Mahasiswa Banjiri Pagelaran Stadium General FSEI

Peserta Studium general FSEI

Mahasiswa Banjiri Pagelaran Stadium General FSEI

Stadium general yang digelar Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam (FSEI) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon, Kamis (31/3), dengan tema Peran Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam Sistem Pengawasan terhadap Lembaga Keuangan Syariah mengundang antusiasme mahasiswa. Tak ayal gedung pertemuan pascasarjan IAIN Syekh Nurjati di lantai tiga ini dibanjiri para peserta hingga membludak. Puluhan mahasiswa harus rela lesehan dan sebagian lagi berdiri di luar ruang pertemuan.

Sosialisasi pagelaran stadium general yang dilakukan FSEI secara intens kepada para mahasiswanya diyakini mengundang rasa ketertarikan mereka untuk mengikuti kegiatan ini. Alvien Septian Haerisma MSI, dosen FSEI yang menjadi moderator pada acara ini, membenarkan sosialisasi FSEI yang gencar akan stadium general ini. “Kami sudah kabari kepada para mahasiswa perbankan syariah akan kegiatan bernilai ini dalam setiap kesempatan,” tuturnya.

Selain sosialisai yang apik, kedua narasumber yang dihadirkan memang sangat dinantikan para peserta stadium general. Pasalnya, mereka terbilang kompeten dan namanya tak asing di dunia perbankan syariah. Hadir dari OJK Cecep Maskanul Hakim dan Hendhi Purnama dari Bank Muamalat. Cecep adalah pengawas bank senior departemen bank syariah OJK. Sedang Hendhi Kepala Bank Muamalat KCP Kuningan.

“Perlu diakui narasumber yang FSEI datangkan sarat dengan pengalaman dan ilmu perbankan syariah,” pungkas Alvien. (MG/PKS)

Continue Reading

Pengawas Senior OJK: Lulusan IAIN Harus Lebih Mampu

IMG_1397
Pengawas senior OJK Cecep Maskanul Hakim (Kiri) beserta Kajur Perbankan Syariah Sri Rokhlinasari, M.Si (Kanan)

“Lulusan ekonomi syariah dan IAIN harus lebih mampu dan unggul dari lulusan konvensional seperti UI dan lainnya,” ajak Pengawas Bank Senior Departemen Bank Syariah OJK Cecep Maskanul Hakim ketika mengisi stadium general mahasiswa Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam (FSEI) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon, Kamis (31/3) pagi.

Pasalnya, lanjut Cecep, kontribusi lulusan ekonomi syariah masih minim dalam dunia perbankan syariah di Indonesia. Mahasiswa ekonomi syariah, dalam kesehariannya, lebih tertarik membahas pada isu-isu kontemporer yang sama sekali tidak ada kaitannya dengan perbankan syariah. “Pengalaman saya mengajar di UIN, mereka itu tidak greget jika diajak diskusi masalah ekonomi Islam namun semangat jika membahas isu LGBT dan politik,” tuturnya.

Ia pun mengajak para mahasiswa ekomnomi syariah untuk lebih giat dalam menekuni bidang kuliahnya. “Mahasiswa ekonomi syariah harus lebih giat dan kompeten di bidangnya,” pungkasnya. (MG/PKS)

Continue Reading