut dalam Dekan FSEI tersebut, bahwa penjelasannya kepada pemirsa RCTV menyatakann bahwa zakat yang dikeluarkan oleh para professional bisa dilakukan setiap bulan dan bisa juga dikeluarkan setiap tahun. Tetapi, alangkah baiknya jika zakat dikeluarkan setelah mendapat penghasilan atau gaji per bulan. Adapun nisab zakat profesi ialah senilai dengan 520 kg beras. Jadi, apabila harga beras per kilogram diasumsikan Rp 10.000, nisab zakat profesi per bulannya adalah 520 x Rp 10.000 = Rp 5.200.000 per bulan. Maka itu, apabila penghasilan bersih para professional tersebut per bulan mencapai Rp 5.200.000, wajib mengeluarkan zakat sebesar 2,5 persen dari penghasilan bersih. Artinya penghasilan tersebut dikeluarkan terlebih dahulu dengan kebutuhan yang dikeluarkan.  Dr. H. Aan Jaelani juga mengup Firman Allah S W T : ” Hai orang-orang yang beriman, keluarkanlah/nafkahkanlah(dijalan Allah) sebagian dari hasil usahamu yang baik-baik dan sebagian dari apa yang kami keluarkan dari bumi untuk kamu.” (QS. Al-Baqarah: 267). Dal am ayat tersebut, Allah menegaskan bahwa segala hasil usaha yang baik-baik wajib dikeluarkan zakatnya. Dalam hal ini termasuk juga penghasilan (gaji) dari profesi sebagai dokter, konsultan, seniman, akunting , notaris, dan sebagainya.

Continue Reading

Konsorsium Dosen FSEI Jilid I

konsor 1_001

Bertepatan dengan bulan Ramadhan 1938 H, Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam mengadakan Konsorsium Dosen Ke 1 (satu). Acara yang dihadiri oleh seluruh dosen dan staff FSEI ini dilaksanakan pada tanggal 16 Juni 2017 dengan mengusung tema “Penyusunan Indikator Kinerja Dosen dalam Penelian dan Publikasi Ilmiah”, dengan Pemateri Dr. H. Aan Jaelani (Dekan FSEI). Disamping acara Konsorsium Dosen, acara yang ditutup dengan buka puasa bersama ini, juga merupakan wahana silaturrahim sesama dosen, juga staf FSEI.

Konsorsium dosen sendiri merupakan salah satu bentuk kegiatan rutin Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam, dan dilaksanakan setiap tahun. Kegiatan tersebut merupakan implementasi dari Undang-undang RI No. 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi, Permenristek & Dik RI No. 44 Tahun 2015 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi, Permenristek & Dik RI No. 20 Tahun 2017 tentang Pemberian Tunjangan Profesi Dosen & Tunjangan Kehormatan Profesor dan PMA RI No. 5 Tahun 2017 t entang Jam Kerja Dosen pada Perguruan Tinggi Keagamaan.

Dalam paparannya, Dr. Aan Jaelani, M.Ag., mengatakan bahwa: “Konsorsium dosen bertujuan untuk memberikan pengertian, bahwa dosen dapat memahami, membedakan dan melaksanakan ketentuan regulasi tentang penelitian dan publikasi ilmiah, disamping itu pula dapat melaksanakan kewajiban dan tanggung jawab pada bidang penelitian, dan menyebarluaskan ide atau gagasan dengan memperhatikan etika publikasi ilmiah. Sehingga dosen diharapkan dapat meningkatkan publikasi ilmiah baik melalui buku, jurnal ilmiah nasional maupun jurnal internasional, dan juga prosiding ilmiah sesuai dengan bidang keilmuan yang dikuasainya.” Dalam paparannya lebih lanjut, beliau mengatakan: “ Peningkatan publikasi ilmiah di kalangan dosen FSEI perlu terus digalakkan, hal ini bertujuan agar FSEI menjadi fakultas yang menjadi rujukan dalam kegiatan penelitian”.

Continue Reading