FSEI bekerjasama dengan Bank Indonesia mengadakan Studium General

DSCN0227

Bertempat di gedung baru, acara Studium General  tentang Peran Bank sentral bagi pembangunan daerah digelar. Acara yang dilaksanakan pada 27 April 2017 itu dihadiri oleh pimpinan Fakultas, Dosen dan mahasiswa di lingkungan Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam IAIN Syekh Nurjati Cirebon. Tujuan diadakannya Studium General sendiri sebagaimana yang dikatakan oleh Sekretaris Panitia Juju Jumena, MH adalah; (1)Mendukung kegiatan akademik berupa studium general yang menunjang pengembangan wawasan kepada civitas akademika baik dosen maupun mahasiswa di IAIN Syekh Nurjati Cirebon. (2)Memberikan pengetahuan spesifik tentang peran Bank Indonesia dalam pembangunan di Daerah terutama peran Bank Central bagi pembangunan di wilayah Ciayumajakuning. (3)Memberikan peluang bagi lembaga maupun civitas akademika IAIN Syekh Nurjati Cirebon untuk membangun jejaring yang bisa bermanfaat untuk mengembangkan Tridharma Perguruan Tinggi.

Pimpinan Fakultas yang diwakili oleh Wadek I Bidang Akademik , Dr. H. Kosim, M.Ag. pada sambutannya menyatakan bahwa sinergitas antara Perguruan Tinggi sangat penting ditingkatkan. Pemberian Beasiswa kepada mahasiswa berprestasi juga akan sangat membantu mahasiswa dalam proses kegiatan belajar mengajar. Narasumber pada acara tersebut adalah M. Majid Ikram, pimpinan perwakilan BI cabang Cirebon dengan dimoderatori oleh Mabruri Fauzi Dosen pada jurusan Hukum dan Ekonomi Syariah.

DSCN0220 IMG_8142

Pada kesempatan tersebut M. Majid Ikram  menerangkan bahwa bagaimana fungsi pengendali moneter dilakukan oleh Bank Indonesia untuk mempertahankan kestabilan harga-harga, menekan angka inflasi dan menjaga stabilitas ekonomi daerah di wilayah Ciayumajakuning. Pada kesempatan itu, M. Majid Ikram mengemukakan: “Bank Sentral sedikit banyak telah banyak membantu dalam pertumbuhan ekonomi Daerah. Terbentuknya Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) merupakan bagian dari kontribusi Bank Indonesia terhadap pembangunan dan menjaga kestabilan ekonomi Daerah.” Ujarnya. Diakhir acara tersebut , M. Majid Ikram menyatakan: “ Bank Indonesia senantiasa membuka peluang sebesar-besarnya kerjasama antara Bank Indonesia dengan Perguruan Tinggi, khususnya IAIN Syekh Nurjati. Oleh sebab itu, kami mengundang lulusan terbaik IAIN Syekh Nurjati untuk mengisi Lowongan yang dibuka Bank Indonesia”. Tutupnya. Tawaran dan sekaligus tantangan ini menjadi peluang sekaligus evaluasi bahwa IAIN harus mampu mempersiapkan lulusan yang berkualitas, siap pakai dan memiliki networking yang luas.

Continue Reading

Menteri Agama Resmikan Gedung SBSN Fakultas Syariah Dan Ekonomi Islam IAIN Syekh Nurjati Cirebon

sbsn 2

Menteri Agama RI, Lukman Hakim Saifuddin meresmikan gedung Surat Berharga Syariah Negara (SBSN), sekaligus mengisi studium general bertajuk “Pengembangan Pendidikan Multikultural dalam Melestarikan Tradisi Masyarakat Indonesia yang Toleran dan Berkeadilan Gender” di Auditorium Gedung SBSN IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Kamis (13/4). Menteri Agama RI, Lukman Hakim Saifuddin mengaku sangat bersyukur atas kehadirannya dalam rangka tasyakuran telah diselesaikannya bangunan SBSN berupa ruang kelas baru dan laboratorium. “Semoga mampu memberikan manfaat dalam rangka peningkatan proses pendidikan di perguruan tinggi IAIN Syekh Nurjati Cirebon,” kata Lukman Hakim saat menyampaikan sambutannya. Ia menjelaskan, perguruan nggi Islam hadir sebagai wadah untuk menyalurkan dan pendalaman keilmuan keislaman. “Saya berharap dengan keberadaan gedung kuliah baru dan laboratorium terpadu ini bisa meningkatkan kualitas pendidikan agar semakin lebih baik lagi,”  ucapnya.

sbsn

Sementara itu, Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, H. Sumanta menuturkan, selesainya pekerjaan ruang kelas baru dan laboratorium tersebut berkat dukungan, amanah dan kepercayaan dari Kemenag RI.  “Ruang kelas baru ini merupakan sesuatu yang ditunggu oleh kita semua mengingat tak mampu menampung mahasiswa baru, dengan
antusias yang tinggi,” ucap beliau.  Selain itu, kata beliau, “RKB ini sangat ditunggu keberadaannya oleh civitas akademika. Menurut beliau, “jumlah mahasiswa IAIN Syekh Nurjati Cirebon saat ini mencapai 8.800 orang, sehingga ruangan kelas yang ada belum mampu menampung kebutuhan proses belajar mengajar. Dengan adanya tambahan 30 ruang kelas baru, maka tahun ajaran baru IAIN Syekh Nurjati Cirebon dapat memaksimalkan penerimaan mahasiswa baru hingga 2500 mahasiswa baru.” tutupnya. Saat ini Gedung SBSN sendiri sudah diserahkan kepada Fakultas Syari’ah dan Ekonomi Islam untuk dipergunakan sebagai ruang perkuliahan dan juga kantor Jurusan. Sehingga dengan adanya gedung baru tersebut, diharapkan dapat menampung semua mahasiswa, baik yang lama maupun yang baru. Terlebih saat ini minat masyarakat terhadap Fakultas Syari’ah dan ekonomi Islam semakin meningkat tiap tahunnya.

 

 

 

 

Continue Reading

FSEI Mengadakan Workshop Bahasa Arab Bagi Mahasiswa Penerima Bidik Misi

DSCF2254

Di era postmodernisme yang semakin canggih dengan ditandai derasnya arus informasi dan kompetisi yang semakin ketat diharuskan yang terlibat didalamnya untuk mengenali satu sama lain. Arus informasi sudah tidak bisa dibendung lagi, sekat-sekat primordial atau pun lainnya dak bisa mencegah informasi itu masuk pada suatu tempat dimana pun berada, kompetisi antarsesama dan antarlembaga baik secara lokal, regional maupun internasional tidak dapat dipungkiri merupakan suatu keniscayaan. Dunia yang global semakin dekat, sempit dan yang jauh semakin mendekat, yang dekat bisa saja semakin menjauh. Kedekatan itu dapat terwujud apabila satu sama lain saling mengenal dalam komunikasi dua arah, sementara itu yang dekat semakin menjauh jika komunikasi antar dua atau lebih semakin tidak dapat berkomunikasi dengan baik.

Karena itu, kata kunci untuk komunikasi adalah kemampuan berbahasa. Bahasa yang digunakan antarsesama biasanya mudah dipahami dan dimengerti, sementara jika komunikasi bukan antarsesama, maka harus saling komunikasi dengan bahasa yang berbeda menjadi suatu bahasa yang dapat dimengerti antar dua belah pihak. Karena itu, bahasa merupakan suatu penghantar dalam komunikasi antara satu pihak dengan pihak lain dan saling memahami. Untuk memahami dunia yang didalamnya berbeda bahasa, maka harus pula memahami bahasa yang ingin di kuasainya. Oleh karena itu, ingin mengerti dan mengetahui budaya, agama, dan sosial ekonomi bangsa lain maka sejanya harus mengenal dan memahaminya melalui itu sendiri.

DSCF2262

Mahasiswa sebagai insan akademik yang keberadaannya sebagai social of change (masyarakat perubah) yang kelak menjadi leader (pemimpin) atau tokoh di saat telah menempuh jenjang pendidikan kesarjanaannya, maka output yang diharapkan tersebut menjadi kenyataan. Misalnya, bila mereka menjadi seorang praktisi di masyarakat maka bukan saja masyarakat lokal melainkan masyarakat multinasional bahkan multi-internasional, jika menjadi seorang akademisi maka dia menjadi seorang akademisi yang profesional ataupun lainnya, mereka tidak akan terdegradasi oleh perputaran waktu dan kemajuan zaman. Karenanya, dalam rangka menguasai dunia mahasiswa harus dibekali kemampuan berbahasa, terutama bahasa Asing, yaitu Inggris dan Arab. Bahasa arab dimaksud adalah bahasa yang diakui oleh PBB menjadi salah satu bahasa resmi dunia sebagaimana bahasa Inggris, dan China. Karena itu, pada kegiatan yang dilaksanakan oleh Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam (FSEI) untuk penerima program beasiswa BIDIKMISI tahun 2015/2016 yang berjumlah 18 (delapan belas) mahasiswa pada kegiatan yang ketiga ini difokuskan pada pelatihan dan pengembangan bahasa arab. Diharapkan dengan kegiatan ini dapat memberikan kemampuan akademik di bidang pengembangan bahasa.

Continue Reading