Workshop Bimbingan Karir Bagi calon Wisudawan FSEI IAIN Syekh Nurjati Cirebon “FSEI Mencetak Lulusan Yang Unggul”

Calon Wisudawan FSEI IAIN Syekh Nurjati Cirebon yang akan mengikuti Wisuda ke 17 Tahun 2018 mengikuti Bimbingan Karir yang diselenggarakan oleh Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam. Kegiatan Workshop Bimbingan karir Bagi Calon Wisudawan ini dilaksanakan pada hari Kamis, tanggal 05 April 2018,  bertempat di Aula gedung SBSN FSEI Lt. IV dengan mengusung tema Menyosong Masa Depan yang Mencerahkan Melalui Bimibingan Karier Bagi Calon Wisudawan bertempat di Aula gedung SBSN FSEI lantai IV,  dengan Pemateri M. Luthfi, (OJK Cirebon)  dan  Maman Sukiman  (BRI Syariah Cirebon), serta Dio Saputra (PT. Swakarya Insan Mandiri).

Kegiatan Bimbingan Karir ini dimaksudkan untuk memberi bekal kepada para Wisudawan agar dapat lebih siap terjun di masyarakat sehingga para wisudawan akan lebih siap dan mampu bersaing dengan lulusan perguruan tinggi lainnya. Dengan adanya Bimbingan Karir ini,  diharapkan lulusan FSEI dapat memahami permasalahan yang ada di masyarakat, serta dapat menerapkan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan sehingga para lulusan dapat berkarir sesuai dengan kompetensi yang dimiliki.

Dekan Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam Dr. H. Aan Jaelani, M. Ag., dalam sambutannya mengatakan bahwa calon wisudawan FSEI harus menjadi teladan, mampu menjadi pelopor masyarakat dalam bidang  yang ditekuni serta meningkatkan karakter mahasiswa di bidang pengamalan agama, karakter kemandirian, dan integritas/kepercayaan sehingga akan memberikan nilai plus kepada para wisudawan yang memiliki karakter tersebut.

Pada acara tersebut pula dihadiri oleh perwakilan BRI Syariah cabang Cirebon, Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswan Dr. Abdul Aziz, M. Ag, para ketua jurusan dan sekretaris jurusan serta kepala laboratorium FSEI.

Workshop Pengembangan Kurikulum KKNI Fakultsa Syariah dan Ekonomi Islam “Spirit and Progress”

Rangkaian kegiatan Workshop Pengembangan Kurikulum KKNI yang diadakan oleh Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam (FSEI) merupakan rangkaian kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas dalam pembelajaran yang berada di lingkungan FSEI, kegiatan  ini diadakan pada Rabu tanggal 18 April 2018, yang bertempat di Hotel Dewanti Cirebon.

Berdasarkan Undang-undang Nomor 12 tahun 2012 serta perpres nomor 8 tahun 2012 maka dalam penyusunan dan pegembangan kurikulum perguruan tinggi harus mengacu kepada Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) yaitu kerangka penjenjangan kualifikasi kompetensi yang dapat menyandingkan, menyetarakan, dan mengintegrasikan antara bidang pendidikan dan bidang pelatihan kerja serta pengalaman kerja dalam rangka pemberian pengakuan kompetensi kerja sesuai dengan struktur pekerjaan di berbagai sektor.

Kegiatan tersebut di ikuti oleh seluruh dosen Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam, ketua jurusan dan sekertaris jurusan, serta pejabat di Lingkungan FSEI IAIN Cirebon, dengan menghadirkan Dr. Euis Amalia, M. Ag dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, sebagai nara sumbernya.

Dalam sambutannya, Dekan FSEI IAIN Syekh Nurjati Cirebon, mengharapkan bahwa kegiatan ini bisa menjadi bekal bagi para dosen FSEI untuk lebih bisa meningkatkan kualitas dalam pembelajaran sehingga seluruh dosen sudah siap untuk melaksanakannya. Disamping itu pula Rektor IAIN Syekh Nurjati memberikan sambutan dan sekaligus membuka kegiatan tersebut, beliau mengatakan untuk meningkatkan kualitas akademik di IAIN Cirebon, salah satunya harus ada penyamaan persepsi dan penataan Mata Kuliah. Kemudian sesuai dengan peraturan terbaru, maka penyusunan kurikulum harus berbasis Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI).

Mengakhiri sambutannya, beliau mengatakan bahwa kegiatan yang relevan seperti inilah akan sangat menentukan kepada arah dari pada lulusan yang akan dihasilkan dan generasi yang akan melanjutkan perjuangan bangsa ini kedepan, serta menekankan kepada para peserta untuk mengikuti dengan serius dan bersungguh-sungguh.

Workshop Akreditasi Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Bertempat di Hotel Sutan Raja Cirebon pada hari Rabu, 28 Maret 2018 Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam IAIN Syekh Nurjati Cirebon mengadakan Workshop Akreditasi dengan mengusung tema “Strategi Menuju Akreditasi Yang Unggul”, kegiatan tersebut di ikuti oleh semua ketua jurusan dan sekertaris jurusan, serta pejabat di Lingkungan IAIN Cirebon, dengan menghadirkan Dr. Suparto, M. Ag, Asesor BAN PT, sebagai nara sumbernya. Tujuan dari dilaksanakannya kegiatan ini adalah agar seluruh program kerja, kegiatan dan tugas yang dilaksanakan oleh semua organ di Fakultas FSEI IAIN Syekh Nurjati Cirebon mengacu pada item-item yang dinilai pada proses akreditasi.

Dalam sambutannya Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon yang diwakili oleh Kepala Biro AUAK, Drs. Akso, M.Pd sekaligus membuka acara tersebut, pada kesempatan itu pula beliau menyampaikan bahwa kegiatan yang dilaksanakan sekarang ini, harus mampu menjadikan kualitas dan kuantitas pada setiap jurusan lebih baik, dengan menjadikan akreditasi sebagai rujukan utama. Hal ini sebagai upaya untuk memastikan bahwa jaminan mutu benar-benar dapat diwujudkan dalam layanan akademik dan layanan administrasi.

FSEI sendiri terdapat 6 Jurusan yaitu Hukum Keluarga (AAS), Hukum Ekonomi Syariah (HES), Perbankan Syariah (PS), Ekonomi Syariah (EKOS), Akuntansi Syariah (AKSy) dan Hukum Tata Negara (HTN).

Kegiatan ini diikuti dengan penuh antusias oleh peserta workshop serta mendapatkan materi workshop dari nara sumber, menyusun kegiatan, program, tugas yang disesuaikan dengan standar akreditasi. diharapkan segenap perserta dapat meningkatkan layanan disetiap Juursan masing-masing, acara tersebut diakhiri dengan Doa dan foto bersama.

Workshop Pendampingan Penyusunan Sertifikasi Halal Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam “Go to Halal in the Future”

Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam kembali mengadakan Workshop Pendampingan Penyusunan Sertifikasi Halal dengan mengusung tema “Prosedur Standarisasi Terhadap Produk Halal”  pada Senin, 16 April 2018 yang bertempat di gedung Aula SBSN FSEI Lt. IV.

  1. Juju Jumena, MH, selaku ketua panitia menjelaskan dalam sambutannya bahwa Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberi bekal kepada mahasiswa Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam agar mampu dan paham betul tentang Prosedur Standarisasi terhadap Produk Halal, sehingga kedepan mahasiswa mampu mensosialisasikan tata cara pengajuan sertifikasi halal kepada masyarakat sekitarnya, kemudian bahwa life style merupakan keharusan untuk diterapkan di Indoensia yang mayoritas muslim, hal ini memberikan pertimbangan dan kepastian hukum terhadap produk halal yang beredar di Indonesia.

Disamping itu pula, Dekan FSEI Dr. H. Aan Jaelani, M. Ag memberikan sambutan dan sekaligus membuka kegiatan tersebut, pada kesempatan itu beliau menyampaikan bahwa Prosedur Standarisasi Terhadap Produk Halal sangat penting dan butuh keseriusan untuk mewujudkan produk halal yang menjadi andalan umat islam, oleh karena itu, bagi mahasiswa wajib mengetahui dan menjadi pelopor kepada seluruh masyarakat tentang prosedur-prosedur standarisasi terhadap produk halal, pungkasnya.

Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber Dr. H. Nifasri, M, Pd (Kepala Pusat Kerjasama dan Standarisasi Halal) Kementrian Agama RI Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal, beliau memaparkan bahwa prosedur Standarisasi terhadap produk halal ini menjadi penting untuk diketahui oleh kalangan pelaku usaha mikro maupun makro.

Workshop ini dihadiri oleh para peserta dari berbagai jurusan yang ada dilingkungan Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam sebanyak 300 peserta yang terdiri dari Dosen dan Mahasiswa.

Studium General Jurusan Hukum Ekonomi Syari’ah Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam “Gerakan Anti KKN di Peradilan Indonesia”

Dalam rangka mengenalkan akan pentingnya penegakkan hukum dan pengetahuan dalam mewujudkan Integritas seorang hakim dalam melaksanakan tugasnya sebagai penegak hukum, Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam kembali mengadakan kegiatan Studium general. Tema yang diangkat pada studium general itu adalah Peran Hakim dalam Mewujudkan Peradilan yang Bebas dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme”, di Aula gedung SBSN FSEI Lt.IV pada Rabu, 04 April 2018.

Eef Saefulloh, M. Ag,  selaku ketua panitia menjelaskan dalam sambutannya bahwa Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberi bekal dan pengetahuan kepada mahasiswa Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam khususnya pada jurusan Hukum Ekonomi Syariah bahwa Integritas seorang hakim dalam menegakkan keadilan adalah prinsip utama dan mempunyai tanggung jawab besar dalam mengemban amanah tersebut, sehingga dalam peradilan yang ada di ngara kita akan bebas dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme.

Disamping itu pula, Dekan FSEI Dr. H. Aan Jaelani, M. Ag memberikan sambutan dan sekaligus membuka kegiatan tersebut, pada kesempatan itu beliau menyampaikan bahwa dengan adanya kegiatan tersebut, beliau berharap bahwa kegiatan ini bisa menjadikan seluruh mahasiswa termotivasi untuk menjadi penegak hukum yang selalu istiqomah dalam memberantas perilaku korupsi, kolusi dan Nepotisme.

Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber H. Suharno, SH., MH Ketua Pengadilan Negeri Cirebon, beliau memberikan motivasi bahwa “Mahasiswa Fakultas Syari’ah dan Ekonomi Islam IAIN Syekh Nurjati Cirebon harus menyiapkan diri menjadi praktisi hukum, salah satunya adalah menyiapkan diri menjadi hakim yang kredibel kelak dimasa yang akan datang”, ucapnya.

Lebih lanjut Suharno menyampaikan bahwa penegakan hukum merupakan salah satu aspek penting dalam kehidupan bernegara. Dan dalam penegakan hukum salah satu unsur pentingnya adalah adanya hakim yang kredibel. “Kehadiran para penegak hukum terkhusus para hakim sejatinya adalah dalam rangka mewujudkan Peradilan yang bebas dari korupsi, kolusi dan Nepotisme”, tegas pria kelahiran Demak ini.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh para dekanat FSEI, Kajur dan Sekjur FSEI, kepala Lab FSEI serta para dosen FSEI.

Workshop Penulisan Karya Tulis Ilmiah Bagi Mahasiswa FSEI IAIN Syekh Nurjati Cirebon “Wujudkan Pendekar Pena”

Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam kembali menggelar Workshop Penulisan Karya Ilmiah bagi mahasiswa dengan tema “Kiat dan Strategi Menulis Karya Ilmiah tanpa Plagiasi” pada hari Kamis, 15 Maret 2018 bertempat di Aula gedung SBSN FSEI Lt. IV.

Dr. Layaman, SE M.Si,  selaku ketua panitia menjelaskan dalam sambutannya bahwa Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberi bekal kepada mahasiswa Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam agar mampu menulis karya ilmiah di bidang Ekonomi dan hukum yang berbasis Syariah berupa artikel dan proposal penelitian.

Lebih lanjut Layaman menyampaikan bahwa “Mahasiswa FSEI pada era sekarang ini harus semangat dan mampu bersaing dengan mahasiswa kampus lain melalui karya tulis ilmiah yang unggul dan baik sehingga bisa diterbitkan pada jurnal nasional bahkan jurnal internasional sekaligus bekal untuk melaksanakan tugas akhir berupa Skripsi” ucapnya.

Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag selaku selaku Dekan Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam dalam sambutannya sekaligus membuka acara juga menjelaskan bahwa dalam meningkatkan kualitas mahasiswanya FSEI sudah melakukan beberapa hal, salah satunya adalah bisa dengan cara memberikan workshop kepada mahasiswanya untuk menulis karya ilmiah sebelum melakukan penelitian akhir.

Kegiatan ini dilaksanakan dari pukul 08.00 s.d 16.00 yang terbagi dalam dua sesi materi. Narasumber pada kegiatan ini yaitu Dekan FSEI Dr. H. Aan Jaelani, M. Ag dan Wakil dekan III Dr. Abdul Aziz, M. Ag yang sudah berpengalaman dalam publikasi nasional maupun internasional. Pada setiap akhir sesi mahasiswa diberikan tugas untuk membuat tema penelitian sampai dengan membuat artikel ilmiah. (Easy)

Workshop Penulisan Karya Tulis Ilmiah Bagi Mahasiswa

DSCN1309

Mutu karya tulis ditentukan oleh kemampuan penulis. Oleh karena itu, untuk meningkatkan mutu mahasiswa dalam menulis, Fakultas Syari’ah dan Ekonomi Islam mengadakan Workshop Penulisan Karya Tulis Ilmiah (PKTI) bagi Mahasiswa. Workshop ini dilaksanakan pada tanggal 27-28 November 2017 dengan diikuti lebih dari 360 mahasiswa semester VII dari semua jurusan yang ada di FSEI. Acara yang berlangsung di gedung Aula SBSN ini mengangkat tema “Meningkatkan Kompetensi Mahasiswa dalam Penulisan dan Penyusunan Skripsi”.

Menurut Ketua Panitia Pelaksana Dr. Layaman, M. Si , mengatakan bahwa tujuan adanya workshop ini, diharapkan dapat memberikan pengetahuan bagi mahasiswa dalam memahami teknik penulisan karya ilmiah. “Selain itu, memberikan keterampilan kepada mahasiswa untuk dapat bisa dan ahli dalam penulisan karya ilmiah yang baik dan benar, baik dalam bentuk artikel, jurnal, maupun penulisan skripsi,” katanya. Lebih lanjut Layaman mengatakan, kegiatan semacam ini akan menjadi agenda rutin fakultas, dengan harapan mahasiswa yang telah mengikuti Workshop penulisan karya ilmah ini nantinya dapat menyelesaikan tugas akhirnya berupa Skripsi dengan baik dan cepat.

DSCN1332

Dalam sambutannya, Dekan FSEI Dr. H. Aan Jaelani, M. Ag sendiri mengatakan, melalui wor kshop tersebut dirinya berharap dapat memenuhi kebutuhan mahasiswa dalam kerangka membuat tulisan ilmiah. “Mahasiswa diharap dapat mengambil manfaat lebih dari Workshop kali ini dalam menyelesaikan skripsi. Mahasiswa juga akan dibimbing dalam praktik membuat jurnal yang terkait dengan penelitian yang bakal diambil oleh mahasiswa dengan jurusan masing-masing dan melalui kegiatan ini pula, FSEI berupaya penuh untuk meningkatkan SDM mahasiswa di bidang penulisan ilmiah dan penelitian.

Mahasiswa Jurusan Ahwal Al-Syakhsiyyah Audiensi ke Mahkamah Konstitusi dan Mahkamah Agung

audiensi as_001

Kamis (30/11),  mahasiswa jurusan Ahwal Syakhshiyyah melakukan audiensi ke Mahkamah Konstitusi dan Mahkamah Agung. Kegiatan yang diikuti oleh 110 mahasiswa dari semua semester ini didampingi oleh Ahmad Shodikin, M.H.I, dan Ahmad Khalimi, M.Hum. Rombongan ini diterima langsung oleh Wiryanto, SH., MH. (Plt. Kepala Pusat Penelitian dan Pengkajian Perkara, Pengelolaan Teknologi Informasi dan Komunikasi MK) dan Dr. H. Hasbi Hasan, S.H., M.H., (Ditjen Badilag Mahkamah Agung RI). Menurut Ahmad Shodikin selaku dosen yang ikut mendampingi, : “ Kegiatan ini merupakan kegiatan rutin Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) AS”. Tuturnya. Lebih lanjut beliau mengatakan: “Dengan adanya acara audiensi ini diharapkan mahasiswa dapat menggali sebanyak-banyaknya keilmuan terkait hukum di Indonesia langsung dari sumbernya. Sehingga menjadi pelengkap keilmuan yang diperoleh pada bangku perkuliahan”. Tutupnya.

audiensi as_002

Berbagai pertanyaan terlontar dari beberapa mahasiswa saat berkunjung ke Mahkamah Konstusi (MK). “Putusan MK itu final dan mengikat. Pertanyaan saya, apakah putusan MK harus benar-benar dilaksanakan kalau misalnya putusan MK itu tidak sesuai dengan norma-norma agama? ” kata Fajar Sodik salah seorang mahasiswa. Wiryanto menjelaskan bahwa putusan MK itu bersifat erga omnes. “Artinya putusan MK tidak hanya untuk Pemohon tetapi juga untuk seluruh rakyat Indonesia,” tegas Wiryanto kemudian mengenai pertanyaan putusan MK tidak sesuai norma-norma agama, Wiryanto menerangkan bahwa MK itu tidak hanya mengacu pada norma agama. Menurutnya, ada norma-norma lainnya seperti norma kesopanan dan sebagainya.

Lebih lanjut Wiryanto menanggapi pertanyaan bila putusan MK tidak dijalankan. Ia menyebut MK bukanlah lembaga pengeksekusi putusan. “MK itu bukan sebagai lembaga yang mengeksekusi putusan karena putusan MK merupakan putusan norma. Kalau  ada norma yang dibatalkan MK , sejatinya DPR harus mengubah, mengeluarkan undang-undang dan menyatakan norma itu tidak tercantum dalam undang-undang,” jelas Wiryanto.