Visi, Misi dan Tujuan

Visi Program Studi Hukum Keluarga adalah Unggul dan Terkemuka dalam Pengembangan Ilmu Hukum Keluarga Islam Berbasis Akhlak Karimah dan Kemandirian di Wilayah Tiga Cirebon pada Tahun 2025”

Visi tersebut dapat dijabarkan sebagai berikut :

Unggul berarti bahwa Jurusan/Prodi  Hukum Kelarga berupaya menjadi lembaga pendidikan yang unggul, sehingga dapat menjadi centre of excellence pada tahun 2025, yang mengajarkan dan mengkaji bidang hukum keluarga dan hukum perdata islam. yang dapat dijadikan keahlian mahasiswa untuk berkiprah dibidangnya, baik di lembaga pemerintah maupun non pemerintah.

Terkemuka maksudnya Jurusan/Prodi  hukum keluarga senantiasa berupaya menjadi lembaga pendidikan yang terkemuka dalam mengajarkan dan mengkaji bidang hukum keluarga dan hukum perdata islam yang dapat diandalkan mahasiswa, alumni dan pengguna alumni.

Akhlak Karimah adalah seluruh civitas akademika memilki karakter dan integritas yang tinggi berdasarkan nilai-nilai agama dan Pancasila.

Kemandirian berarti memilki kemampuan akademik sesuai dengan standar nasional dan memilki kemampuan dalam penelitian sehingga mampu berkiprah di bidang hukum keluarga, baik di lembaga pemerintah maupun non pemerintah.

Misi

  1. Mengembangkan pendidikan dan pengajaran hukum keluarga Islam yang profesional, berwawasan keindonesiaan dan berasaskan akhlak karimah
  2. Mengembangkan budaya ijtihad dalam upaya penelitian hukum keluarga Islam secara multidisipliner yang bermanfaat bagi kepentingan akademik dan masyarakat
  3. Melaksanakan peran serta pengabdian dalam upaya pemberdayaan masyarakat melalui penerapan hukum keluarga Islam bagi terwujudnya masyarakat Indonesia yang relijius, madani dan mandiri
  4. Mengoptimalkan kinerja lembaga melalui peningkatan mutu pelaksanaan tridharma perguruan tinggi dan kerjasama kelembagaan.

Tujuan

  1. Terwujudnya lulusan yang unggul, profesional dan berakhlak karimah dalam menerapkan dan mengembangkan hukum keluarga Islam
  2. Terciptanya penelitian yang inovatif dan unggul dalam bidang hukum keluarga Islam
  3. Terlaksananya pengabdian melalui penerapan hukum keluarga Islam dalam rangka pemberdayaan, pencerahan, dan kemandirian masyarakat
  4. Terwujudnya lembaga yang unggul dan terkemuka dalam pelaksanaan tridharma perguruan tinggi.

Sasaran dan Strategi Pencapaiannya

Sasaran yang akan dituju dalam proses pengembangan Program Studi Hukum Keluarga (AS) 2015-2019 adalah :

  1. Terwujudnya sumber daya manusia yang berkualitas, mandiri, dan berakhlak mulia.
  2. Meningkatnya kemampuan akademik sesuai dengan standar nasional.
  3. Meningkatnya kualitas penelitian di lingkungan Program Studi.
  4. Terwujudnya lulusan yang profesional sehingga mampu bersaing dalam pasar kerja.
  5. Terwujudnya lulusan yang dapat dijadikan sebagai panutan bagi masyarakat.
  6. Meningkatnya standar pelayanan kepada mahasiswa Program Studi.
  7. Terwujudnya mitra kerjasama dengan lembaga-lembaga negara dan lembaga-lembaga masyarakat.

Strategi pencapaian sasaran pada tahun 2015-2019 adalah:

  1. Melaksanakan kurikulum program studi Hukum Keluarga (AS) berbasis KKNI dengan menambahkan kurikulum lokal.
  2. Melakukan peninjauan kurikulum secara berkala dengan mencari masukan dari pengguna lulusan guna meningkatkan kualitas lulusan Program Studi.
  3. Memberdayakan Lembaga Penjamin Mutu Internal untuk menjaga mutu lulusan dari Program Studi.
  4. Menerapkan nilai budaya kerja di lingkungan Program Studi yang menopang pencapaian sasaran.
  5. Menyediakan sarana dan prasarana yang terbaru dalam mendukung proses belajar mengajar di Program Studi.
  6. Melakukan inventarisasi hasil-hasil penelitian di lingkungan Program Studi untuk kemudian dibuatkan peta jalan penelitian tahun-tahun ke depan.
  7. Memberdayakan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat di dalam pengembangan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat di Program Studi.
  8. Menjalin kerjasama dengan lembaga pendidikan khususnya pesantren.
  9. Meningkatkan kerjasama yang sudah terjalin dengan lembaga-lembaga terkait penegakan hukum keluarga Islam.

Standar Kompetensi Lulusan-Standar Kompetensi Utama

  1. Memiliki kemampuan dan keahlian dalam bidang Hukum Keluarga Islam, yang meliputi hukum perkawinan, kewarisan, wasiat, hibah dan wakaf.
  2. Mampu menguasai proses penyelesaian perkara-perkara Hukum Keluarga di lingkungan Peradilan Agama.
  3. Mampu menguasai proses pengadministrasian perkawinan, hibah dan wakaf di lingkungan Kantor Urusan Agama dan Pengadilan Agama.
  4. Memiliki sikap yang objekif dan adil.
  5. Memiliki sikap inovatif dan kreatif dan advokatif.
  6. Memiliki kompetensi kepribadian yang berintegritas, inovatif dan kratif.
  7. Mampu menjunjung tinggi dan mengimplementasikan nilai moral dan etika yang sesuai dengan norma agama Islam dan budaya masyarakat.
  8. Memiliki kemampuan berkomunikasi secara efektif.
  9. Memiliki kompetensi sosial, yaitu kemampuan berinteraksi dengan stakholder untuk peningkatan mutu.
  10. Memiliki kesadaran dan tanggung jawab kemasyarakatan dan kebangsaan.
  11. Memiliki jiwa kewirausahaan dan kepekaan terhadap isu-isu hukum keluarga dan memiliki daya juang dan nilai kebersamaan dalam memajukan kesejahteraan masyarakat luas dengan tetap mengacu pada nilai budaya masyarakat dan norma agama Islam

Standar Kompetensi Pendukung

  1. Mampu mengidentifikasi dan menganalis serta mengambil keputusan yang tepat terhadap masalah hukum keluarga di organisasi peradilan agama.
  2. Mampu mengidentifikasi dan menganalisis serta mengambil keputusan yang tepat terhadap masalah masyarakat di peradilan negeri.
  3. Mampu menguasai ilmu falak dalam rangka penentuan waktu shalat dan arah kiblat dan awal bulan Qamariyah.
  4. Memiliki kemampuan mengaplikasikan teknologi informasi dalam bidang hukum keluarga.

Akhwal Syaksiyah